Intisari Dan Soal Bahasa Dan Sastra Indonesia SMA

Click here to load reader

  • date post

    10-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    699
  • download

    34

Embed Size (px)

Transcript of Intisari Dan Soal Bahasa Dan Sastra Indonesia SMA

PANDUAN UN BAHASA INDONESIA SMA

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR iiiBAB I. TATA BENTUKAN, TATA MAKNA DAN KOSA KATA, TATA KALIMAT, DAN MENGARANG 1.1 Latar Belakang1.1.1 Morfem1.1.2 Morfem Bebas dan Morfem Terikat=Imbuhan=Afiks 1.1.3 Kata Dasar11.1.4 Jenis Kata11.1.5 Kata Majemuk/Kompositum/Bentuk Senyawa11.1.6 Kata Ulang21.2 Tata Makna dan Kosa Kata21.2.1 Pengertian Tata Makna dan Kosa Kata231.2.2 Makna Leksikal,Gramatikal.Denotatif, dan Konotatif 231.2.3 Perubahan Makna241.2.4 Makna Lugas, Makna Kias, dan Istilah251.2.5 Gejala Bahasa dalam Hubungan Makna261.3 Tata Kalimat291.3.1 Pengertian Kalimat291.3.2 Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk 311.3.3 Ragam Kalimat35Kalimat Aktif, Kalimat Pasif351.3.4 Kalimat Langsung, Kalimat Tak Langsung361.3.5 Kalimat Tanya371.3.6 Kalimat Efektif381.3.7 Kalimat Baku (Bahasa Standar)391.3.8 Jabatan Kalimat/Fungsinya (Cara Mencari Uraian KalimatMenurut Jabatan/Fungsinya40 1.3.9 Intonasi / Tekanan Kalimat441.4 Mengarang451.4.1 Paragraf (alinea)451.4.1.1 Diagram Kerangka Paragraf Dedukasi471.4.1.2 Diagram Kerangka Paragraf Induksi48

V

Intisari dan Soal Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MAvi1.4.2 Bentuk-bentuk Karangan Berdasarkan Idea tau Gagasan Yang Disampaikan491.4.2.1 Narasi atau Cerita491.4.2.2 Menulis Wacana Eksposisi atau Paparan491.4.2.3 Menulis Wacana Deskripsi491.4.2.4 Menulis Wacana Argumentasi501.4.2.5 Menulis Wacana Persuasi511.4.3 Penalaran dalam Membuat Kesimpulan 521.4.3.1 Argumentasi521.4.3.2 Induksi (Generalisasi,Analogi,Hubungan sebab-Akibat)521.4.3.3 Deduksi (Silogisme)55SOAL BAHASA INDONESIA BAB I56PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB I61BAB II. TULISAN ILMIAH652.1 Karya Ilmiah652.1.1 Pengertian652.1.2 Ciri-Ciri Karya Tulis652.1.3 Langkah-Langkah Menyusun Karya Tulis652.1.4 Menyusun Hasil Penelitian662.1.5 Komponen-Komponen Karya Tulis662.1.6 Judul682.1.7 Kata Pengantar682.1.8 Kerangka Karangan/Outline/Ragangan692.1.8.1 Contoh Penulisan Daftar Isi692.1.9 Latar Belakang Masalah712.1.10 Tujuan Penulisan712.1.11 Sumber Data712.1.12 Kesimpulan dan Saran712.1.13 Cara Penulisan Daftar Pustaka (Bibliografi)712.1.13.1 Buku712.1.13.2 Majalah dan Surat Kabar732.1.13.3 Cara Penulisan Rujukan (Daftar Pustaka)Menurut Vancauver732.1.14 Penulisan Lampiran742.1.15 Membuat Catatan kaki (Foot Note)742.1.16 Pedoman Pemakaian Bahasa dalam PenulisanKarya Tulis77 2.2 Rangkuman78

viiDaftar Isi2.3 Resensi (Karya Fiksi dan Nonfiksi)782.4 Pidato812.4.1 Pengertian Pidato812.4.2 Pidato yang Baik812.4.3 Persiapan Pidato812.4.4 Bahan Pidato822.4.5 Langkah-Langkah untuk Berpidato822.4.6 Topik Pidato822.4.7 Metode Pidato822.4.8 Pembukaan Pidato822.4.9 Cara Menyampaikan Pendapat dalam Berpidato832.4.10 Cara Mengemukakan Pendapat dalam Pidato832.4.11 Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam MengungkapkanPendapat dalam Berpidato832.4.12 Cara Menarik Perhatian Pendengar dalam Berpidato842.4.13 Cara Membawakan Pidato842.4.14 Cara Meyakinkan Pendengar dalam Berpidato852.4.15 Kesimpulan dan Saran852.5 Ceramah852.6 Diskusi862.6.1 Pengertian Diskusi862.6.2 Manfaat Diskusi862.6.3 Tugas dan Tanggung Jwab Pemimpin Diskusi872.6.4 Tugas Pemimpin Diskusi Selama Diskusi Berlangsung872.6.5 Tugas dan Kewajiban Peserta872.6.6 Tugas Notulis (Sekretaris) Diskusi872.6.7 Cara Mengungkapkan Pendapat dalam Diskusi882.6.8 Cara Mempertahankan Pendapat dalam Diskusi882.6.9 Syarat-Syarat Menyampaikan Penolakan Pendapat DalamDiskusi882.6.10 Langkah-Langkah untuk Mengajukan Suatu Saran892.6.11 Cara Menyarankan Sesuatu dalam Diskusi902.6.12 Menyusun Laporan Hasil Diskusi902.7 Diskusi Panel922.7.1 Menyusun Laporan Diskusi Panel932.7.2 Daftar Hadir Peserta Diskusi Panel952.8 Seminar952.8.1 Menyusun Laporan Hasil Seminar952.8.2 Format Laporan Seminar972.9 Menulis Notulen rapat/Notula Rapat (Menulis Laporan Hasil Rapat)982.10 Menyusun Proposal100

Intisari dan Soal Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MAviii2.11 Tabel dan Grafik1012.12 Menyusun Kamus Kecil (Kamus Kecil)103SOAL BAHASA INDONESIA BAB II105PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB II109BAB III. MENULIS1113.1 Ejaan yang Disempurnakan1113.1.1 Penulisan Huruf1113.1.2 Tanda Baca1143.1.3 Penulisan Unsur Serapan1183.1.4 Persukuan 1193.1.5 Kata Depan di, ke, dari1193.2 Menulis Surat1193.2.1 Struktur Surat Dinas/Resmi1193.2.2 Bahasa Surat1253.2.3 Surat Lamaran Pekerjaan1263.2.4 Surat Niaga1293.2.5 Surat Penawaran1293.2.6 Surat Perjanjian Jual Beli1313.2.7 Surat Kuasa1323.2.8 Contoh Surat Pribadi yang Tidak Resmi134

3.2.8.1 Surat Minta Izin Tidak Masuk Kerja1343.2.8.2 Surat Minta Izin Tidak Masuk Kerja1353.2.9 Surat Undangan1353.2.10 Surat Memo1373.3 Pengisian Formulir-Formulir138SOAL BAHASA INDONESIA BAB III140PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB III142BAB IV. JURNALISTIK1434.1 Berita 1434.2 Wawancara (Tanya Jawab)1434.3 Tajuk Rencana (Editorial)1444.4 Artikel, Kritik, dan Esei1454.4.1 Artikel1454.4.2 Kritik (Kecaman)1464.4.3 Esai (Essay)1474.5 Pengumuman, Poster (Plakat)1474.5.1 Pengumuman1474.5.2 Poster (Plakat)148

Daftar IsiixSOAL BAHASA INDONESIA BAB IV148PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB IV151BAB V. GAYA BAHASA / MAJAS1535.1 Gaya Bahasa Sindiran 1535.2 Gaya Bahasa Pertentangan1545.3 Gaya Bahasa Penegasan1545.4 Gaya Bahasa Perbandingan157SOAL BAHASA INDONESIA BAB V160PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB V162BAB VI. SASTRA1636.1 Pengertian Sastra1636.2 Sejarah Sastra1646.3 Periodisasi Sastra Indonesia1646.4 Cerita Rakyat, Karya Sastra Melayu Klasik, Hikayat1656.5 Prosa Melayu Klasik atau Prosa Lama1666.6 Ungkapan (Idiom)1686.7 Peribahasa1696.8 Pantun1706.9 Gurindam1726.10 Puisi 1736.11 Bentuk dan Isi Puisi Baru (Sonnet)1736.12 Novel1756.12.1 Karya Sastra Terjemahan Berbentuk Novel1766.13 Cerita Pendek (Cerpen)1776.13.1 Pembuatan Cerpen Sederhana1786.13.2 Ilham dan Gaya Bahasa1786.14 Nilai Moral, Nilai Sosial, Nilai Budaya, Nilai Keagamaandalam Cerpen dan Novel1796.15 Biografi1796.16 Unsur-Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Karya Sastra1806.17 Drama (Sandiwara)1816.17.1 Susunan Drama1826.17.2 Corak Drama1836.17.3 Drama di Indonesia1846.18 Sastrawan dan Karangannya1856.18.1 Pujangga Lama1856.18.2 Pujangga Peralihan1856.18.3 Angkatan Balai Pustaka186

6.18.4 XIntisari dan Soal Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MAAngkatan Pujangga Baru1886.18.5 Angkatan 451896.18.6 Angkatan 66191SOAL BAHASA INDONESIA BAB VI192PEMBAHASAN DAN JAWABAN BAHASA INDONESIA BAB VI196UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2009/2010199PEMBAHASAN DAN JAWABAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2009/2010215UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2010/2011221PEMBAHASAN JAWABAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN2010/2011238DAFTAR PUSTAKA244

TATA BENTUKAN, TATA MAKNADAN KOSA KATA,TATA KALIMAT, DAN MENGARANG

TATA BENTUKAN1.1

Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk kata. Dalam bagian ini dibicarakan mengenai pengertian-pengertian morfem (bebas dan terikat), afiksasi (pengimbuhan yang terdiri atas awalan sisipan, akhiran, dan konfiks), jenis kata, kata majemuk, dan kata ulang.

1.1.1 MorfemMorfem adalah kesatuan yang ikut serta dalam pembentukan kata dan dapat dibedakan artinya Morfem dapat dibedakan atas morfem bebas dan morfem terikat.

1.1.2 Morfem Bebas dan Morfem Terikat = Imbuhan = AfiksMorfem Bebas yaitu morfem yang dapat berdiri sendiri tanpa bantuan morfem lain. Misalnya : jalan, gula, makan, tidur.Morfem bebas = kata dasar

Morfem Terikat = Imbuhan = Afiks, yaitu :1. Awalan (prefiks): me-, ber-, di-, se-, ke-, ter-, pra-, a-.2. Sisipan (infiks): -el, -em, -er.3. Akhiran (sufiks): -i, -an, -kan, -nya, -wan, -man, isme, -it, -et, -tas, -ta, -or, -in, -is.a. Akhiran in, -at, -ah, -wi, dan bahasa Arab. Contohnya: hadirinhadiratilmiahduniawib. Akhirnya ir, -if, -us, -or, dari bahasa Barat.Contohnya: importirproduktif politikusadministratorc. Akhiran man, -wan, -wati dari bahasa Sanskerta.Contohnya: senimanhartawan seniwati4. Konfiks = imbuhan senyawa adalah gabungan dari dua atau lebih dari ketiga morfem di atas yang bersama-sama membentuk suatu kesatuan arti.

1

2Intisari dan Soal Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MAContohnya:a. pe an : penerangan, pelarianb. per an : pertanian, perjanjianc. ke an : kemauan, keinginan.5. Imbuhan gabung : memper-, memper kan, memper I, me I, dan seterusnya.6. Awalan-awalan baru.a. tuna-, berarti kurang atau tidak mempunyaiContoh: tunakaryatunawismatunarungu tunasusilatunanetrab. pra-, berarti sebelum, dahulu sekali atau di mukaContoh: prakataprausulprasejarah prasangkaprakarsaprabaktic. swa-, berarti berdiriContoh: swakaryaswasembadaswadaya Swaajarswadidikswatantrad. hiper-, berarti lewat batasContoh: hipertensihiperkoreke. eks-, berarti bekasContoh: ekspengarang, ekspejuang, ekspelajarf. antar, berarti antaraContoh: antarnegara, antarpulau, antardaerahg. serba-, berarti semuaContoh: serbabaruserbasamaserbasalahh. semi berarti setengahContoh: semipermanensemiserisemifinali. kontra berarti menentang atau mencegahContoh: kontraseptif (mencegah kehamilan), kontrarevolusij. non, berarti tidakContoh: nonpartainonpolitiknonblokk. tak = prefiks asing a-, gunanya untuk menidakkan suatu halContoh: amoral, asosiall. dwi = bi, berarti duaContoh: dwiwarnadwiminggudwipihakm. ulangContoh: ulangcetakulangbuatn. maha = besarContoh: mahamuliamahagurumahasiswao. purbaContoh: purbakalapurbasangkap. prati = antiContoh: pratikunjung, pratijangkitq. antar = interContoh: antartempat (interlokal), antarnegarar. anu = sesudahContoh: anumerta (sesudah mati)

Bab I Tata Bentukan, Tata Makna dan Kosa Kata3Contoh-contoh :No.ImbuhanFungsi/TugasJenisArtiContoh

1.ter-MembentukKerja1. paling/superlatif kata kerjaterdalam, tertinggi

2. mengeraskan/intensitastersipu-sipu

3. keadaan tiba-tiba, tidak sengajaterjerumus,tertabrak,tersungkur, terpelanting

4. kena atau menderitaterpesona,terpukau

5. sampai ke/sampai ditertulang

6. pekerjaan yang tidak disengajaterinjak, terjatuh

7. sudah di-tertulis,