Bimbingan Konseling Pendidikan

Click here to load reader

  • date post

    30-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    260
  • download

    8

Embed Size (px)

description

Berupa Pilihan Ganda

Transcript of Bimbingan Konseling Pendidikan

SOAL & RINGKASAN BAB 1A. Soal

1. Menurut American Psychological Assosiation, Psikolog Sekolah disebut sebagaia. Division of Educational Psychologyb. Division of Educationalc. Division of Psychologyd. Division of Schoole. Division of School Psychology2. Menurut American Psychological Assosiation, Psikolog Pendidikan disebut sebagaia. Division of Educational Psychologyb. Division of Educationalc. Division of Psychologyd. Division of Schoole. Division of School Psychology3. Dibawah ini yang merupakan peran psikolog disekolah adalaha. Guru bidang Studi Sosiologib. Kepala Sekolahc. Wali Kelasd. Ahli Psikologi Sekolahe. Ahli Psikologi Siswa4. Ada empat tingkatan pelayanan atau fungsi psikologik yang dapat dilacak berdasarkan sejarah perkembangannya, hal ini dikemukakan oleha. Jack I. Bardonb. Jack I. Bardunc. Jeck I. Bardond. Jack L. Bardone. Jeck Bardun5. Pemberian laporan tertulis yang member gambaran kelemahan dan kekuatan yang terungkap oleh tes disebut sebagaia. Psikografb. Psikogramc. Psikotesd. Psikopate. Psikologi6. Dibawah ini yang merupakan tingkatan fungsi psikolog sekolah adalaha. Tingkat klinis dan sosiologib. Tingkat socialc. Tingkat Bimbingan Konselingd. Tingkat pendidikane. Tingkat industry dan organisasi7. Dibawah ini merupakan macam-macam klien langsung, kecualia. Kelompok muridb. Murid peroranganc. Kelompok gurud. Guru secara perorangane. Orang tua murid8. Tes berperan penting dalam evaluasi program pendidikan/latihan dan pertanggung jawaban pendidikan merupakan pengertian dari sifat tes, yaitua. Sumtifb. Sumatifc. Evaluatived. Seleksie. Penempatan 9. Langkah pokok untuk merancang proses mengajar-belajar dalam program pendidikan, merupakan pengertian daria. Task objektif b. Analisisc. Taksonomid. Task analysise. Learning program10. Dalam pengukuran prestasi belajar, tes prestasi tidak jauh berbeda dengan tesa. Grafisb. Paulic. Aptituded. Doodlee. Grafology

B. RINGKASANPERAN PSIKOLOGI DALAM PENDIDIKANSumbangan psikologi di bidang pendidikan misalnya terhat dalam keterlibatan seleksi dan ujian masuk sejak sekolah dasar sampai pascasarjana, memberikan bantuan dalam memilih program studi/jurusan bagi para siswa, membantu siswa menentukan karir masa depannya sesudah lulus atau drop-out dari sekolah. Peran Psikolog SekolahPeranannya lebih ditekankan pada tercapainya tujuan pendidikan di sekolah.Fungsi psikologi sekolah dapat mencakup 3 tingkat:1. Tingkat psikodiagnostikPelayanan tes kecerdasan yaitu menginterpretasikan, merumuskan kesimpulan dan menyajikan saran berdasar hasil tes, wawancara dan lain-lain.2. Tingkat klinis dan konselingMelaksanakan praktek klinis psikoedukasi yang bertujuan untuk membantu sekolah dalam menyelesaikan berbagai masalah kesehatan mental yang dihadapi anak didik.3. Tingkat industri dan organisasiTerlibat dalam tindakan-tindakan yang menyangkut kebijakan dan prosedur sekolah, dalam pengembangan dan evaluasi program dan pelayanan di sekolah.

Peran Psikolog MasyarakatPsikolog masyarakat sadar bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat cocok untuk melancarkan tercapainya tujuan meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Para ahli psikolog masyarakat dapat berfungsi sebagai konsultan luar yang membantu mengembangkan, menyusun program, mendirikan dan mengevaluasi program pendidikan dan bekerja sama dengan personalia sekolah.

Peran Psikolog PendidikanPeran Psikolog pendidikan adalah menjembatani celah antara pendidikan psikologi. Selain itu juga mampu memahami perbedaan perilaku masing-masing anak, mengetahui masalah-masalah emosi pada anak sehingga memungkinkan guru mendeteksi anak yang memerlukan referral ke pelayanan khusus. Dengan hal itu dapat tercipta hubungan guru-murid yang mendukung perkembangan mental yang sehat.

Peran dalam Pengukuran dan Evaluasi1. Pengukuran Kesiapan PendidikanAdalah dimilikinya kemampuan dan ketrampilan sebagai persyaratan yang memungkinkan pelajar mendapatkan manfaat semaksimal mungkin fasilitas pendidikan pada tingkat pengajaran tertentu.2. Pengukuran Prestasi BelajarDikelompokkan atas 3 kategori yang saling terkait :a. Fungsi InstruksionalSering disebut sebagai Fungsi Formatif, ialah memberikan umpan balik bagi siswa dan guru untuk melanjutkan kemajuan belajar, dan untuk mengetahui kesalahan, maupun untuk menemukan kekeliruan dalam unit pelajaran atau keperluan perbaikan proses pengajaran.b. Fungsi Administratif Seleksi dan Penempatan Bersifat sumatif Bersifat evaluativec. Fungsi BimbinganSebagai alat diagnostic psikoedukasional dalam bentuk bimbingan.

Peran Psikologi dalam Proses Belajar-MengajarMemusatkan perhatian pada cara terjadinya proses belajar sehingga mempermudah dan mengarahkan proses belajar.

SOAL & RINGKASAN BAB 2

A. SOAL1. Proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang yang ahli, merupakan pengertian dari ....a. Bimbingan b. Bimbingan konseling c. Konseling d. Konselore. Wawancara2. Dibawah ini adalah ciri-ciri dari konseling, KECUALI ....a. Dilakukan secara individualb. Dilakukan dalam suatu perjumpaan dan tatap mukac. Pelaksanaan konseling di butuhkan orang yang ahli d. Tujuan pembicaraan dalam konseling untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh kliene. Memberikan bantuan agar individu dapat memahami keadaan dirinya dan mamapu menyesuaikan dengan lingkungannya3. Pengertian dari asas kesukarelaan adalah ....a. Konselor harus mampu mencerminkan kesediaan untuk menerima kehadiran klienb. Konselor berusaha menciptakan suasana keterbukaanc. Konselor dapat menyimpan rahasiad. Konselor harus memberikan pelayanan seirama dengan perubahan yang ada pada diri kliene. Konselor sewaktu-waktu siap membantu4. Bimbingan konseling siap melayani semua individu, tanpa memandang umur, jenis kelamin, suku, bangsa, agama dan status sosial ekonomi. Pengertian di atas merupakan ....a. Fungsi bimbingan konselingb. Tujuan bimbingan konselingc. Prinsip bimbingan konselingd. Pengertian bimbingan konselinge. Asas bimbingan konseling5. Dibawah ini adalah pendekatan bimbingan konseling, yang tidak termasuk dalam bimbingan konseling yaitu ....a. Pendekatan realitasb. Pendekatan rasionalemotifc. Pendekatan tingkah lakud. Pendekatan kenormatifane. Pendekatan gestalt6. Agar klien lebih percaya kepada konselor maka sangat di pengaruhi oleh ....a. Kepribadian konselorb. Keterbukaan konselor c. Pergaulan konselord. Kehidupan konselore. Kedisiplinan konselor7. Siapa saja yang kita terima dari konseling ....a. Kelompokb. Individuc. Semua orangd. Orang tertentue. Keluarga8. Untuk menjadi konselor yang profesional harus memiliki ....a. Keterampilan, rajin, disiplinb. Pintar, ramah, kreatifc. Cerdas, tertutup, rahasiad. Pengetahuan akademik, kualitas pribadi, keterampilan konselinge. Disiplin, patuh, terbuka9. Fase yang merupakan ukuran tepat tidaknya konselor dalam menyelesaikan masalah pada saat konseling adalah ....a. Fase follow upb. Fase konselingc. Fase persiapand. Fase pemecahan masalahe. Fase bimbingan10. Yang termasuk dalam fase persiapan adalah ....a. Pengumpulan data, pengolahan, kesimpulan, menentukan langkah-langkahb. Data, pemecahan, saran-saranc. Pengolahan, nasehat, kesimpuland. Saran dan kesimpulan, pemecahan masalah, datae. Data, saran, kesimpulan, pemecahan masalah, pengolahan

B. RINGKASANA. Pengertian Bimbingan Konseling1. Definisi BimbinganDalam mendefinisikan istilah bimbingan, para ahli bidang bimbingan konseling memberikan pengertian yang berbeda-beda. Meskipun demikian, pengertian yang mereka sajikan memiliki satu kesamaan arti bahwa bimbingan merupakan suatu proses pemberian bantuan.Menurut Abu Ahmadi (1991: 1), bahwa bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik. Hal senada juga dikemukakan oleh Prayitno dan Erman Amti (2004: 99), Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.Sementara Bimo Walgito (2004: 4-5), mendefinisikan bahwa bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan-kesulitan hidupnya, agar individu dapat mencapai kesejahteraan dalam kehidupannya. Chiskolm dalam McDaniel, dalam Prayitno dan Erman Amti (1994: 94), mengungkapkan bahwa bimbingan diadakan dalam rangka membantu setiap individu untuk lebih mengenali berbagai informasi tentang dirinya sendiri.2. Definisi KonselingKonseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antarab dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu dengan kemampuan-kemampuan khusus yang dimilikinya, menyediakan situasi belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi maupun masyarakat. Lebih lanjut konseli dapat belajar bagaimana memecahkan masalah-masalah dan menemukan kebutuhan-kebutuhan yang akan datang. (Tolbert, dalam Prayitno 2004 : 101).Jones (Insano, 2004 : 11) menyebutkan bahwa konseling merupakan suatu hubungan profesional antara seorang konselor yang terlatih dengan klien. Hubungan ini biasanya bersifat individual atau seorang-seorang, meskipun kadang-kadang melibatkan lebih dari dua orang dan dirancang untuk membantu klien memahami dan memperjelas pandangan terhadap ruang lingkup hidupnya, sehingga dapat membuat pilihan yang bermakna bagi dirinya.Pengertian Bimbingan KonselingDari semua pendapat di atas dapat dirumuskan dengan singkat bahwa Bimbingan Ko