Informasi Dalam Praktik-sistem Informasi Manajemen

download Informasi Dalam Praktik-sistem Informasi Manajemen

of 46

  • date post

    30-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    117
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Informasi Dalam Praktik-sistem Informasi Manajemen

Slide 1

Informasi Dalam PraktikSiti Nur FaizahMustika Dewi Nur A.Zuli PurwantiMawar SuryaningtyasInformasi sebagai salah satu faktor penting penentu keberhasilanTahun 1961, D.Ronald Daniel dari McKinsey dan Company, salah satu perusahaan konsultan terbesar di Amerika, memperkenalkan istilah critical success factor (CSF) atau factor penting penentu keberhasilan. Ia mengungkapkan terdapat beberapa aktivitas penting yang akan menentukan keberhasilan atau kegagalan bagi semua jenis organisasi. Aktivitas aktivitas penting tersebut adalah critical success factor (CSF).Sistem Pemrosesan Transaksidigunakan untuk menjelaskan sistem informasi yang mengumpulkan data yang menguraikan aktivitas perusahaan, mengubah data menjadi informasi, dan menyediakan informasi tersebut bagi para pengguna yang terdapat didalam maupun di luar perusahaan. Berikut gambar 8.1 sebuah model sistem pemrosesan transaksi

Sistem pemrosesan transaksi adalah satu-satunya sistem informasi yang memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan. sistem pemrosesan transaksi memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada setiap unsur lingkungan selain pesaing.Kita akan menggunakan diagram arus data, atau DFD, untuk mendokumentasikan sistem. Seluruh sistem ditunjukkan oleh kotak yang diberi label sistem distribusi yang berada di tengah. Unsur-unsur lingkungan yang berinteraksi dengan sistem ditunjukkan oleh kotak-kotak dan dihubungkan ke sistem oleh panah-panah yang disebut arus data Tinjauan SistemBerikut gambar 8.2 diagram konteks sistem distribusi

Subsistem subsistem Utama dari Sistem DistribusiSubsistem ditemukan melalui kontak kontak tegak yang diberi nomor dalam Gambar 8.3. Subsistem yang pertama berhubungan dengan pemenuhan pesanan pelanggan, yang kedua dengan pemesanan penggantian persediaan dari pemasok, dan yang ketiga dengan pemeliharaan buku besar perusahaan.Berikut gambar 8.3 diagram nomor 0 sistem distribusi

Sistem yang memenuhi Pesanan PelangganPerhatikan Gambar 8.4 menunjukkan empat sistem utama yang terlibat dalam pemenuhan pesanan pelanggan :Entri pesananPenagihanPersediaanPiutang dagang. Berikut gambar 8.4 diagram nomor 1 sistem yang memenuhi pesanan pelangganSistem entri pesanan memasukkan pesanan pelanggan ke dalam sistem, Sistem persediaan memelihara cataatn persediaan, Sistem penagihan membuat faktur pelanggan, Sistem piutang dagang menagih uang dari paar pelanggan.

Sistem yang Memesan Persediaan PenggantiDengan cara yang sama, akan mengidentifikasikan subsistem subsistem yang berkaitan dengan pemesanan persediaan pengganti dari pemasok. Dan sistem pembelian (purchasing system) menerbitkan pesanan pembelian kepada pemasok untuk persediaan, dan sistem utang dagang (accounts payable system) melakukan pembayaran.Berikut gambar 8.5 diagram nomor 2 sistem yang memesan persediaan pengganti

Sistem yang Menjalankan Proses Buku BesarBuku besarsistem adalahsistem akuntansiyang menggabungkan data dari sistemakuntansi lainnyauntuk tujuanmenyajikan gambaran keuangan gabungan darioperasi perusahaan. Diperbarui posting umumsistem catatanbuku besaryang menggambarkanberbagai tindakandan transaksike buku besar. Siapkan manajemen laporan sistem menggunakanisibuku besaruntuk mempersiapkanneraca, laporan laba rugi,dan laporan lainnya.Berikut gambar 8.6 diagram nomor 3 sistem yang menjalankan proses buku besar

Sistem pemrosesan transaksi adalah sistem informasi pertama yang terkomputerisasi. Selain sebagai area aplikasi yang paling dapat dipahami, sistem ini juga berperan sebagai fondasi dari semua aplikasi yang lain. Fondasi ini mengambil bentuk basis data, yang mendokumentasikan semua hal yang penting yang dilakukan oleh perusahaan dalam menjalankan operasinya dan berinteraksi dengan lingkungan.Menempatkan Sistem Pemrosesan Transaksi dalam Perspektif

Sistem Informasi OrganisasiSisteminformasi organisasiyang dikembangkan untukmemenuhi kebutuhaninformasi yang berhubungan denganbagian-bagian tertentu dariorganisasi.

Sistem Informasi PemasaranSistem informasi pemasaran (marketing information system-MKIS) memberikan informasi yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran perusahaan dan terdiri atas kombinasi antara subsistem input dan output yang terhubung oleh sebuah basis data.Berikut gambar 8.7 model sistem informasi pemasaran

Subsistem outputmemberikan informasitentang elemenpenting dalambauran pemasaran.

4 bahan utamabahwa manajemenmengelolauntuk memenuhikebutuhan pelanggandengan mendapat keuntungan.SubsistemprodukSubsistemPromosiSubsistemHargaSubsistem bauran integrasi Subsistem Output Databasedi isi dengandata daritiga subsistemMKISmasukan.

Transaksisistem pengolahanmengumpulkandata dari kedua sumber internaldan lingkungan lalu memasukkan datake dalam database.Pemasaransubsistempenelitianmengumpulkandata internal dan lingkungan denganmelakukan studikhusus.Pemasaransubsistemintelijenmengumpulkandata lingkungan yang berfungsi untukmenjaga manajemeninformasikegiatan pesaingperusahaan danpelangganBasis DataInformasi Sumber Daya ManusiaSumber Daya Manusiasistem informasi(HRIS) memberikan informasikepada para manajermengenais umber daya manusiaperusahaan. Sistem pemrosesan transaksi memberikan data input, sama seperti subsistem riset sumber daya manusia yang melakukan studi studi khusus dan subsistem intelegensi sumber daya manusia yang mengumpulkan data lingkungan yang mengandung permasalahan permasalahan SDM.Berikut gambar 8.8 ModelSistem InformasiSDM

Menyediakan informasiuntukmanajer di seluruhperusahaan tentangoperasi manufakturperusahaan. Subsistem rekayasa industry terdiri dari aktivitas aktivitas yang dilakukan oleh para teknisi industry yang melakukan studi atas operasi manufaktur Untuk memastikan keefisienannya, Empat subsistem output memberikan laporan atas subjek subjek yang sangat besar kepentingannya dalam manufaktur produksi, persediaan, mutu, dan biaya.Sistem Informasi ManufakturBerikut gambar 8.9 ModelSistem InformasiManufaktur

memberikaninformasi kepadamanajer di seluruhperusahaan mengenaikegiatankeuangan perusahaan. Subsistem audit internal terdiri atas aktivitas aktivitas oleh auditor internal perusahaan untuk menjaga integritas sistem perusahaan. Aktivitas aktivitas output penting meliputi peramalan tren perekonomian masa depan, mengelola aliran dana yang melalui perusahaan, dan mengandalkan keuangan perusahaan.Sistem Informasi KeuanganBerikut gambar 8.10 ModelSistem InformasiKeuangan

yakni sistemyang menyediakan informasi untukmanajertingkat atas pada kinerja keseluruhan perusahaan, jugadisebutsistem pendukung eksekutif.

Kemampuandrill-downmemungkinkaneksekutif untuk memunculkan tampilanringkasan dankemudianberturut-turut menampilkantingkat yang lebih rendahrinci sampaieksekutif merasa puasbahwa mereka telah memperolehsedetaildiperlukan.Sistem Informasi EksekutifBerikut gambar 8.11 sebuah informasi eksekutif modelsistem

Manajemen hubungan pelanggan(CRM)adalah manajemen hubungan antara perusahaan danpelanggansehingga baik perusahaan dan pelanggannya mendapatkannilai maksimum dari hubungan. Sistem CRMterakumulasidata pelangganselama jangka panjang -5 tahun, 10 tahun,atau lebih. Dan menggunakandata untuk menghasilkan informasibagi pengguna.Manajemen Hubungan Pelanggan

Karakteristik Data Warehouse

Gudang datamenggambarkanpenyimpanandata yang memiliki karakteristik sebagai berikut: Kapasitas penyimpanansangat besar. Dataakumulasidengan menambahkancatatanbaru,sebagai lawan yangdisimpan saat inidengan memperbarui catatan yang adadengan informasi baru. Tanggalyangmudah dpt. Tanggalyangdigunakan hanya untukpengambilan keputusan, tidakuntuk digunakan dalam operasiperusahaan sehari-hari. Data WarehouseData warehouseadalah penciptaan danpenggunaandata warehouse atau data mart. Data warehouse juga merupakan bagian utama dari data ware housing yang memasukkan data ke dalam gudang mengubah isi menjadi informasi dan menyediakan informasi tersebut bagi pengguna.

Data dikumpulkna dari sumber-sumber data dan dikirimkan ke area pengumpulan sebelum dimasukkan kedalam tempat penyimpanan data warehouse.Sistem Data WarehouseBerikut gambar 8.12 model dari sistem data warehouseing

Tabel dimensiData pengidentifikasi dan deskriptif akan disimpan dalam tabel dimensi. Istilah dimensi mengartikan pemikiran bahwa data tersebut dapat menjadi basis untuk melihat data dari berbagai sudut pandang atau berbagai dimensi. Bagaimana Data Disimpan dalam Tempat Penyimpanan Data Warehouse ?gambar 8.13 contoh tabel dimensi

Tabel FaktaTabel tabel terpisah yang disebut tabel fakta berisi ukura- ukuran kuantitatif sebuah entitas, objek atau aktivitas.Lanjutan ...

gambar 8.14 contoh tabel faktaPaket informasimengidentifikasisemua dimensiyang akan digunakandalam menganalisis kegiatan tertentu.Lanjutan ...gambar 8.15 contoh format informasi paket

Paket informasimengidentifikasisemua dimensiyang akan digunakandalam menganalisis kegiatan tertentu.Lanjutan ...gambar 8.16 contoh paket informasi

untuk setiap dimensi, kuncimengidentifikasidimensi dan menyediakan hubunganke paketinformasiyang menghasilkanstruktur yang mirip dengan polabintang. Skema bintang ini berfokus pada penjualan komersial dilihat dari segi pelanggan, tenaga penjualan, produk, dan waktu. Skema bintang

gambar 8.17 format skema bintang

gambar 8.18 contoh skema bintangPenyampaian InformasiUnsur terakhir dalam sistem data warehousing adalah sistem penyampaian informasi, yang mendapatkan data dari tempat penyimpanan data, mengubahnya menjadi informasi dan menjadikan informasi tersebut tersedia bagi para pengguna.

Gambar8.19Melakukan Navigasi melalui Tempat Penyimpanan Data Warehouse

Gambar8.20Drill Across Hierarki Menghasilkan Banyak PandanganOLAPSegala jenis piranti lunak dapat digunakan untuk menarik data dari tempat penyimpana