gabungan fix.pdf

Click here to load reader

  • date post

    03-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    159
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of gabungan fix.pdf

  • 1BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    1.1.1 Praktik Kerja LapanganPoliteknik Negeri Jakarta merupakan salah satu lembaga

    pendidikan tinggi yang lulusannya diharapkan memiliki keahlian danketrampilan yang dewasa ini sangat dibutuhkan, sehinggakeberadaannya dapat mendukung kualitas sumber daya manusiadalam menunjang pembangunan.

    Program pendidikan politeknik Diploma IV dilaksanakanselama 8 semester. Sebagai ahli utama. Di industri lulusan D4politeknik diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara pekerjalulusan perguruan tinggi (Strata 2 dan 3) dengan pekerja lulusansekolah kejuruan teknik dan D3. Oleh karena itu program D4 PJJPoliteknik diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memilikikemampuan, cerdas, terampil dalam mengatasi masalah yangdihadapi.

    Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Jurusan Teknik Sipil,

    pada akhir semester VI s/d awal semester VII dan akhir semester VIIs/d awal semester VIII diwajibkan mengikuti program Praktik KerjaLapangan (PKL) selama 8 (delapan) minggu pada suatu proyekindustri konstruksi yang terkait dengan masalah jalan dan jembatan.Penempatan mahasiswa pada suatu proyek industri konstruksi tersebutdimaksudkan untuk meningkatkan wawasan berpikir dan pengetahuanyang lebih luas.

    Dengan pelaksanaan PKL tersebut diharapkan lulusannyadapat benar-benar memiliki bekal kemampuan yang cukup bisadiandalkan dalam menghadapi tantangan tugas sesuai bidangnya.

  • 2Disamping itu kegiatan PKL merupakan salah satu sarana untuk

    menjalin hubungan antara Politeknik dengan dunia industri.

    1.1.2 Latar Belakang Proyek

    Peningkatan jumlah kendaraan baru di Jakarta = 236 mobil/hari dan peningkatan kendaraan roda (motor) dua sebesar 891 motor/hari, total peningkajan jumlah kendaraan adalah 1.127 kendaraan/hari. Di JADETABEK (Jakarta Depok Tangerang Bekasi)peningkatan kendaraan adalah 319 mobil/ hari dan peningkatankendaraan roda dua (motor) sebesar 1.707 motor/ hari. Jadi total 2.026kendaraan/ hari. Peningkatan Jalan 0,01% atau 401 m2/ tahunkerugian akibat kemacetan = 5,5 Triliun/ tahun, akibat penurunankualitas udara 2,8 triliun/ tahun.

    Alasan utama untuk Pembangunan Jalan Layang Non Tol(JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang adalah sebagai upaya untukmengatasi aksesibilitas pergerakan kendaraan dari / ke wilayah-wilayah di Jakarta Pusat yang merupakan salah satu kawasan sentralibukota Jakarta.

    Berikut adalah gambar kemacetan yang melatarbelakangiuntuk dibangunnya Jalan Layang Non Tol:

    Gambar 1.1 : Kemacetan yang Melatar Belakangi Pembangunan JLNT

  • 3Gambar 1.2 : Rancangan JLNT diatas Flyover Sudirman

    Landasan Hukum/ Dasar hukum dibangunnya Jalan LayangNon Tol Kampung Melayu Tanah Abang adalah sebagai berikut:

    1. Undang Undang Republik Indonesia No 32 tahun 20092. Peraturan Pemerintah No 27 tahun 19993. Keputusan Kepala BAPEDAL No. 08 Tahun 2000

    Peraturan Tentang tentang Keterlibatan Masyarakat danKeterbukaan Informasi dalam Proses Analisis Mengenai DampakLingkungan.

    1. SK Gubernur DKI Jakarta No. 127/2010 tanggal 6 Juli2010 tentang Trase Jalan

    3. PERGUB No.127/2010 Tanggal 6 Juli 20104. Gambar Trase Tata Ruang No 1104/S/PPSK/DTR/V/105. No. Kontrak Kajian Studi Kelayakan No 2437/-1.792.1 tgl

    20 April 20096. No. Kontrak Detil Engineering Desain 8277/-1.792.1 tgl

    16 Oktober 20097. No. Kontrak AMDAL 2847/-1.774.151 tgl 26 April 2010

  • 41.1.3 Lokasi Proyek

    Lokasi proyek Jalan Layang Non Tol Kp. Melayu Tanah

    Abang (Stage 1 Sudirman Casablanca).Tahap I : Casablanca Mas Mansyur

    Paket Casablanca : P.15 (0+750) s/d P.39 (1+875)

    (8,75 x 2 x 1125)

    Paket Satrio : P.40 (1+925) s/d P.57 (2+775)

    (8,75 x 2 x 850)

    Paket Mas Mansyur : P.58 (2+825) s/d P.75 (3+550)

    (8,75 x 2 x 725)

    Gambar 1.3 : Peta Lokasi Proyek JLNT

  • 5Gambar 1.4 : Peta Lokasi Proyek JLNT

  • 61.2 Tujuan ProyekTujuan Pembangunan Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Tol

    (JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur diharapkan dapat mengurangi kemacetandan kesemerawutan di ruas Jalan Raya Rasuna Said, Jalan Jendral GatotSubroto, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sahardjo, Kawasan Menteng Jakpus,Benhil, dan Tanah Abang.

    1.3 Tujuan Praktik Kerja Lapangan

    1.3.1 Tujuan UmumTujuan umum dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan

    pada Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) KampungMelayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), PaketMas Mansyur ini untuk mengetahui dan memahami prosespelaksanaan proyek tersebut sehingga dapat menambah pengetahuandan wawasan yang penting setelah terlibat pada suatu pekerjaanproyek di lapangan.

    1.3.2 Tujuan Khusus1) Dapat menjelaskan proses pelaksanaan erection, stressing

    closure, box girder pracetak pada Typical Span.2) Dapat menjelaskan struktur organisasi Proyek Pembangunan

    Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu TanahAbang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur.

    3) Dapat menjelaskan pembagian tugas (Job Description) pihak pihak yang terlibat dalam Proyek Pembangunan Jalan LayangNon Tol (JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1:Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur.

    4) Dapat melaksanakan tugas yang diberikan oleh proyek sesuaidengan target mutu dan ketelitian yang diperlukan.

    5) Dapat mengetahui cara penyelesaian masalah yang terjadi padapekerjaan erection, stressing closure, box girder pracetak pada

  • 7Typical Span pada Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Tol(JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur.

    1.4 Permasalahan

    1) Bagaimana proses pelaksanaan pekerjaan erection, stressing, closurepada Typical Span pada Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Tol(JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur?

    2) Bagaimana Struktur Organisasi Proyek Pembangunan Jalan LayangNon Tol (JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur?

    3) Bagaimana pembagian tugas (job description) pihak-pihak yang terlibatdalam pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Layang Non Tol(JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur?

    4) Bagaimana melaksanakan tugas yang diberikan oleh proyek sesuaidengan target mutu dan ketelitian yang diperlukan?

    5) Bagaimana cara mengatasi permasalahan yang terjadi pada pekerjaanerection, stressing, closure pada Typical Span pada ProyekPembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca), Paket Mas Mansyur?

    1.5 Metode Penulisan

    Dalam melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di ISTAKA -SUMBERSARI, KSO, pada pembangunan Jalan Layang Non Tol KampungMelayu Tanah Abang (Stage 1: SudirmanCasablanca), Paket MasMansyur, penulis melakukan metode pengumpulan data sebagai berikut:

    Observasi lapangan (pengamatan)Disini penulis mengadakan tinjauan langsung ke lapangan untukmengamati, melihat dan mencatat informasi dari pelaksanaanpekerjaan proyek kemudian dianalisa dan dipahami.

  • 8 Pelaksanaan Tugas Selama PraktikData yang penulis dapat juga berasal dari hasil pekerjaan yangdiberikan kepada penulis di proyek tersebut.

    Interview (tanya jawab)Untuk mengetahui cara-cara pelaksanaan, penulis melakukan tanya

    jawab/ komunikasi langsung kepada pihak-pihak yang bersangkutanpada pelaksanaan proyek tersebut.

    Infromasi dari Rekan-rekan sesama mahasiswa kerja praktik. Referensi Kepustakaan.

    1.5 Sistematika Penulisan

    Penulisan laporan kerja praktik ini secara keseluruhan dibagi dalambeberapa bab. Agar penulisan laporan ini teratur dan sistematis, makapenulis perlu membuat sistematika penulisan laporan sebagai berikut:

    BAB I PENDAHULUANMenjelaskan tentang Latar Belakang PKL, Tujuan PKL,Permasalahan, Metodologi Penulisan dan SistematikaPenulisan.

    BAB II PENGENALAN PERUSAHAANMenjelaskan tentang Sejarah atau Latar BelakangPerusahaan, Visi dan Misi Perusahaan, OrganisasiPerusahaan, dan Pelaksanaan Disiplin Kerja di PerusahaanISTAKA SUMBERSARI, KSO.

    BAB III PENGENALAN PROYEKMenjelaskan tentang Latar Belakang dan Tujuan Proyek,Prosedur mendapatkan Proyek, Gambaran Umum Proyek,Personalia dan Organisasi Proyek serta Proses PelaksanaanProyek.

  • 9BAB IV PEKERJAAN YANG DIAMATIMenjelaskan tentang pekerjaan yang diamati penulis selamaPKL yang berisi tentang Studi Kasus, Lingkup pekerjaan,Tugas Selama Praktik di Proyek Pembangunan Jalan layangNon-Tol (JLNT) Kampung Melayu Tanah Abang (Stage1: Sudirman Casablanca) Paket Mas Mansyur.

    BAB V PENUTUPBerisikan tentang kesimpulan dan saran yang dapat diambildari tujuan praktik kerja lapangan dan uraian laporan kerjapraktik tersebut.

  • 10

    BAB II

    PENGENALAN PERUSAHAAN

    2.1. Umum

    Dengan adanya Dokumen Pengadaan untuk Pekerjaan Pembangunan JalanLayang Non Tol Kp. Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca)Paket Mas Mansyur (Multy Years) oleh Dinas/ Suku Dinas Pekerjaan UmumPropinsi DKI Jakarta.

    Bahwa PT. ISTAKA KARYA (Persero) dan PT. SUMBERSARICIPTAMARGA. Bermaksud untuk ikut serta secara bersama-sama dalam bentukKerja Sama Operasi dalam penawaran, pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikankekurangan-kekurangan pada pekerjaan Pembangunan Jalan Layang Non Tol Kp.Melayu Tanah Abang (Stage 1: Sudirman Casablanca) Paket Mas Mansyur.Adapun perjanjian kerja sama ini meliputi beberapa keputusan yang di setujuipada 2 pihak, yaitu;

    1. PT. ISTAKA KARYA (Persero) sebagai penyandang Dana Utama(Sponsoring member) Perusahaan Utama (Leading Company) untukkegiatan ini serta mewakili dan bertindak untuk dan atas namaKemitraan (KSO) dan menandatangani semua dokumen termasukpenawaran dan perjanjian Kontrak.

    2. PT. ISTAKA KARYA (Persero) dan PT. SUMBERSARICIPTAMARGA dengan i