IMPLEMENTASI FUNGSI FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA

Click here to load reader

  • date post

    16-Oct-2021
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of IMPLEMENTASI FUNGSI FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA

IMPLEMENTASI FUNGSI – FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA KANTOR PERTANAHAN
KABUPATEN BANTAENG
MANUSIA PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BANTAENG
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjan Manajemen
pada Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah
Makassar
Persembahan
Karya sederhana ini penulis persembahkan kepada :
1. Kepada kedua Orang Tua Saya, Ayahanda Muh Ali dan Ibunda
Ramlah yang telah memberikan semangat dan doa sehingga
saya bisa menyelesaikan karya ini
2. Bapak dan Ibu Dosen, Terkhusus kedua Pembimbing yang
selama ini tulus dan ikhklas dalam meluangkan waktunya
menuntun dan memberi arahan dalam menyelesaikan karya
ilmiah ini.
bantuan.
iv
v
vi
vii
Segalah puji bagi Allah SWT yang menggenggam jantung ini dan
membiarkanya tetap berdetak, mengalirkan nyawa dalam tubuh sehingga satu
demi satu ibadah yang di berikanya dapat penulis melaksanakan. Syukur
alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidyah-nya, serta senantiasa memberikan keselamatan, kemampuan
dan kekuatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Tugas akhir Karya
Tulis Ilmiah yang berjudul “Implementasi Fungsi–Fungsi Manajemen Sumber
Daya Manusia pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng”
Tugas Akhir/Skripsi penulis buat ini bertujuan untuk memenuhi salah satu
syarat guna memperoleh Gelar Sarjana Manajemen (S.M) Pada Program Studi
Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.
Teristimewa dan terutama saya dedikasikan sepenuhnya kepada kedua
orangtua saya tercinta terima kasih untuk semua kasih sayang, do’a yang tidak
perna putus, pengorbanan, serta dukungan yang sangat besar untuk saya. Tak
cukup hanya sekedar terima kasih untuk membasuh keringat untuk tetesan air
mata yang mengalir selama ini untuk saya hinggah mencapai tempat ini, namun
percayalah dalam setiap hembusan nafas ini adalah do’a memohon surga jadi
balasan termanis bagi jasa kalian selama ini.
Dalam penulisan skripsi ini penulis mendapat bantuan dan bimbingan dari
berbagai pihak berupa dukungan moral, materil, spritual, maupun administrasi.
viii
dalamnya kepada pihak-pihak yang telah membantu, yaitu:
1. Bapak Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag Selaku rektor universitas
muhammadiyah makassar dan para pembantu rektor yang senantiasa
mencurahkan dedikasihnya dengan penuh keikhlasan dalam rangka
pengembangan mutu dan kualitas universitas muhammadiyah
makassar.
2. Bapak Ismail Rasulong, SE., MM. Selaku dekan fakultas ekonomi dan
bisnis universitas muhammadiyah makassar.
3. Bapak Muh. Nur Rasyid , SE, MM, selaku ketua jurusan dan bapak
Nasrullah SE, MM Selaku sekretaris jurusan fakultas ekonomi dan
bisnis universitas muhammadiyah makassar.
4. Bapak Samsul Rizal, SE.MM Selaku Penasihat Akademik penulis
5. Bapak Dr. Ahmad Ac., ST., M.M Selaku pembimbing I yang senantiasa
meluangkan waktu dan pikirannya dalam membimbing serta
mengarahkan penulis, sehinggah Skripsi ini bisa terselesaikan.
6. Bapak Faidul Adziem, S.E., M.Si Selaku Pembimbing II yang
senantiasa meluangkan waktunya dan membantu selama dalam
penyusunan skripsi ini hingga seminar hasil.
7. Bapak Seluruh dosen Dan staf pengajar jurusan manajemen fakultas
ekonomi dan bisnis universitas muhammdiyah makassar yang telah
memberikan banyak ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi saya.
8. Kedua orangtua saya yang telah banyak memberikan dukungan baik
berupa materi maupun non materi. Dukungan merupakan
penyemangat yang tak terhinggah dan doa yang tulus bagi penulis.
ix
Manajemen angkatan 2016 terkhusus kelas Manajemen 16’G yang
selalu belajar bersama yang tidak sedikit bantuan dan dorongan dalam
aktivitas studi penulis.
10. Terima kasih untuk semua pihak yang tidak bisa di sebutkan satu per
satu, yang telah memberi saya semangat, kesabaran, motivasi dan
dukungannya sehingga penulis dapat merampungkan penulisan skripsi
ini.
jauh dari sempurna oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kesediaan
pembaca untuk memberikan kritik dan saran demi sempurnanya Skripsi ini.
Akhirnya penulis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-
besarnya kepada pembaca seandainya terdapat kesalahan-kesalahan di dalam
Skripsi ini dan penulis berharap sehinggah Skripsi ini dapat bermanfaat bagi
semua pihak yang membutuhkan.
Makassar, Oktober 2020
Daya Manusia Pada kantor Badan Pertanahan Nasional Kabapaten Bantaeng. Skripsi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh Dr. Ahmad Ac., ST., M.M dan Faidull Adziem, S.E., M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah peneitian kasus dengan pendekatan dekskriptif Kualitatif. Data yang diolah adalah hasil wawancara dari informan kunci pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengumpulan Data Baik Melalui Observasi maupun Wawancara, Reduksi Data, Penyajian Data dan Kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti maka kesimpulan yang dapat diambil adalah Implementasi Fungsi-Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng telah di implementasikan atau diterapkan sesuai dengan visi dan misi pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng.
Kata Kunci : Fungsi Manajemen Dan Sumber Daya Manusia
xi
ABSTRACT
AINUL SAPUTRA, 2020. Implementation of the function of human resource
management in the Bantaeng district land office. Thesis management study program, Faculty of Economics and Business, Muhammadiyah University of Makassar, supervised by Dr. Ahmad Ac. ST., M.M and Faidul Adziem S.E., M.M This study aims to determine several applications of the function of human resource management in the Bantaeng regency land office. This type of research used in research is a case study with a qualitative descriptive approarch. The data processed is the result of interviews with key informants at the Bantaeng Regency Land Office. The data collection techniques used were observation, interview and documentation. While the data analysis technique is data collection through observation and interviews, data reduction, data presentation and conclusions. Based on the result of research conducted by researches, the conclusionthat can be drawn is that the implementation of the human resource management function in the Bantaeng Regency Land Office has been implemented or implemented in accordance with the vision and mission of the Bantaeng. Kata Kunci : Management and human Resources Functions
xii
A. Tinjauan Teori ... ......................................................................................... 8
A. Jenis Penelitian ............................................................................................... 20
B. Fokus Penelitian ............................................................................................... 20
C. Lokasi Penelitian ............................................................................................. 20
D. Sumber Data ................................................................................................... 21
E. Pengumpulan Data ......................................................................................... 21
F. Instrumen Data ................................................................................................ 23
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................................ 26
A. Sejarah Singkat ............................................................................................... 26
A. Kesimpulan .................................................................................................... 50
B. Saran .............................................................................................................. 50
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 51
xv
xvi
Indonesia merupakan Negara yang berdasarkan hukum dan tidak berdasarkan
atas kekuasaan belaka. Demikian pula soal tanah, pemerintah berkewajiban
memberikan kepastian hukum terhadap status tanah yang dikuasai masyarakat
atau badan usaha.
demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang 1945, serta menjunjung
tinggi Hak Asasi Manusia dan dan menjamin segala warga Negara bersamaan
kedudukannya di dalam Hukum dan pemerintahannya dengan tidak terkecuali.
Kepastian hukum penting untuk mengatur kehidupan masyarakat adil, dapat
menghindarkan pelanggaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat ataupun
penegak hukum yang dapat dipergunakan negara dalam mengatur tatanan
kehidupan masyarakat. Demikian pula mengenai lahan, Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan Dasar Pokok-Pokok
Agraria di dalam oleh pemerintahan diadakan pendaftaran tanah diseluruh
Wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur dengan
peraturan pemerintah.
b) Pendaftaran hak-hak tanah dan peralihan hak-hak tersebut
c) Pemberian surat-surat tanda bukti hak yang berlaku sebagai alat pembuktian
pembuktian yang kuat.
kepentingan bersama antara pemerintah dan warga. Orientasi pemerintah
mengedepankan publik tidak meminimalisir ruang partisipasi masyarakat, menitik
beratkan pada nilai-nilai yang menjunjung keinginan dan kehendak rakyat, dan
nilai-nilai yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencapaian
dan keadilan sosial. Dengan demikian pemerintah harus meningkatkan kinerja
yang berkualitas agar tujuan organisasi dapat tercapai sesuai yang diharapkan.
Keberhasilan pengelolaan organisasi sangat ditentukan kegiatan
pendayagunaan sumber daya manusia melalui manajemen sumber daya
manusia (MSDM). MSDM diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber
daya manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah untuk memberikan kepada
organisasi satuan kerja yang efektif. Kinerja pada tingkat organisasi bertujuan
dalam menyesuaikan tujuan organisasi dengan tujuan tim dan individu,
memperbaiki kinerja, memotivasi pekerja, meningkatkan komitmen,
mengusahakan perbaikan dan pengembangan berkelanjutan.
Hal yang demikian tersebut haruslah dapat diterapkan pada Kantor
Pertanahan Nasional Kabupaten Bantaeng sebaga instansi vertical dari Badan
Pertanahan Nasional yang berada dan bertanggung jawab langsung kepada
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional No. 4 Tahun 2006.
3
yang melayani kegiatan masyarakat dalam pembuatan Sertifikat Hak Atas
Tanah, Peralihan Hak Atas Tanah, Pembebanan Sertifikat Hak Atas Tanah dan
kegiatan-kegiatan pelayanan pertanahan lainnya. Kantor Pertanahan Kabupaten
Bantaeng merupakan instansi pemerintah yang melayani kegiatan masyarakat
dalam pembuatan Sertifikat Hak Atas Tanah, Peralihan Hak Atas Tanah,
Pembebanan Sertifikat Hak Atas Tanah dan kegiatan-kegiatan pelayanan
pertanahan lainnya.
Dalam masalah sumber daya manusia (MSDM) saat ini yang menjadi
sorotan dan tumpuan terhadap organisasi / perusahaan. Tetapi bertahan didalam
era globalisasi yang sekarang ini. Dalam sumber daya manusia mempunyai
peran penting dalam utama untuk setiap kegiatan terhadap organisasi maupun
perusahaan, walaupun dapat didukung oleh beberapa saran dan prasarana dan
sumber daya manusia yang lebih handal dalam kegiatan organisasi maupun
perusahaan yang tak dapat berjalan dengan lancar. Hal itu dapat menunjukan
bahwa terhadap sumber daya manusia merupakan kunci utama terhadap pokok
yang harus lebih diperhatikan, dengan segala kebutuhan yang ada. Dalam kunci
utama terhadap pokok dalam sumber daya manusia akan lebih menentukan
terhadap keberhasilan dalam setiap pelaksanaan untuk memperoleh,
mengembangkan, serta mempertahankan terhadap sumber daya manusia yang
berkualitas yang semakin mendesak sesuai dinamika terhadap lingkungan yang
setiap saat berubah.
pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balasan jasa dan
pengelolaan terhadap individu anggota organisasi atau kelompok bekerja. MSDM
juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan
personalia, pengembangan karyawan, pengelola karir, evaluasi kerja,
kompensasi karyawan dan hubungan perburuhan yang mulus (Hanry Simamora).
Pada Kantor Pertanahan Kab. Bantaeng memiliki visi misi tentunya agar
tercapai suatu tujuan dan meningkatkan mutu kualitas terhadap Kantor
Pertanahan. Visi misi nya pada Kantor Pertanahan Kab. Bantaeng adalah yang
pertama visinya adalah mewujudkan Kantor Pertanahan Kab. Bantaeng menjadi
lembaga yang mampu menciptakan keharmonisan / tanah untuk keadilan, sosial,
ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Bantaeng. Sedangkan misi dalam
Kantor Badan Pertanahan Kabupaten adalah meningkatkan nilai ruang/tanah
yang lebih bermanfaat dan bermartabat untuk kesejahteraan dan kemakmuran
masyarakat Bantaeng, terdaftarnya seluruh bidang tanah sesuai peruntukan
ruang, penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang
berkelanjutan, berketidakpastian hukum hak atas tanah untuk mewujudkan
masyarakat Bantaeng yang berkeadilan dan sejahtera, meningkatkan sistem
kelembagaan yang merupakan sumber kesejahteraan sebagai perekat fungsi
sosial ekonomi dan budaya masyarakat di Bantaeng, memastikan dan
mewujudkan hubungan hukum antara subjek objek Hak atas tanah agar
berkepastian hukum untuk mengenai sengketa, konflik, dan perkara pertanahan
dalam prospek kerja karyawan pada Kantor Pertanahan Kab. Bantaeng.
5
Dalam Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng dalam proses kerjanya
yang dilakukan adalah membuat sertfikat tanah untuk mengukur tanah yang ada
dikabupaten Bantaeng, membuat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL),
membuat Surat ukur tanah, membuat gambar tanah. Dalam pemerintah Kab.
Bantaeng masyrakat penyerahan sebanyak 4.380 sertifikat gratis untuk warga
Bantaeng. Dalam sertifikat itu diserahkan kepada Kantor Pertanahan Kab.
Bantaeng kepada warga Bantaeng dalam rangkaian acara seremoni di Kantor
Pertanahan Kab. Bantaeng. Sertifikat itu terdiri atas 3.580 sertifikat untuk PTSL,
600 sertifikat untuk redistibusi tanah, dan 200 sertifikat untuk UKM, serta
sertifikat tanah asset pemerintah daerah dan wakaf untuk badan hukum sosial
(masjid dan pesantren). Sertifikat ini merupakan program Strategis Nasional yaitu
pensertifikat tanah untuk rakyat 2018. Di serahkannya sertifikat tanah, yang
merupakan wujud kepastian hak, kepastian hukum, dan kepastian objek tanah
dalam rangka perlindungan hak keperdataan atas kepemilikan tanah rakyat
secara pasti. Kadang saja tidak semua dalam rangka permintaan yang ada
mampu dipenuhi terhadap Kantor Pertanahan Kab. Bantaeng. Hal itu
disebabkannya oleh terhadap kinerja pada karyawan yang tidak optimal.
Menurut Nawawi (2005) kinerja adalah hasil pelaksanaan suatu
pekerjaan, baik bersifat fisik atau non fisik. Sedangkan menurut Mangkunegara
(2010) kinerja SDM merupakan istilah yang berasal dari kata job performance
atau actual performance atau yang biasa yang disebut dengan prestasi kerja
atau prestasi sesungguhnya yang ingin dicapai oleh seseorang. Menurut
Kusrriyanto dalam Nawawi (2005) kinerja karyawan adalah perbandingaan hasil
yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja persatuan waktu (pada umumnya
menggunakan satuan jam).
Berdasarkan pendapat para ahli yang diatas, dapat menyimpulkan bahwa
kinerja merupakan hasil dari pelaksanaan terhadap suatu pekerjaan, yang
bersifat baik fisik maupun non fisik. Kinerja karyawan adalah suatu hal yang
penting terhadap perusahaan, karena kinerja karyawan pada dasarnya
menentukan perfoma kinerja tehadap suatu perusahaan. Maju atau mundurnya
suatu perusahaan itu sangatlah dipengaruhi besar oleh kinerja suatu
perusahaan. Oleh sebab itu kita bagi si pihak dalam manajemen sangat
memperhatikan dalam semua hal yang dapat berkaitan terhadap kinerja
karyawannya.
individual dan faktor organisasi. Dalam artiannya secara psikologis, secara
individu yang normal merupakan individu yang memiliki secara integrasi yang
lebih tinggi diantara psikis dan fisik, jadi maka dalam hal itu individu yang
tersebut dengan memiliki beberapa konsentrasi diri yang sangat lebih baik. Dari
konsentrasi yang sangat lebih baik itu adalah model yang paling utama dari
individu yang sangat mampu dapat mengelola dan mendayagunakan terhadap
potensi dari dirinya secara optimal dalam melaksanakan bentuk kegiatan
maupun aktivitas dalam kerja sehari-harinya untuk mencapai tujuannya dalam
organisasi.
melakukan penelitian dengan mengankat judul ”Implementasi Fungsi-Fungsi
Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Kantor Pertanahan Kabupaten
Bantaeng”.
7
“Bagaimana implementasi fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia di
Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng?”
Berdasarkan dari rumusan masalah yang sudah tersaji oleh karna itu
tujuan penelitian dapat diambil oleh penulis dalam penelitian ini adalah:
“Untuk mengetahui apakah implementasi fungsi-fungsi manajemen sumber daya
manusia telah di terapkan atau tidak pada Kantor Pertanahan Kabupaten
Bantaeng”
Penulis berharap dengan penelitian ini maka dapat memberikan masukan
dalam hal implementasi fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia di
Kantor Pertahanan Kab. Bantaeng. Serta apa yang perlu dibenahi oleh Kantor
Pertanahan Kab. Bantaeng dalam hal melakukan fungsi tersebut.
8
proses, karena dalam manajemen terdapat adanya kegiatan-kegiatan yang harus
dilakukan, misalnya kegiatan perencanan, pengorganisasian, pengarahan,
pengawasan dan penilaian. Kegiatan-kegiatan itu satu sama lainnya tidak dapat
dipisahkan atau dengan kata lain saling terkait (terpadu), sehingga akan
membentuk suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu,
manajemen disebut sebagai Sistem.
a) Manajemen sebagai proses / usaha / aktifitas
b) Manajemen sebagai seni
aktivitas
yang tersedia dengan cara efektif dan efisien
e) Adanya tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Menurut James F. Stoner (2004) pengertian manajemen adalah proses
perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan sumber daya-sumber daya
organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, manajemen mangacu pada suatu proses mengkoordinasikan
dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja diselesaikan secara efisien dan
8
9
manajemen berjalan sesuai dengan tipeksinya masing-masing.
Walapun berbeda-beda dalam cara pandang, namun konsep manajemen tetap
mengacu pada perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan
penilaian.
Sebagai suatu proses kegiatan, manajemen diartikan sebagai suatu
rangkaian kegiatan yang dimulai dari kegiatan merencanakan, melaksanakan
serta mengkoordinasikan apa yang direncanakan sampai dengan kegiatan
mengawasi atau mengendalikannya agar sesuai dengan apa yang direncanakan.
b) Manajemen sebagai suatu ilmu dan seni
Manajemen sebagai ilmu dan seni diartikan sebagai upaya pencapaian
tujuan dengan pendekatan dan menjelaskan fenomena-fenomena dan gejala-
gejala manajemen serta mentransformasikan dan mengindentifikasikan proses
manajemen berdasarkan kaida-kaida ilmiah.
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara
kooperatif dalam organisasi disebut sebagai aktivitas manajemen. Kolektivitas
orang-orang tersebut bergabung dalam suatu organisasi dan dipimpin oleh
seorang pemimpin (manajer) yang bertanggung jawab penuh atas upaya
pencapaian tujuan secara efisien dan efektif.
10
berbeda–beda, hal ini karena latar belakang (pendidikan, pengalaman,
pekerjaan, dll) yang berbeda, dan pendekatan yang dilakukannya pun berbeda
pula. Menurut Robbins dan Coulter (2010:9) menjelaskan fungsi sebagai berikut:
a) Perencanaan (Planning) adalah sebuah fungsi manajemen yang meliputi
pendefinisian sasaran, penetapan, strategi untuk mencapai sasaran, dan
pengembangan rencanakerja untuk mengelola aktivitas –aktivitas.
b) Pengorganisasian (Organizing) adalah menentukan apa yang harus
diselesaikan, bagaimana caranya, dan siapa yang akan mengerjakannya.
c) Penggerakan (Motivating) dapat di definisikan sebagai keseluruhan
proses pemberian dorongan bekerja kepada para bawahan sedemikian
rupa sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas dan tercapainya tujuan
organisasi dengan efisien dan ekonomis.
d) Pengawasan (Controlling) adalah mengawasi aktivitas-aktivitas demi
memastikan segala sesuatunya terselesaikan sesuai rencana.
e) Penilaian (Evaluating) merupakan fungsi dalam memberikan suatu
penilaian terhadap kegiatan dalam mencapai tujuan yang telah di
tetapkan.
Menjelaskan fungsi–fungsi manajemen yaitu “planning (perencanaan),
Organizing (pengorganisasian), Motivating (penggerakan), Controlling
(pengendalian) dan Evaluating (penilaian).
fungsi lain (organizing, actuating, directing, controlling, dll) harus terlebih dulu
direncanakan. Perencanaan adalah proses penentuan tujuan dan pedoman
pelaksanaannya dengan memilih yang terbaik dari alternatif-alternatif
(kemungkinan) yang ada. Berikut ini adalah definisi perencanaan yang diberikan
para ahli.
Terry seperti dikutip oleh Lestari (2007:25) menyatakan: “planning is the
selection and relating of fact and the making and using of assumptions regarding
the future in the visualization and formulation of proposed activitions believed
necessary to achieve desired result. “(Perencanaan adalah memilih dan
menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi
mengenai masa datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan
kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan).
Dari pengertian mengenai perencanaan tersebut di atas, secara implisit
mengandung makna penentuan tujuan, pengembangan kebijakan, program,
proyek, system, dan prosedur guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya. Dengan demikian perencanaan mengandung tiga karakteristik:
1) Selalu berhubungan dengan waktu mendatang
2) Memerlukan tindakan
12
artinya penetuan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, mengelompokkan
tugas-tugas dan membagi-bagikannya kepada setiap karyawan, serta
menetapkan hirarki dan hubungan-hubungan. Untuk lebih jelasnya berikut ini
adalah definisi yang diberikan oleh para ahli adminitrasi dan manajemen.
Robbin dan Coulter (2010:239) menjelaskan pengorganisasian adalah:
“menyusun dan menstrukturisasi pekerjaan untuk mencapai tujuan”.
Allen seperti dikutip oleh Sadjiman (2007:53): “we can define organization
as the process of identifying and grouping the work to be performed, defining and
delegating responsibility and authority and establishing relationships for the
purpose of enabling people to work most effectively together in accomplishing
objectives”. (Kita dapat mendefinisikan organisasi sebagai proses penentuan dan
pengelompokkan pekerjaan yang akan dikerjakan, menetapkan dan
melimpahkan wewenang dan tanggungjawab, dengan maksud untuk
memungkinkan orang-orang bekerjasama secara efektif dalam mencapai tujuan).
Hasil pengorganisasian adalah organisasi-organisasi sebagai alat
adminitrasi dan manajemen dapat ditinjau dari dua sudut pandangan, yaitu
organisasi sebagai wadah, dan organisasi sebagai proses.
1) Organisasi sebagai wadah : adalah tempat dimana kegiatan-kegiatan
adminitrasi dan manajemen dijalankan, dan karenanya bersifat relative
statis.
13
interaksi ini menimbulkan dua macam hubungan, yaitu:
a) Hubungan formal (formal organization), yang diatur dalam dasar
hukum pendirian (perpres, permen, perda, akte: struktur organisasi
dan tata kerja, hierarki, dsb).
b) Hubungan informal (informal organization), yang didasarkan pada
personal relations, kesamaan keahlian, kesamaan kepentingan,
kesamaan intrest, dll. Dari orang-orang yang ada dalam organisasi
tersebut.
mengemukakannya dengan istilah berbeda walaupun maksudnya sama,
misalnya directing, leading, commanding, dan motivating. Perbedaannya
sebenarnya hanya terletak pada “kesan” saja, misalnya:
1. Istilah actuating, berarti menggerakan dari belakang.
2. Istillah commanding dan leading, berarti pemimpin berada “diatas” dan
tidak ikut serta mengamati pelaksanaan, karena terlalu jauh dari
bawahan.
tidak jelas peranannya dalam pelaksanaannya.
4. Istilah motivating, berarti pemimpin berada ditengah-tengah bawahan,
dan dengan demikian dapat memberikan bimbingan, perintah, nasihat,
dan koreksi jika diperlukan.
“actuating merupakan usaha menggerakkan anggota-anggota kelompok
sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai
sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut oleh
karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.
d. Pengawasan
pengendalian, evaluasi, memonitoring, berikut beberapa pendapat para ahli
tentang pengawasan seperti berikut ini :
Menurut Robbins dan Coulter (2010:182) pengendalian adalah proses
mengawasi (monitoring), membandingkan dan mengoreksi (correcting) kinerja.
e. Penilaian
penilaian terhadap kegiatan serta dalam menilai sejauh mana usaha
dalam mencapai tujuan yang telah di tetapkan.
Menurut Koontz dan Donnel (2010:182) mengatakan bahwa “planning
and controlling are the two sides of the same coin”. (Perencanaan dan
pengawasan adalah dua sisi dari mata uang yang sama). Pengawasan atau
pengendalian menyeluruh terhadap semua aktivitas organisasi disebut
“administrative control” sedangkan pada bagian-bagian atau unit tertentu disebut
“management control”.
Manajemen sumber daya manusia adalah salah satu fungsi yang
ada dalam sebuah perusahaan atau organisasi yang fokus pada kegiatan
rekrutmen, pengelolaan dan pengarahan kepada orang-orang yang
bekerja pada perusahaan tersebut. Manajemen sumber daya manusia ini
akan menyediakan pengetahuan tentang perusahaan, peralatan yang
dibutuhkan, pelatihan, layanan administrasi, pembinaan, sarana hukum
dan manajemen talenta semua hal tersebut dibutuhkan demi mencapai
tujuan perusahaan.
sumber daya manusia untuk mencapai tujuan individu maupun
organisasi.
adalah seni pengolaan dan seni yang mengatur hubungan dan peranan
para pekerja agar aktif dan efisien membantu terwujudnya tujuan dari
suatu perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Menurut mangkunegara (2003) Manajemen sumber daya manusia
adalah suatu pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya yang ada
pada individu. Pengelolaan dan pendayagunaan tersebut dikembangkan
secara maksimal didalam dunia kerja untuk mencapai tujuan perusahaan
dan pengembangan individu dari setiap pegawai.
16
1. Staffing (Mengatur Keanggotaan)
kegiatan penting yaitu perencanaan, penarikan dan proses
seleksi. Fungsi…