Fisiologi Hormon Perkemihan

download Fisiologi Hormon Perkemihan

of 30

  • date post

    07-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    31
  • download

    4

Embed Size (px)

description

fisiologi

Transcript of Fisiologi Hormon Perkemihan

Slide 1

Fisiologi Hormon yang berpengaruh pada Sistem perkemihandr. Ringgo AlfarisiDepartemen FisiologiUniversitas MalahayatiBandar Lampung2011

PendahuluanSistem Perkemihan berfungsi dalam mempertahankan homeostasis cairan tubuh.Produksi urinePengaturan tekanan darahYang menjadi pusat Nephron

Hormon PerkemihanADHAtrial Natriuretic HormoneRenin Angiotensin Aldosteron

ADHDisekresikan oleh kelenjar ptiutariMerangsang penyerapan kembali air pada tubulus ginjal - Menambah permeabilitas tubulus ginjal terhadap air.Hormon larut dalam air reseptornya terletak di permukaan membran IP, cAMP

ADH melalui reseptor IP dan cAMP menyebabkan meningkatkan permeabilitas membran lumen sehingga meningkatkan reabsorsi air pada tubulus distal dan duktus koligentes ginjal. ADH juga merangsang absorsi Na+ dan urea di tubulusMekanisme

Skema

Kelebihan ADHStressTumorADH meningkat OliguriaEdema cerebrihiperuremiaDefisiensi ADHDiabetes InsipidusKerusakan neuronAutoimunADH menurunPoliuriaPolidipsiDehidrasiANH (Atrial Natriuretik Hormone)Nama Lain : peptida natriuretik atrium (ANP), faktor natriuretik atrial (ANF), hormon natriuretik atrial (ANH), atau atriopeptin

ANHMerupakan vasodilator kuat, berupa protein (polipeptida) Disekresikan oleh sel-sel otot jantung (miosit atrium). Terlibat dalam homeostasis kontrol cairan tubuh.Sebagai tanggapan terhadap tekanan darah tinggi.

ANH disekresi sebagai respon terhadap:

Distensi atriumSimpatik stimulasi -adrenoceptorsHipernatremiaAngiotensin -IIEndotelin , ( sejenis vasokonstriktor kuat)

Mekanisme ANH / ANP

Efek ANH terhadap hormonMenghambat sekresi renin, sehingga menghambat sistem renin-angiotensin.Mengurangi sekresi aldosteron oleh korteks adrenal.

RAA SystemReninAngiotensinAldosteronRenin-Angiotensin-Aldosterone SystemPeningkatan reabsorpsi Na meningkatkan volume darah meningkatkan TDRenin disekresikan oleh Juxtaglomerular.Renin bekerja pada angiotensinogen (gamma globulin dari liver) merangsang sekresi angiotensin IAngiotensin converting enzyme (ACE) angiotensin I angiotensin IIRenin-Angiotensin-Aldosterone SystemRenin:Disekresikan juxtaglomerular cells ginjalKelas aspartyl proteinaseReseptornya = cAMPDisekresikan sbg respon perubahan tekanan arteri renal, sinyal simpatis.Merangsang pengeluaran angiotensinogen

Renin-Angiotensin-Aldosterone SystemAngiotensinogenIt is a glycoprotein synthesized and secreted into the bloodstream by the liver

Angiotensinogen Renin angiotensin I

ACE

Angiotensin III Angiotensin II

Renin-Angiotensin-Aldosterone SystemAngiotensin converting enzyme (ACE) juga dikenal dengan kinanase IIMengubah angiotensin I menjadi angiotensin II (vasoconstrictor) and menginaktivasi bradykinin (vasodilator)Target organ = vascular epitheliumDihambat oleh = CaptoprilRenin-Angiotensin-Aldosterone SystemAngiotensin II Merangsang produksi aldosteroneMerangsang sekresi ADH dari pituitaryVasoconstrictor kuat (potent)Stimulates thirst (haus)Merangsang pengeluaran katekolamin dari medula adrenal

Angiotensin III Stmulates aldosterone production without vasoconstrictionRole of Angiotensin IIHypertensive (Guyton 2007)Angiotensin ll is a powerful vasoconstrictor. It constricts the blood vessels and raises the peripheral resistance, thereby acting to restore blood pressure. Angiotensin ll also increases the secretion of aldosterone leading to Na+ reabsorption. Effects of Angiotensin II

Renin-Angiotensin-Aldosterone SystemAldosterone:Adalah sejenis mineralkortikoid yang di produksi oleh sel zona golmerulosa di adrenal cortex Meningkatkan reabsorpsi Na dan sekresi K dan H di Tubulus Pengumpul.

Regulation of AldosteroneAngiotensin II dan III menstimulasi pelepasan aldosteroneChanges in volume ( long Negative feedback loop)Inhibition of renin secretion by angiotensin II (short negative feedback loop)Endothelin and vasopressin stimulate aldosterone secretionANP is a potent inhibitor, dopamine also inhibits it.

AldosteroneAngiotensin II

Angiotensin IIIEndothelinADHKidneyReninJGADistal TubulesBlood Volume Na & H2OANPOsmolarity

TERIMA KASIH

Sumber Bacaan :Guyton dan Hall. 2007. Buku Ajar FISIOLOGI KEDOKTERAN Edisi II. Jakarta: EGCPearce, Efelin C. 2006. Anatomi dan fisiologi untuk paramedic Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama