Hidrosefalus PPT.pptx

Click here to load reader

  • date post

    05-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    506
  • download

    115

Embed Size (px)

Transcript of Hidrosefalus PPT.pptx

Hidrosefalus

ReferatHidrosefalusKEPANITERAAN KLINIK ILMU BEDAHFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIAJAKARTA2015

Pembimbing:dr. Robert Sinurat, Sp.BSChairunisa11-115

Anatomi Otak

AnatomiSirkulasi CSSPleksus koroideusGranulatio dan vili araknoideaSistem ventrikulusSpatium/Ruang SubaraknoidPleksus KhoroideusPleksus koroideus terletak pada ventrikulus lateralis, tertius dan quartus.

Pleksus khoroideus menyesekresi LCS jernih, tak berwarna sebagai bantalan cairan pelindung di sekitar SSP.Sistem Ventrikulus (I)Ventrikel merupakan serangkaian dari empat rongga dalam otak yang saling berhubungan dan dibatasi oleh sel ependim dan mengandung cairan LCS.

Ventrikel lateral ada setiap hemisferium serebralVentrikel ketiga ada di diensefalonVentrikel keempat ada dalam pons dan medulla oblongata

Sistem Ventrikulus (II)Ventrikel lateral foramen monro Ventrikel ketigaVentrikel ketiga akuaduktus sylvii Ventrikel keempatVentrikel keempat Sepasang foramen luschka di lateral Satu foramen magendi di medialyang berlanjut ke ruang subaraknoid otak dan medulla spinalis, lalu keluar menuju sistem vaskular.

Pleksus KoroideusVentrikulus lateral berjumlah dua buah dan berbentuk huruf C. Dibagi menjadi beberapa bagian yaitu bagian kornu anterior, korpus dan kornu posterior.Ventrikulus TertiusVentrikulus tertius berada diantara dua thalami dan dibatasi oleh hypothalamus di bagian inferior. Bagian posteriornya berhubungan dengan ventrikulus quartus melalui aquaduktus cerebri Sylvii.

Ventrikulus QuartusTerdiri dari tiga bagian, bagian superior (bagian dari isthmus rhombensefalon), intermedius (bagian metensefalon) dan inferior (bagian mielensefalon).

Spatium/Ruang SubaraknoidOtak dan medulla spinalis dibungkus oleh meningen yang terdiri dari tiga lapisan. Dari luar ke dalam dimulai dari duramater, araknoid dan piamater.Antara araknoid dan piamater terdapat spatium subaraknoid. Spatium subaraknoid diisi oleh CSS dan arteri-arteri utama yang memperdarahi otak.Fisiologi LCSCairan jernih, tidak berwarna

LCS mengandung air, elektrolit, gas O2 dan CO2 yang terlarut, glukosa, leukosit dan sedikit protein

Diproduksi rata-rata 450-750 ml per hari (0,3-0,35 ml/menit) oleh pleksus khoroideus di setiap ventrikel

Selanjutnya keluar sistem ventrikel dan masuk ruang subaraknoid mengelilingi otak dan medulla spinalis sebagai bantalan dan memberi nutrisi pada otak CSS diabsorpsi ke sistem vena melalui vili araknoid (dengan tekanan 1,5-7 cm H2O)

Definisi HidrosefalusHidrosefalus berasal dari katahidroyang berarti air danchepalonyang berarti kepala. Hidrosefalus dapat didefinisikan secara umum sebagai suatu keadaan terjadinya penumpukan LCS yang menyebabkan dilatasi sistem ventrikel.

Klasifikasi HidrosefalusHidrosefalus tipe Non Komunikans (tipe obstruksi)Gangguan di dalam atau sistem ventrikel yang mengakibatkan penyumbatan LCS.

Hidrosefalus tipe KomunikansGangguan diluar sistem ventrikel. Terjadi karena proses berlebihan dari produksi LCS atau gangguan penyerapan.

Epidemiologi Hidrosefalus (I)EEEFrekuensihidrosefalus lebih kurang 2 kasus per 1.000 kelahiran.Frekuensi hidrosefalus 9.7% diantara kelainan perkembangan sistem saraf.Dapat terjadi pada semua umur. Juga tidak ada perbedaan ras. Pada remaja dan dewasa lebih sering disebabkan oleh toksoplasmosis.Epidemiologi Hidrosefalus (II)Hidrosefalus infantil, 46% diantaranya adalah akibat abnormalitas perkembangan otak

50% karena perdarahan subaraknoid dan meningitis

4% akibat tumor fossa posterior Etiologi HidrosefalusSebab-sebab prenatal- Stenosis akuaduktus sylvii- Malformasi Dandy Walker- Malformasi Arnold Chiari (Tipe II)Infeksi in-uteroSebab-sebab post natalHidrosefalus genetik atau familialHidrosefalus iatrogenikPatofisiologi HidrosefalusHidrosefalus secara teoritis terjadi sebagai akibat dari tiga mekanisme, yaitu :- Produksi likuor yang berlebihan- Peningkatan resistensi aliran likuor- Peningkatan tekanan sinus venosaPatofisiologi

Manifestasi KlinisHidrosefalus pada bayi (Tipe congenital/infantil)-Kepala membesar-Sutura melebar- Kulit kepala licin dan mengkilap dan tampak vena- vena superficial menonjol-Mata kearah bawah (sunset phenomena)-Perkusi kepala : cracked pot sign atau seperti semangka masak.

Manifestasi KlinisHidrosefalus pada dewasa : (timbul manifestasi hipertensi intrakranial)

-Sakit kepala-Mual, muntah-Fatigue-Penurunan kognitif-Papil edema; ketajaman penglihatan akan menurun dan lebih lanjut dapat mengakibatkan kebutaan bila terjadi atrofi papila N.II.-Gaya berjalan tidak seimbang- Gangguan kesadaranPemeriksaan Fisik1. BayiPembesaran kepala (Pengukuran lingkar kepala pada bayi secara berkala)Pelebaran vena-vena scalpKetegangan fontanelaPeningkatan tonus tungkaiPemeriksaan Fisik2. AnakEdema papilGaya berjalan yang tidak stabilPeningkatan tonus tungkai

3. DewasaEdema papil gaya berjalan Peningkatan tonus tungkai

DiagnosisRontgen foto kepala

CT Scan kepalaMRI KepalaVentrikulografiUltrasonografiRontgen foto kepalaTulang tipisDisproporsi kraniofasialSutura melebarPungsi Ventrikel/ Pungsi Fontanela MayorDilakukan untuk menentukan :TekananJumlah sel yang meningkat InfeksiAdanya eritrosit Menunjukan perdarahanVentrikulografiDilakukan dengan cara memasukan kontras berupa o2 murni dengan alat tertentu menembus fontanella anterior langsung masuk ke ventrikel.Setelah kontras masuk langsung di foto, maka akan terlihat kontras mengisi ruang ventrikel yang melebar.CT-ScanPada CT-Scan sistem ventrikel dan seluruh isi intrakranial dapat terlihat.CT Scan

MRIDengan MRI dapat melihat adanya dilatasi ventrikel. Dan jika terdapat tumor, maka dapat ditentukan lokasi dan ukuran dari tumor tersebut.Diagnosa Banding HidrosefalusHydranencephalyAtrofi serebriHydrocephalus ex vacuoTatalaksanaPrinsip :- Mengurangi produksi LCS dengan merusak pleksus khoroidalis dengan tindakan reseksi atau pembedahan- Terapi medikamentosa untuk menghambat pembentukan LCS- Memperbaiki hubungan antara tempat produksi LCS dengan tempat absorpsi- Pengeluaran LCS ke dalam organ ekstrakranialAcetazolamidePenanganan SementaraTerapi konservatif medikamentosa :1. Asetazolamid, dosis 2mg/kgBB/hari, diberikan 3 kali dosis2. Furosemid, 1 mg/kgBB/hari, diberikan 3 hingga 4 kali dosisOperatifThird Ventrikulostomi/Ventrikel IIIDengan tehnik bedah endoskopi, dimana suatu neuroendoskop dimasukkan melalui burrhole koronal ke dalam ventrikel lateral, kemudian melalui formen monro, masuk kedalam ventrikel 3.Ventriculoperitoneal (VP)Shunt

Operasi Pintas/ShuntingEksternalCSS dialirkan dari ventrikel ke luar tubuh, dan bersifat hanya sementara. Misalnya: pungsi ventrikel/lumbal yang berulang-ulang untuk terapi hidrosefalus tekanan normalInternala.CSS dialirkan dari ventrikel ke dalam anggota tubuh lain.b. Lumbo Peritoneal Shunt

Komplikasi HidrosefalusPeningkatan TIKKeterbelakangan perkembangan kognitif, psikososial dan fisikIQ menurunKejangHerniasi otak yang dapat berakibat kematianPrognosisHidrosefalus yang tidak di terapi akan menimbulkan gejala sisa, gangguan neurologis serta kecerdasanDari kelompok yang tidak diterapi 50-70% nya akan meninggalPada kelompok yang dioperasi :Angka kematian setelah operasi 7% 51% kasus mencapai fungsi normal setelah operasi- 16% mengalami retardasi mentalKeberhasilan tindakan operatif serta prognosis hidrosefalus ditentukan dengan ada atau tidaknya anomali yang menyertai.Terimakasih