Contoh KTI

download Contoh KTI

of 60

  • date post

    19-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    3.351
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Contoh KTI

Contoh KTI GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANGTANDA BAHAYA DALAM KEHAMILAN DI PUSKESMAS BULUPODDO PERIODE JUNI S/D NOVEMBER 2011 KARYA TULIS ILMIAH Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb) Pada Program Diploma III Kebidanan Akademi Kebidanan . OLEH: NIM.. PROGRAM DIII KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN .. 2011

DAFTAR ISIHalaman DAFTAR ISI......................................... i DAFTAR TABEL.............................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang masalah................ 1 B. Rumusan Masalah....... 4 C. Tinjuan Pustaka.............. 4 D.Tujuan Penelitian.......... 5 E. Manfaat penelitian........................................................... 5 F. Sistematika penulisan...................................................... 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan umum tentang kehamilan............... 8 1. Pengertian.. 8 2. Tanda Dan Gejala Kehamila................ 8 B. Tinjauan Umum Tentang Tanda Bahaya Kehamilan....... 11 1. Pengertian....... 11 2. Jenis .................. 11

3. Efek Dari Tanda Bahaya.............. 14 4. Penanganan................ 19 C. Tinjauan Umum Tentang Pengetahuan.... 241. Pengertian........ 2. Kategori

24

Pengetahuan......... 25

D. Kerangka Konsep..................... 261. Dasar 2. Bagan

Pemikiran Variable Yang Diteliti....... 26 Kerangka pikir.................... 26

BAB III METODE PENELITIAN.............. 30 A. pendekatan dan desain penelitian.............. 30 B. Lokasi Dan Waktu Penelitian....... 301. Lokasi 2. Waktu

Penelitian............ 30 Penelitian............ 30

C. Defenisi Operasional Dan Kriteria Objektif .......... 301. Pengetahuan 2. Pengetahuan 3. Pengetahuan 4. Pengetahuan

tentang pengertian .............................. 30 jenis................... 31 efek......................................................... 31 penanganan............................................. 32

D. Teknik Pengambilan Sampel................. 33

E. Teknik Pengambilan Data.................. 33 F. Tehnik pengumpulan data .............. 33 G. Pengolahan Data..................... 34 H. Analisa Data.................................................................... 34 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN......................... 35 A. Hasil penelitian .................................................................. 35 B. Pembahasan ....................................................................... 38 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................................... 45 A. Kesimpulan ............................................................................ 45 B. Saran ..................................................................................... 46 DAFTAR TABEL Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pengertian Tanda Bahaya dalam kehamilan Di Puskesmas Bulupoddo Periode Juni s/d November 2011 Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Jenis Tanda Bahaya Dalam Keh20amilan Di Puskesmas Bulupoddo Periode Juni s/ November 2011 Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Efek Tanda Bahaya Dalam Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Bulupoddo Periopde Juni s/d November 2011 Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang penanganan Tanda Bahaya Dalam Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Bulupoddo Periopde Juni s/d November 2011

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur yang tak terhingga penulis panjatkan kehadirat Allah SWT.Oleh karena rahmat, taufiq dan hidayah-Nya jualah, sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah (KTI) ini, walaupun dalam bentuk sebagaimana adanya. Disamping itu pula shalawat dan salam penulis tujukan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw sebagai pembawa rahmat bagi sekalian alam. Penulis menyadari, bahwa dalam usaha untuk mewujudkan Karya Tulis Ilmiah ini, senantiasa mengalami berbagai macam hambatan dan rintangan, akan tetapi berkat ketekunan dan bantuan dari berbagai pihak, akhirnya Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini dapat diselesaikan walau masih jauh dari kesempurnaan yang diharapkan. Oleh karena itu, maka wajarlah pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, utamanya kepada : 1. Orang tua tercinta yang telah melahirkan dan membesarka serta mendorong, memberikan doa dan semangat serta membantu secara materi,member kasih saying dan perhatiannya. 2. A.Erfan Askani, S.I.P sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Enam-Enam Pusat Makassar yang telah menyapkan sarana dan prasarana pendidikan Akademi Kebidanan Madani Sinjai. 3. Hj.A.Nurhayana Amin,SKM.,M.M sebagai direktur Akademi Kebidanan Madani Sinjai beserta para dosen dan staf yang telah memberikan kesempatan untuk belajar di kampus Akademi Kebidanan Madani Sinjai. 4. Muhaeminah S.SiT.,M.Kes sebagai Ketua Program Studi Kebidanan Akademi Kebidanan Madani Sinjai. 5. dr.Nurwahida, S.Ked.,M.Kes selaku pembimbing I dan Muhaeminah, S.SiT.,M.Kes selaku pembimbing II yang telah banyak membantu, membimbing dan meluangkan waktunya dalam konsultasi penyusunan karya tulis ilmiah ini.

6. Hj.Rahmaniar,S.SiT. selaku penanggung jawab KIA di Puskesmas Bulupoddo Kecamatan Bulupoddo yang telah memberikan izin untuk pengambilan data yang dibutuhkan selama penelitian. 7. Seluruh rekan-rekan Mahasiswa Akademi Kebidanan Madani Sinjai, yang telah banyak membantu, membimbing, menemani, dan menyemangati. Kepada yang telah disebutkan di atas penulis hanya berdoa semoga Allah SWT, memberi imbalan pahala yang berlipat ganda di sisinya.Akhirnya penulis berharap semoga Karya Tulis Ilmiah ini bermanfaat bagi pembangunan agama, bangsa dan Negara. Sinjai, 12 Desember 2011 Penyusun Nim

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang masalah

Salah satu indikator yang dipakai dalam menilai derajat kesehatan suatu Negara atau Daerah adalah angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di Negara miskin, sekitar 25-30% kematian wanita usia subur disebabkan hal yang berkaitan dengan kehamilan.[1]

Berdasarkan hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) angka kematian ibu berhasil diturunkan dari 270 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2004 menjadi 262 pada tahub 2005, 255 pada tahun 2006 dan 248 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007.

Jumlah kematian ibu maternal yang dilpaporkan oleh dinas kesehatan kabupaten/ kota sulawesi pada tahun 2006 sebanyak 133 orang atau 101.56 per 100.000 kelahiran hidup. Sedangkan pada tahun 2007 sebanyak 143 kematian atau 92. 89 per 100,000 kelahiran hidup. Untuk tahun 2008 jumlah kematian ibu maternal mengalami penurunan menjadi 121 orang atau 85, 17 per 100.000 kelahiran hidup, pada tahun 2009 menurun lagi menjadi 118 orang atau 78, 84 per 100,000 kelahiran hidup.Sedangkan Angka Kematian Ibu dikabupaten Sinjai pada tahun 2009 sebanyak 4 orang, pada tahun 2010 sebanyak 5 orang dan pada tahun 2011 sebanyak 2 orang,

pada puskesmas Bulupoddo sendiri pada tahun 2011 Angka Kematian Ibu menunjukkan nilai terendah yaitu nol atau tidak terjadi kematian

Penyebab kematian ibu cukp kompleks, dapat digolongkan atas faktor-faktor reproduksi, komplikasi obstetrik, pelayanan kesehatan sosial ekonomi. Penyebab komplikasi obstetrik langsung telah banyak diketahui dan dapat ditangani, meskipun pencegahannya terbukti sulit. Penyebab langsung sebesar 90%, sebagian besar perdarahan (28%), eklamplia (24%) dan infeksi (11%). Penyebab tidak langsung kematian ibu berupa kondisi kesehatan yang dideritanya misalnya Kurang Energi Kronis (KEK).[2]

Dalam kehamilan sendiri dikenal adanya tanda bahaya yang merupakan suatu tanda yang terjadi selam hamil atau priode antental, apabila tidak dilaporkan atau dideteksi bisa menyebabkan kematian ibu. [3]

Menurut pusat pendidikan kesehatan nasional (2009). Ada sembilan macam tanda bahaya dalam kehamilan yaitu perdarahan pervaginam, sakit kepala menetap, penglihatan kabur, gerakan janin kurang, mual dan muntah yang terus menerus, nyeri perut yang hebat, bengkak pada muka dan tangan, demam dan kejang. [4]

Tanda bahaya tersebut dapat terjadi secara mendadak dan biasanya tidak dapat diperkirakan sebelumnya (Unprtedictable Disruption). Karena itu setiap ibu hamil, keluarga dan masyarakat perlu mengetahui dan mengenali tanda-tanda bahaya dalam kehamilan dan persalinan. Tujuannya, agar jika terjadi salah satu atau beberapa dari tanda bahaya dalam kehamila, ibu hamil maupun keluarga dapat segera mencari

pertolongan ke bidan, dokter, atau langsung ke rumah sakit untuk menyelamatkan jwa ibu dan bayi yang di kandungnya. hal ini disebabkan karena pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang.

Pada ibu hamil maupun keluarga tidak mengetahui dan mengenali tanda bahaya dalam kehamilan, maka jika ibu mengalami salah satu tanda bahaya dalam kehamilan tersebut, ibu maupun keluarga tidak akan menyadari bahwa telah terjadi masalah serius pada ibu atau janin yang dikandungnya. Apabila tanda bahaya tersebut diabaikan dapat meyebabkan ibu berada dalam kondisi yang mengancam jiwanya dan sulit untuk ditolong. Maka bukan tidak mungkin resiko kematian ibu dan janin di depan mata dan akan menambah deret Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Janin. [5]

Puskesmas Bulupoddo salah satu Puskesmas yang ada di Kabupaten Sinjai Utara. Jumlah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan antenatal di puskesmas tersebut cukup banyak. Yaitu rata-rata 35 perbulan.

Oleh karena itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian di Puskesmas Bulupoddo judul Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Dalam Kehamilan.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut :