Efek Pajak Thd Perek 1

download Efek Pajak Thd Perek 1

of 22

  • date post

    18-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    228
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Efek Pajak Thd Perek 1

.

.

Aris Almahmudi

Efek Pajak Terhadap PerekonomianPajak mempunyai dampak terhadap perekonomian melalui perubahan perilaku individu anggauta masayarakat. Perubahan ini bisa netral/bisa mengubah terhadap pola kegiatan/aktivitas yang yang sudah berlangsung secara teratur. perubahan ini dapat mengubah rencana individu dalam mengalokasikan faktor produksi yang dimiliki.Aris Almahmudi

Efek Pajak Terhadap PerekonomianDampak pajak terhadap perekonomian adalah ; 1. Pajak perseorangan ( tidak mengubah pola kegiatan seseorang) dimananapun dan kerja apapun akan terkena pajak yang besarnya angka nominal sama 2. Pajak penghasilan( mengubah pola kegiatan) individu dapat pindah pekerjaan dari yang terkena % pajak tinggi ke yang terkena % lebih rendah.Aris Almahmudi

Pajak Perseorangan( Personal Taxes)Pajak perseorangan merupakan pajak yang dikenakan pada seseorang tanpa mengingat jumlah pendapatannya, kekayaanya ,pengeluaranya dan besarnya nominal pajak adalah sama untuk setiap orang. Sehingga pajak jenis ini dikatakan netral karena tidak mengubah pola aktivitas masyarakat. Pajak jenis ini pernah diterapkan di Ingris tahun 1989 yang berupa pajak terhadap orang dewasa.Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi Suatu Barang1.Keseimbangan konsumen barang Y dan Z Individu K kena pajak perseorangan karena telah berumur > 18 tahun hal ini berakibat pendapatan K turun dari BL2 ke BL1 sebagai resikonya manfaat ( IC2 turun ke IC1) dan kesimbangan bergeser dari R ke R Dampak perubahan keseimbangan adalah berkurangnya konsumsi barang Y( dari 0Y2 ke 0Y1) dan konsumsi barang Z ( dari 0Z2 ke 0Z1 ) R Karena Barang Y dan Barang Z berkurang dengan pendapatan turun maka X & Y barang normal BL2 Barang Z Barang Y IC1 IC2

Y2 Y1 R

BL1 0 Z1 Z2

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi Suatu Barang2.IC3 Barang Y IC2 Pajak perseorangan bisa berdampak menambah konsumsi barang Z dari Z3 ke Z1( barang inferior) tetapi mengurangi konsumsi barang Y dari Y3 ke Y1(barang normal) perubahan ini karena pergeseran dari R ke R Bisa juga terjadi sebaliknya bila perubahan ini karena pergeseran dari R ke R R

Y2 Y3 Y1

R

R

BL1 0 Z2 Z3 Z1

BL2

IC1Barang Z

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi & Tabungan

Pajak perseorangan mepengaruhi keputusan individu untuk konsumsi dan menabung. Bila seluruh pendapatan digunakan untuk dua hal tertsebut maka ( Y = C + S ) Keputusan C berarti konsumsi sekarang (periode 1)dan keputusan S berarti konsumsi yang akan datang (periode 2) Adanya perbedaan unsur waktu berdampak pada nilai uang sekarang dan nilai uang yang akan datang berbeda sehingga perlu adanya faktor diskonto { Y = C1 + C2( 1 + r) }Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi & Tabungan3. Kurva indifferens antar waktu Waktu yad/ periode 2 A L2 X2 E E Konsumsi yad ( S) Bila seluruh pendapatan dikonsumsi sekarang maka konsumsi sekarang 0L dan tabungan 0 Keseimbangan semula pada titik E besarnya C = 0X1 dan besarnya tabungan = 0X2. Bila keseimbangan bergeser ke E maka terdapat perpindahan ke konsumsi (X1 Y1) dari tabungan ( X2 Y2) IC

Y2

E BL Waktu skr/ periode 1 L1 X1 Y1 L

0

Konsumsi sekarang ( C )Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi & Tabungan4.Pengaruh tingkat bunga terhadap nilai nominal yad dari nilai nominal skrWaktu yad/Periode 2 Tingkat bunga akan menaikkan nilai nominal sekarang sebesar tingkat bunga kali nilai nominal Dari BL1 menjadi BL1 ( mengubah slope lebih curam) S adalah keseimbangan intertemporal (antar waktu). Pergeseran konsumsi dari Y1 ke X1 (-C) akan menggeser S ke A bila tanpa bunga dan ke A bila ada A bunga

BL1

Z r X2 Y2 S

A S -C

Besar tabungan tanpa bunga adalah Y2 X2 dan Besarnya tabungan dengan bunga adalah Y2 Z, sehingga besar bunga X2 Z

BL1

0

Waktu skr/periode 1

X1

Y1

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi & Tabungan5. Dampak bunga terhadap hasrat menabungWaktu yad/ Periode 2 S adalah keseimbangan antar waktu dan konsumen dalam keseimbangan pada Q maka sebagian konsumsi dipindah ke tabungan Y1 X1 menjadi Y2 X2 bila tanpa bunga Dengan adanya bunga keseimbangan konsumen beralih ke Q sehingga manfaat menjadi lebih tinggi Dengan adanya bunga memungkinkan pemindahan konsumsi IC1 ketabungan > misal IC menyinggung BL1 di G BL1 0 M1 X1 Z1 Y1 BL1 Waktu skr/ Periode 1

M2 L2 Z2 X2 K2 Y2

G L

QQ

S

IC1

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Motivasi Menabung6.a Dampak pajak Terhadap Tabungan Titik S merupakan keseimbangan konsumen antar waktu sehingga konsumsi sebesar 0Y1 dan tabungan 0Y2 . Individu terkena pajak sebesar V1 Y1, dengan demikian dibikin garis keatas dari V1sampai garis Y2 S dan dibuat garis sejajar dengan CD yaitu garis EF Waktu yad/ periode2 C E A IC1 IC2

Y2 V20

SV V1 F Y1 D Waktu skr/ periode 1 B

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Motivasi Menabung6.b Dampak pajak Terhadap Tabungan Titik Q merupakan keseimbangan konsumen sebe lum ada tingkat bunga dan T adalah keseimbangan setelah ada bunga dan belum bayar pajak. Titik R merupakan keseimbangan konsumen setelah bayar pajak. T Q T2 R Waktu yad/ periode2 C E A R2 IC1 IC2

Y2 V20 T1 R1

SV V1 F Y1 D Waktu skr/ periode 1 B

Aris Almahmudi

Pemilihan Bentuk Tabungan

Pembahasan sebelumnya bentuk tabungan yang tidak beresiko. Kenyataan ada betuk tabungan tidak beresiko dengan hasil kecil(deposito) dan ada tabungan beresiko dengan hasil besar(saham)tetapi ada kemungkinan penurunan nilai saham Individu dapat memilih dua jenis tabungan tersebut, atau kombinasi keduanya.

Aris Almahmudi

7. Kurva oportunitas penabung

Resiko

Jika tabungan berbentuk tunai maka hasil = 0 dan tidak ada penurunan nilai nominalnya serta dapat menggunakan setiap saat tanpa biaya. D Jika tabungan berbentuk buku tabungan maka hasil >0 dan ada kenaikan nilai nominalnya tetapi sedikit repot mengambil tunai. Jika tabungan berbentuk deposito ? Jika berbentuk saham ? L 0D menunjukan pilihan tersedia Hasil E

C

A

0

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi Suatu Barang8.Dampak terhadap keseimbangan konsumen Indifference curve menunjukan keputusan yang diambil oleh individu berkaitan dengan kombinasi resiko dan hasil T L A c d Resiko

e

R

E

0

Titik E merupakan kombinasi optimum bagi individu karena dengan resiko R hasil maksimum pada titik V Hasil

c d

e V

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi Suatu Barang9.Dampak pajak terhadap keseimbangan konsumen Resiko

TL

Pajak menggeser 0L menjadi KT sehingga IC sekarang harus menyinggung KT bisa berada pada titik V ataupun titik D

SR K 0 D

V

Hasil Y Z Y

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Penawaran Tenaga Kerja

Satu hari maximum 24 jam dan orang tidak dapat bekerja rutin 24 jam setiap hari Pilihan yang dapat diambil adalah Waktu luang(tidur,ishoma,liburan) dan Bekerja agar pemanfaatan waktu optimum. Memilih jumlah jam kerja erat kaitannya dengan tingkat upah persatuan waktu.

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Penawaran Tenaga Kerja10. Keseimbangan konsumen dalam memilih lamanya bekerja M Upah A IC3 0A menunjukan kombinasi kesediaan bekerja dan tingkat upah per waktu. 0M lebih curam menunjukan tingkat upah lebih besar

D

R

IC2 IC1 R adalah pilihan individu optimum dengan upah 0D dan jam kerja 0C dan waktu luang CB

0

Jam Kerja C B 24jamAris Almahmudi

Asumsi : individu menyukai uang tetapi tidak suka kerja shg IC1< IC2 < IC3

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Penawaran Tenaga Kerja11.Dampak terhadap jam kerja Pajak perseorangan tidak tergantung lamanya individu bekerja dan bila tidak bekerjapun tetap kena pajak yang sama Maka garis 0 0 bergeser menjadi B B dan 0B besarnya pajak R Keseimbangan individu bergeser dari R ke R dan jam kerja dari Z ke Z( lebih lama bekerja) ini harapan pemerintah Jam Kerja Z Z Upah IC2 W

0IC1 B

Y K

R

0 pajak B

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Penawaran Tenaga Kerja12.Dampak terhadap jam kerja Kemungkinan yang terjadi adalah individu tidak merubah jam kerja dan bahkan bisa menurunkan jam kerja Upah

E

R T

0

Jam Kerja Z Z

Aris Almahmudi

..

Aris Almahmudi

Dampak Pajak Perseorangan Terhadap Komsumsi Suatu BarangDampak terhadap keseimbangan konsumen Barang Y A IC1 IC2

C Y2 Y1 R R

BL1 0 Z1 Z2 D

BL2 Barang Z B