Fungsi Manajemen Tambang Dan Fungsi Orga

download Fungsi Manajemen Tambang Dan Fungsi Orga

of 29

  • date post

    10-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    29
  • download

    7

Embed Size (px)

Transcript of Fungsi Manajemen Tambang Dan Fungsi Orga

MAKALAHFUNGSI MANAJEMEN TAMBANG DAN FUNGSI ORGANISASI DALAM SUATU USAHA PERTAMBANGANDisusun untuk memenuhi Tugas Manajemen Tambang

Disusun Oleh :Ayu Octaviani Kuleh Putri12.11.108.701602.000727

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTAMBANGANFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARATENGGARONG2013KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas rahmat, karunia dan hidayah yang diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan judul Fungsi Manajemen Tambang dan Fungsi Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan.Dengan terselesaikannya penyusunan makalah ini, tidak lupa saya ucapkan Terima Kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam penyusunan makalah ini. Ucapan terima kasih itu saya sampaikan kepada:1. Ayah dan Bunda tercinta yang telah memberikan doa serta semangat lahir dan batin yang tiada hentinya.2. Bapak Ir. Ibnu Hasyim, M.T selaku Dosen mata kuliah Manajemen Tambang.3. Teman-teman dan pihak-pihak lainnya yang telah banyak memberi masukan dalam penyusunan makalah ini.Saya menyadari bahwa di dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, terdapat kekurangan dan kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja, untuk itu saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan saya juga mengharapkan kritik serta saran yang membangun untuk menyempurnakan makalah yang saya buat ini.Semoga makalah ini dapat memberikan kontribusi positif dan bermakna dalam proses pembelajaran khusunya mata kuliah Manajemen Tambang dan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Terima Kasih dan semoga bermanfaat.

Tenggarong, 14 Mei 2013

Ayu Octaviani Kuleh PutriNpm: 12.11.108.701602.000727

DAFTAR ISI

URAIAN HALAMANHALAMAN JUDULiKATA PENGANTARiiDAFTAR ISIiiiBAB I PENDAHULUAN1.1Latar Belakang11.2Rumusan Masalah21.3Tujuan Penulisan21.4Manfaat Penulisan21.5Metode Pembuatan Makalah3BAB II LANDASAN TEORI2.1Pengertian Manajemen Tambang42.2Unsur-Unsur Manajemen Tambang42.3Tingkatan Manajemen52.4Proses Manajemen62.4.1Penetapan Tujuan72.4.2Perencanaan82.4.3Staffing92.4.4Pengaturan112.4.5Pengawasan112.4.6Pengendalian122.5Sifat Manajemen Tambang132.6Fungsi Manajemen Tambang132.7Tujuan Manajemen Tambang132.8Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan142.8.1Kebutuhan Personel152.8.2Job Description162.9Fungsi Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan20BAB III PENUTUP3.1Kesimpulan223.2Saran24DAFTAR PUSTAKA25

BAB IPENDAHULUAN

1.1 Latar BelakangIndikator keberhasilan perusahaan pertambangan (Accredited Mining Enterprise) menyangkut indikator keberhasilan manajemen usaha pertambangan. Indikator keberhasilan manajemen usaha pertambangan dapat meliputi dari kegiatan hulu (manajemen cadangan), manajemen kegiatan produksi, sampai dengan kegiatan hilir (manajemen pasar) serta masalah yang berhubungan dengan pengembangan wilayah dan lingkungan termasuk CSR (corporate social responsibity).Pada akhirnya indikator keberhasilan dalam usaha pertambangan di tandai oleh kemampuan internal dalam hal mengkoordinir tenaga kerja pada suatu perusahaan, sehingga diperlukanlah manajemen dalam uasaha pertambangan. Oleh sebagian orang manajemen dikatakan sebagai suatu seni (art), ada pula yang mengatakan sebagai suatu ilmu (science), dan ada yang menyatakan sebagai suatu profesi (profession). Kaitannya dengan pertambangan atau biasa disebut dengan Manajemen Tambang adalah penerapan prinsip prinsip ekonomi/manajemen dalam masalah pengusahaan mineral. Biasanya hal ini berkaitan dengan keterdapatan bahan galian; faktor supply-demand regional, nasional & internasional; fungsi eksplorasi, pengembangan, produksi dan pengolahan/ pemurnian; analisis komoditi mineral; metode keuangan, struktur dan komponen kapital dari industri; analisis kebijakan mineral, kebijakan pemerintah, peraturan & perundangan; perumusan kebijakan mineral; pemasaran dan penggunaan komoditas mineral; faktor-faktor bahan pengganti, sekunder, daur ulang, dan saingannya; metode dan ongkos; dampak-dampak perubahan teknologi dan ekonomi; kualitas lingkungan; dan sebagainya.Pada dasarnya manajemen tambang diperlukan untuk mengatur sumber daya mineral & sumber daya manusia agar suatu perusahaan dapat terorganisir dengan sempurna dan mendapatkan hasil yang optimal.Dari uraian latar belakang diatas, maka penyusun akan menyusun makalah dengan judul Fungsi Manajemen Tambang dan Fungsi Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan.

1.2Rumusan Masalah1. Pengertian Manajemen Tambang2. Unsur-unsur Manajemen Tambang3. Tingkatan Manajemen4. Proses Manajemen5. Sifat Manajemen Tambang6. Fungsi Manajemen Tambang7. Tujuan Manajemen Tambang8. Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan9. Fungsi Organisasi dalam Suatu Usaha Pertambangan

1.3Tujuan Penulisan1. Menginformasikan mengenai Manajemen Tambang secara lebih detail2. Mengetahui unsur dan tingkatan pada Manajemen Tambang3. Mengetahui proses serta sifat pada Manajemen Tambang4. Mengetahui fungsi dan tujuan Manajemen Tambang5. Mengetahui fungsi organisasi dalam suatu usaha pertambangan

1.4Manfaat PenulisanPenulisan makalah ini di buat agar bermanfaat untuk:1) Bagi Mahasiswa dan Penulis :Menambah pengetahuan dan wawasan mengenai fungsi manajemen tambang dan organisasi dalam suatu uasaha pertambangan secara lebih terperinci2) Bagi Tenaga pengajar :Sebagai bahan referensi terhadap mata kuliah yang bersangkutan dan materi yang di ajarkan

3) Bagi Masyarakat dan Pembaca :Agar masyarakat dapat mengetahui lebih detail mengenai batubara dan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya untuk kehidupan sehari-hari.

1.5Metode Pembuatan MakalahMetode yang digunakan dalam pembuatan makalah ini adalah metode sekunder, yaitu metode berdasarkan data dari buku, internet atau artikel-artikel terkait lainnya dan pemahaman yang dilihat dari sudut pandang penulis.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1Pengertian Manajemen TambangKata Manajemen berasaldari bahasa Prancis kuno mnagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.Pengertian manajemen menurut para ahli, yaitu : Menurut Stoner & Wankel, manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, mengendalikan usaha-usaha anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi yang sudah ditetapkan. Menurut Terry, manajemen adalah proses tertentu yang terdiri dari kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumberdaya manusia dan sumber daya lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Manajemen secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses merencana, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi secara efisien dan efektif.Manajemen tambang adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan segala sumber daya yang berkaitan dengan usaha di bidang pertambangan untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.

2.2Unsur-Unsur Manajemen Tambang1. Manusia (man)2. Bahan (materials)3. Mesin (machines)4. Metode/cara kerja (methods)5. Modal uang (money)Unsur-unsur ini dikenal pula sebagai 5 m, bila dinyatakan dalam bahasa Inggris. Bahan (materials) tidak harus diartikan sebagai logam seperti dalam industri manufaktur logam misalnya. Ia juga bisa berarti material dalam artian mineral non-logam.Berkenaan dengan unsur-unsur atau sumber daya ini harus diingat bahwa semua itu tidak tersedia secara berlimpah. Ada keterbatasan yang mengakibatkan pemanfaatannya harus dilakukan sehemat dan secermat mungkin. Dengan demikian proses manajemen yang baik harus bisa memanfaatkan keterbatasan tersebut untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

2.3Tingkatan ManajemenSuatu organisasi mempunyai tingkatan-tingkatan tertentu yang berbeda satu sama lain. Ada tingkatan organisasi yang bersifat operasional atau pelaksanaan misalkan dalam suatu kegiatan industri adalah operator-operator mesin, ada tingkatan yang bersifat strategis misalkan direksi.Berdasarkan tingkatan-tingkatan organisasi inilah dapat dibedakan pula tingkatan manajemen. Pada dasarnya terdapat tiga tingkatan manajemen, yaitu :1. Manajemen tingkat terbawah (first line management) yaitu tingkatan manajemen pada tingkat bawah dari suatu organisasi. Pada tingkatan ini manajemen berfungsi mengarahkan pekerja-pekerja operasional. Jika dilihat dari segi perencanaan yang dibuat pada tingkatan ini maka jangkauan perencanaan yang dibuat biasanya hanya melingkupi jangka waktu harian. Mandor-mandor berada dalam tingkatan manajemen ini.2. Manajemen tingkat menengah (middle management) adalah tingkatan manajemen yang berfungsi mengarahkan kegiatan dari manajemen terbawah. Perencanaan yang dibuat di sini jangkauan waktunya bersifat menengah.3. Manajemen tingkat atas (top management) adalah tingkatan paling tinggi dari manajemen yang biasanya terdiri atas beberapa orang saja. Jangkauan perencanaan yang dibuat di sini bersifat strategis dan meliputi kurun waktu rencana jangka panjang.

2.4Proses ManajemenSetiap organisasi dapat dipastikan memiliki satu atau beberapa tujuan yang memberikan arah dan menyatukan pandangan unsur yang terdapat di dalam organisasi tersebut. Sudah barang tentu tujuan yang akan dicapai di masa yang akan datang tersebut adalah suatu keadaan yang lebih baik dari pada keadaan sebelumnya. Dalam rangka pencapaian tujuan-tujuan inilah diperlukan serangkaian kegiatan seperti yang telah dikemukakan di atas yang lebih dikenal sebagai proses manajemen.Secara umum proses manajemen dapat dikelompokkan menjadi :1. Penetapan Tujuan (Goal Setting)2. Perencanaan (Planning)3. Staffing4. Pengaturan (Directing)5. Pengawasan (Supervising)6. Pengendalian (Controlling)Rangkaian proses manajemen ini merupakan proses yang bersifat dinamis. Dengan kata lain, proses tersebut tidak dapat dilihat sebagai suatu tahapan-tahapan yang berdiri sendiri melainkan sebagai proses yang berkait yang memungkinkan adanya pengulangan kembali suatu tahapan proses yang telah dilakukan sebelumnya, terutama dalam kaitannya deng