Hampir-hampir mereka JANTAN

download Hampir-hampir mereka JANTAN

of 56

  • date post

    19-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    303
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Hampir-Hampir Jantan, mereka berani mencerca masyayikh di sekitar Syaikh Rabi' ibn Hadi al Madkhali hafidhahullah, menghizbikan yang dipuji beliau, mencerca yang dipuji beliau, menuduh syaikh seakan-akan bodoh mudah dikibuli, dipengaruhi, diberi masukan sesat. Tentulah kita semua (antara lain sebagaimana halnya penghinaan mereka terhadap Asy Syaikh ‘Allamah Al Walid Muhammad bin ‘Abdil Wahhab Al Wushabi hafizhahullah , Asy Syaikh ‘Allamah Muhammad Al Imam hafidzahullah , Asy Syaikh Al-Walid Al ‘Allamah ‘Ubaid Al-Jabiri , Asy Syaikh Al Fadhil Washiyullah ‘Abbas , Asy Syaikh Al Fadhil Farkus Al Jazairi , Asy Syaikh Al ‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz Al Bura’i hafizhahullah , Asy Syaikh Al Fadhil ‘Utsman As Salimi hafizhahullah , Asy Syaikh Doktor Ahmad Bazmul hafizhahullah , Asy Syaikh Ahmad Az-Zahrani hafizhahullah) akan mereka cap sebagai MADKHALIYYUN dan bukannya Mar'iyyun .Berikut sebagian bukti celaan-celaan keji nan rendah dari Hajuriyyun kepada Masyayikh di sekitar Asy Syaikh Rabi’ hafizhahullah di Majlis Khusus Aloloom Al-Hajuriyah (Ungkapan Aspirasi dan Ide antar Anggota Seputar Hal-hal Terkait dengan Internet dan Medan Dakwah):Benar-benar forum ini menjadi ajang luas bagi mereka untuk menyalurkan syahwat dalam menghabisi kehormatan para ‘ulama ahlus sunnah yang mulia. Satu per satu nama besar ‘ulama ahlus sunnah mereka jatuhkan dan mereka hinakan, bahkan mereka telah menyentuh kehormatan Asy Syaikh Rabi’ Al-Madkhali hafizhahullah.

Transcript of Hampir-hampir mereka JANTAN

Penerbit:MALANG KOTA BUNGA

@rightcopy 1431 - 2010

Hampir-hampir saja mereka jantan

TRAGEDI BERANTAI NAN MEMILUKAN PENGHINAAN KEJI TERHADAP PARA ULAMA DAKWAH SALAFIYYAH(Asy Syaikh Al-Walid Al-Allamah Ubaid Al Jabiri hafizhahullah: Jelaskan Keadaan Mereka & Peringatkan Para Ikhwan Dari Mereka) Kalimat Pembuka

. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah pada Nabi Besar, Muhammad sahabatnya dan para pengikutnya yang shalih hingga akhir zaman. Allah berfirman: , keluarganya, para

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. (QS. Al-Maidah:4) Tidaklah tuts di keyboard ini diketikkan untuk menyusun untaian kata demi kata kecuali dilandasi kecemburuan yang bergejolak dan membuncah dari dalam dada yang tak kuat lagi menyaksikan kenyataan yang terbentang di depan mata akan kejadian demi kejadian yang memilukan, penghinaan dan pelecehan terhadap kehormatan para ulama Dakwah Salafiyyah yang bertubi-tubi dan terus beruntun terjadi. Terlebih lagi ketika membaca tantangan yang telah dikumandangkan oleh Al-Hajuri kepada setiap insan maka tak ada lagi alasan untuk tidak bersikap tegas dan jelas, tak ada lagi alasan untuk menjadi setan bisu atau seonggok batu. Al-Hajuri telah memaksa kita semua untuk memilih dan bersikap (lihat gambar 1):

Intinya dari semua ini, yang ingin kami wasiatkan dalam permasalahan ini adalah sikap yang tegas dan tidak boleh untuk mengatakan aku mutawaqif karena kami tidak mau menerima sikap tawaqquf dalam permasalahan ini ?

Gambar 1a. Screenshot Aloloom Al-Hajuriyah SK Al-Hajuri: kami tidak mau menerima sikap tawaquf Hamba katakan:

2

Hampir-hampir saja mereka jantanNaam, kami yang penuh kelemahan ini Allahummaghfirli- telah menyambut seruanmu wahai Al-Hajuri, memutuskan apa yang harus diputuskan, memilih apa yang harus dipilih, menegaskan apa yang harus ditegaskan, mengambil sikap apa yang harus disikapi sesuai dengan kehendakmu kepada kami semua, wahai Al-Hajuri hadahullah. Bukankah sikap ini yang engkau inginkan dari kami? Mungkin ada diantara Hajuriyun yang berkata bahwa hamba adalah anak kemarin sore, maka bagaimana mungkin menyambut apa yang diminta oleh Syaikhuna Asy Syaikh Al Muhaddits An Nashihul Amin Al Imam Jarh Wat Tadil Yahya bin Ali Al-Hajuri, Sang Khalifah Asy Syaikh Muqbil rahimahullah? Hamba katakan sebagaimana Hajuriyun berkata:

Gambar 1b. Screenshot Alolom Al-Hajuriyah, Iya memang benar kami adalah anak kemarin sore Kuhadiahkan tulisan sederhana ini kepada saudara-saudaraku yang masih tertidur lelap dibuai oleh khayalan seekor katak dalam tempurung yang mengklaim paling murni sejagat Kusodorkan tulisan sederhana ini kepada saudara-saudaraku yang belum lagi menyadari bahwa para ulama kalian telah dihinadinakan dan dilecehkan kehormatannya atas nama malzamah-malzamah yang

dijamin kebenarannyaDan kuhaturkan tulisan sederhana ini kepada siapa saja yang masih memiliki kecintaan dan kecemburuan kepada para ulama pewaris para nabi bahwa mereka hafizhahumullah memiliki hak untuk dibela oleh segenap kaum muslimin. Inilah saatnya kita bersikap tegas dan jelas sebagaimana tuntutan yang dikumandangkan oleh Al-Hajuri. Sesungguhnya kehormatan dan harga diri kita tidaklah sebanding dengan kehormatan dan kemuliaan para Masyayikh Dakwah As Salafiyyah. Dimana kedua kaki kita berpijak ketika para masyayikh dakwah Salafiyyah dicabik-cabik kehormatannya ? Masih adakah tempat bagi kita untuk lari dan bersembunyi ketika tragedi itu terjadi?

Tiada hati kuat menahan Tuk gerakkan pena goreskan pembelaan Sebatas ilmu dan kemampuan Dari tuduhan keji dan pelecehan Terhadap para ulama pewaris ilmu kenabian Hajuri & Hajuriyun memang sangat keterlaluan!!Segala puji hanyalah untuk Allah yang semakin menampakkan kepada segenap Salafiyyin di berbagai penjuru dunia akan hakekat fitnah ini yang terus tersingkap hari demi hari. Yang buram telah semakin jelas, yang gelap menjadi semakin terang dan makar keji yang tersimpan rapat-rapat akhirnya terkuak juga. Taringtaring permusuhan terhadap Para Masyayikh Dakwah dan segenap duat Ahlussunnah semakin nampak jelas

AL HAQ SUDAH TERANG BENDERANG DAN MALZAMAH-MALZAMAH YANG DIJAMIN KEBENARANNYA. Allahul mustaan.menyembul dari balik gigi-gigi si durjana penebar malapetaka dan dusta atas nama

3

Hampir-hampir saja mereka jantan

Kalau saja mereka jantan...Tentulah kita semua1 (antara lain sebagaimana halnya penghinaan mereka terhadap Asy Syaikh Allamah Al Walid Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushabi hafizhahullah2, Asy Syaikh Allamah Muhammad Al Imam hafidzahullah3, Asy Syaikh Al-Walid Al Allamah Ubaid Al-Jabiri4, Asy Syaikh Al Fadhil Washiyullah Abbas5, Asy Syaikh Al Fadhil Farkus Al Jazairi6, Asy

Syaikh Al Allamah Abdul Aziz Al Burai hafizhahullah7, Asy Syaikh Al Fadhil Utsman As1 Kecuali yang mengklaim diri sebagai salafi asli, salafi sejati atau salafi paling murni sedunia 2 Segala omongan kotor dan keji yang dilontarkan oleh Al-Hajuri dan murid-muridnya terhadap Asy SyaikhAl-Walid tersebut mereka tampilkan dengan penuh bangga. Al Hajuri menegaskannya sendiri: demikian juga Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak ketinggalan bekerja keras untuk membela Abdurrahman Al Adany, sehingga dia menjadi orang yang paling berbahaya dalam fitnah ini bahkan menjadi pemimpinnya. Padahal dia mempunyai hubungan dekat dengan para masyayikh yang lainnya dan seorang yang memiliki komando dan pengaruh yang besar dalam menyeret orang-orang lainnya dalam membela fitnah Abdurrahman Adany. Celaan, cercaan, bahkan vonis bidah yang tidak pernah terbersit di hati. dan berbagai kata-kata keji lainnya. Astaghfirullah ! Salah satu hinaan yang dilontarkan oleh Al Hajuri kepada Asy Syaikh yang mulia ini: Orang-orang yang pergi dari Dammaj sini ditampung di markaznya Syaikh Muhammad Al Imam, padahal orang-orang tersebut memiliki banyak syubhat dan aktif dalam menyebarkannya kepada thullab. Subhanallah, bagaimana markiz beliau digambarkan sebagai tempat penampungan orang-orang yang berpenyakit yang pergi dari Dammaj, ataukah pergi dari Dammaj karena takut tertular penyakit ganas mencabikcabik kehormatan para ulama yang mewabah di sana? Kehormatan dan harga diri beliau mereka injak-injak dengan menyematkan vonis sesat dan menyimpang! terhadap beliau. Dan bentuk kasih sayang mereka terhadap beliau yang tidak ada bandingannya adalah mereka mengkhawatirkan beliau telah keluar dari agama dan jatuh dalam kezindikan! Lahaula wala Quwwata illa billah Mereka juga melemparkan kata-kata keji kepada beliau seraya menuduhnya dengan hizbiyyah turatsiyyah Mereka jatuhkan kehormatan beliau dengan penghinaan serendah-rendahnya. Berbagai celaan dan caci makian di arahkan secara gencar menginjak-injak kehormatan syaikh yang mulia ini. Diantaranya : a. ( : ) Al-Burai termasuk tentara-tentara Al-Baramikah. b. (

3

4

5 6

7

: ) !! Ini adalah persaksian dusta oleh Asy Syaikh Al-Burai.

c. ( : ) !! Terima kasih kepada Wahyain tidaklah dilakukan oleh seorang awam sekalipun, maka bagaimana dengan orang yang menisbahkan diri kepada ilmu d. ( : ) Kita tidak tahu apa yang dimaukan oleh Al-Burai terhadap Syaikh Yahya? e. ( : ) Cukup ini sebagai celaan darimu wahai Syaikh Burai terhadap ahlu Dammaj dan situs aloloom serta para pengampunya. f. ( : ) Al-Burai memberati diri. Dia mengerahkan tentara (untuk menghadapi) orang yang sudah dikenal (yakni Syaikh Yahya). g. ( ) Al-Burai tidak lain hanyalah seorang peniup terompet. Kemudian pada postingan berjudul :

: Al-Burai di Aden

h. ( : ) Musibah tatkala kita melihat seorang yang sebelumnya kita anggap sebagai qudwah kita ternyata kini berubah menjadi seorang yang mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan. i. () )!! : ) Semoga Allah mengampuni para Masyayikh, yang kini telah menjadi seperti Syahhatin (para pemintaminta). j. ( : ) Al-Burai adalah mulabbis (tukang talbis)

4

Hampir-hampir saja mereka jantanSalimi hafizhahullah8, Asy Syaikh Doktor Ahmad Bazmul hafizhahullah9, Asy Syaikh Ahmad Az-Zahrani10 hafizhahullah) akan mereka cap sebagai MADKHALIYYUN11 dan bukannya Mar'iyyun12.Berikut sebagian bukti celaan-celaan keji nan rendah dari Hajuriyyun kepada Masyayikh di sekitar Asy Syaikh Rabi hafizhahullah di Majlis Khusus Aloloom Al-Hajuriyah (Ungkapan Aspirasi dan Ide antar Anggota Seputar Hal-hal Terkait dengan Internet dan Medan Dakwah): Benar-benar forum ini menjadi ajang luas bagi mereka untuk menyalurkan syahwat dalam menghabisi kehormatan para ulama ahlus sunnah yang mulia. Satu per satu nama besar ulama ahlus sunnah mereka

k. - Lebih baik jangan hadir dalam muhadharah Al-Burai. Kami dulu pernah menghadiri khutbah jumatnya dua tahun lalu, duhai kalau seandainya kami tidak menghadarinya. l. : Sebaiknya tidak hadir baik acara jalsah ashr tidak pula khutbah Al-Burai. Kemudian dalam postingan berjudul : Si Ular Belang Numan Al-Watr memyampaikan muhadharah di hadapan Al-Imam dan Adz-Dzamari m. Adapun Al-Burai maka dia telah terfitnah oleh Al-Wushabi dalam fitnah ini, dan dia gugur bersama orangorang yang gugur. 8 Di antara celaan-celaan mereka terhadap Syaikh yang mulia ini adalah sebagaimana dalam postingan berjudul : () Pelan-pelan wahai syaikh Utsman As-Salami a. : Syaikh ini seorang yang hasad b. Utsman As-Salimi jatuh tersungkur dalam setiap fitnah, sejak zaman awal fitnah Suriyyin sampai berakhir dengan fitnah Al-Adeni. c. Dia tidak punya keahlian menghadapi fitnah, bukan ahli jarh wa tadil. Dia hanya orang shalih biasa. 9 Di antara celaan-celaan mereka terhadap kehormatan Syaikh yang mulia ini adalah sebagaimana dalam postingan berjudul : () Ahmad Bazmul mengatakan bahwa d