Kabupaten Banjar

15
KABUPATEN BANJAR

description

Kabupaten Banjar

Transcript of Kabupaten Banjar

Page 1: Kabupaten Banjar

KABUPATEN BANJAR

Page 2: Kabupaten Banjar

SEJARAHSejak tahun 1826 dibuat perjanjian

perbatasan antara Sultan Adam dengan pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1835 sewaktu pemerintahan Sultan Adam Alwasiqubillah telah dibuat untuk pertama kalinya ketetapan hukum tertulis dalam menerapkan hukum Islam di Kesultanan Banjar yang dikenal dengan Undang-Undang Sultan Adam.[4]Tahun 1855, daerah Kesultanan Banjarmasin merupakan sebagian dari De zuider-afdeeling van Borneo termasuk sebagian daerah Dusun (Tamiang Layang) dan sebagian Tanah Laut.

Page 3: Kabupaten Banjar

fdeeling Martapura terdiri 3 onderafdeeling, salah satunya adalah onderafdeeling Martapura dengan distrik Martapura. Dalam tahun 1902, Afdeeling Martapura membawahi 3 onderafdeeling: Martapura, Pengaron dan Tanah Laut. Perubahan selanjutnya Martapura menjadi onderafdeeling di bawah Afdeeling Banjarmasin. Afdeeling dipimpin oleh Controleur dan Kepala Distrik seorang Bumiputeradengan pangkat Kiai. Setelah kedaulatan diserahkan oleh pemerintah Belanda kepada Republik Indonesia tanggal 27 Desember 1949, ditetapkan daerah Otonomi Kabupaten Banjarmasin. Daerah otonom Kabupaten Banjarmasin meliputi 4 Kawedanan.

DPRDS pada tanggal 27 Februari 1952, mengusulkan perubahan nama Kabupaten Banjarmasin menjadi Kabupaten Banjar yang disetujui dengan Undang-undang Darurat 1953, kemudian dikukuhkan dengan Undang-undang No. 27 Tahun 1959.

Page 4: Kabupaten Banjar

VISI & MISIVisi

Terwujudnya usaha industri dan perdagangan  yang maju, mandiri dan berdaya saing, guna

meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Banjar

Page 5: Kabupaten Banjar

Penjelasan dari visi diatas adalah :

Terwujudnya Usaha Industri yang mandiri dan berdaya saing, yaitu pengolahan bahan mentah, bahan baku, bahan setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang yang mempunyai daya saing dengan nilai yang lebih tinggi penggunaannya.

Terwujudnya Usaha Perdagangan yang maju dan kondusif, yaitu kegiatan jual beli barang atau jasa dilakukan secara terus menerus dengan tujuan pengalihan hak atas barang dan jasa dengan disertai imbalan atau kompensasi.

Terwujudnya, terealisasinya, tercapainya suatu keinginan atau harapan menjadi nyata atau berhasil

Terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Banjar.

Page 6: Kabupaten Banjar

MISI KABUPATEN BANJAR

Mewujudkan pertumbuhan dan perkembangan usaha industri dan perdagangan yang  kondusif

Menciptakan daya saing yang kompetitif melalui peningkatan pengetahuan ketrampilan, sarana dan prasarana teknologi.

Membangun jaringan pasar dalam dan luar negeri

Page 7: Kabupaten Banjar

LAMBANG

Page 8: Kabupaten Banjar

A.MOTIF LAMBANGMotif lambang terdiri dari 8 bagian pokok :

Berbentuk sebuah perisai dengan warna dasar biru muda berisi kuning.

Bintang persegi lima warna kuning muda emas. Intan berlian warna putih persegi 12 dengan pancar 5. Bunga kapas warna putih dengan kelopak hijau tua

sebanyak 8 buah. Buah padi warna kuning emas sebanyak 45 butir. Dua jalur berombak kecil warna putih diatas warna coklat. Pita berwarna putih dengan tulisan BARAKAT warna hijau. Tulisan BANJAR warna putih diatas dasar warna biru

muda.

Page 9: Kabupaten Banjar

Motif perisai bersudut 5 merupakan lambang penduduk, sebagai alat pertahanan secara kesatriaan patriotik.

Bintang adalah melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa dari sila pertama falsafah negara, dimana kota Martapura Kabupaten Banjar terkenal sebagai kota syi’ar agama Islam yang di dalam sejarah Kerajaan Banjar merupakan basis penyebaran agama Islam, sehingga oleh pihak luar disebut sebagai kota Serambi Mekkah.

Intan Berlian merupakan/mencerminkan ciri khas Kota Martapura dimana sekitarnya banyak terdapat tambang intan dan penggosokkan intan yang mula-mula dikerjakan secara tradisional, merupakan salah satu pencaharian utama masyarakat dan lebih dalam lagi dapat diartikan intan sebagai pelambang kepribadian yang luhur sesuai dengan Pancasila.

Page 10: Kabupaten Banjar

Lima pancaran intan berlian ditambah segi-seginya sebanyak 12 segi yang berjumlah 17, ini berarti tanggal proklamasi kemerdekaan merupakan tanggal keramat bagi bangsa Indonesia.

Bunga kapas sebanyak 8 buah berarti bulan Proklamasi Kemerdekaan dan sekaligus sebagai lambang sandang.

Butiran padi sebanyak 45 biji melambangkan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan sebagai lambang pangan. Dengan kesimpulan tanggal 17 – 8 – 1945 adalah Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, sedangkan sandang dan pangan adalah kebutuhan pokok manusia sehari-hari.

Page 11: Kabupaten Banjar

Dua jalur berombak kecil warna putih melambangkan 2 buah sungai yang bermuara di Sungai Martapura, yaitu Sungai Riam Kanan dan Sungai Riam Kiwa, dimana Sungai Riam Kanan inilah terdapat bendungan PLTA Ir. H. Pangeran Muhammad Noor. Warna coklat yang berada di sela 2 buah sungai melambangkan hamparan bumi Kabupaten Banjar yang secara topografis terdiri dari: daerah rawa, daerah dataran bergelombang dan daerah bukit dengan gunung/pegunungan.

Dua jalur berombak kecil warna putih melambangkan 2 buah sungai yang bermuara di Sungai Martapura, yaitu Sungai Riam Kanan dan Sungai Riam Kiwa, dimana Sungai Riam Kanan inilah terdapat bendungan PLTA Ir. H. Pangeran Muhammad Noor. Warna coklat yang berada di sela 2 buah sungai melambangkan hamparan bumi Kabupaten Banjar yang secara topografis terdiri dari: daerah rawa, daerah dataran bergelombang dan daerah bukit dengan gunung/pegunungan.

Page 12: Kabupaten Banjar

Tulisan BARAKAT di atas pita berwarna putih adalah moto lambang yang mempunyai arti; Barakat = dalam arti kata benda berkah, Barakat = singkatan dari kepanjangan Rakat Mufakat = Barakat Mufakat, Barakat = Singkatan dari kepanjangan Barataan Rakyat Rakat dan Barakat = singkatan dari kepanjangan Berkat ALLAH, Rasul atas Karya, Akhlak dan Taqwa.

Tulisan BANJAR warna putih diatas warna biru tua merupakan ciri pusatnya suku Banjar yang pada dasarnya penduduk Kalimantan Selatan adalah Suku Banjar.

Page 13: Kabupaten Banjar

WARNA DAN UKURAN LAMBANG DAERAH

Warna terdiri dari 6 macam :

Biru tua menunjukan iklim tropis. Kuning Emas melambangkan kewibawaan dan

kejayaan. Biru Muda melambangkan ketentraman dan

kedamaian. Putih melambangkan dari pada kesucian,

kearifan, dan kebijaksanaan. Hijau Tua melambangkan kesuburan. Coklat melambangkan hamparan bumi

Kabupaten Banjar

Page 14: Kabupaten Banjar

Ciri Khas Di puncaknya terdapat intan merupakan

ibukota Kabupaten Banjar sebagai Kota Intan. Pondasi dihiasi dengan relief sejarah

perjuangan rakyat Kabupaten Banjar melawan penjajah, mempertahankan/membela negara RI yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 sehingga masa pembangunan sekarang.

Pancasila merupakan dasar negara kesatuan RI sehingga Kabupaten Banjar tidak terpisahkan dengan wilayah Republik Indonesia.

Page 15: Kabupaten Banjar

ALHAMDULILLAH