Bimbingan Konseling Komprehensif 1

Click here to load reader

  • date post

    07-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    28
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Bimbingan Konseling Komprehensif 1

  • BIMBINGAN KONSELING KOMPREHENSIF

  • TUJUAN PENULISAN MODUL PENDALAMAN MATERI BK:Peserta pendidikan dan pelatihan profesi BK diharapkan dapat:Memahani pengembangan paradigma baru dalam bidang BKMemahami kerangka dasar BK Komprehensif yang berorientasi pengembanganMemahami dan melaksanakan komponen program BK KomprehensifMemahami prinsip-prinsip BK KomprehensifMemahami secara rinci tugas perkembangan siswa SMA dan SMKMemahami model kurikulum BK di SMA dan SMKMemahami, melatih dan mengembangkan asesmen kebutuhan pengambangan program BK Komprehensif

  • PENDAHULUANKelayakan profesi dgn kualifikasi keunikan dan keahlian profesional dalam mengarahkan potensi pengembangan diri siswa yang mencakup pribadi diri sebagai individu dan mahkluk sosial yang beradaptasi dlm proses penyesuaian diri dlm belajar dan merencanakan karir masa depan.Konselor memiliki kejelasan program BK untuk dikembangkan secara terorganisirKonselor bekerja berdasarkan data obyektif dan dpt menganalisa, menginterpretasi dan menuangkan dlm program kerja yg komprehensifKonselor memiliki data yang akurat mengenai perkembangan siswaKonselor hrs memiliki bukti empirik thd tugas kerja yg telah dilaksanakan sebagai tangggung jawab administratif profesi

  • Konselor sekolah bertanggung jawab thd pengembangan kompetensi dirinya sendiri sebagai pribadi yg integrated.Konselor hrs mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak terkaitKonselor sekolah hrs dpt berpartisipasi thd pengembangan profesi melalui organisasi profesi ABKIN

  • REFORMASI PENGEMBANGAN PROGRAM BK DI INDONESIAKepekaan akan eksistensi program BK thd tuntutan pengembangan potensi akademik peserta didik menjadi sbg mahkluk pribadi/sosila dan merencanakan kehidupan karir masa depan fokus dlm integrasi penyelenggaraan kurikulum, pendidikan sesuai dg harapan guru, pimpinan sekolah, orangtua dan masyarakat.

  • Ketetapan standar isi menjadi bagian dari arah pengembangan program BK disekolah mencakup:Pengembangan pribadi mandiri dengan karakter- Kesadaran diri sbg mahkluk TUhan YME- Keunikan sebagai mahkluk pribadi dan sosial- Terampil dlm memahami dan mengembangkan kesehatan fisik dan mental- Mampu bertanggung jawab pada diri dan lingkungan kehidupan- Kemampuan mendengar dan berekspresi dlm pemecahan masalah

  • Pengembangan peran diri dlm kehidupan:- kemampuan dan keterampilan berperan aktif dan kreatif dlm proses belajar da pembelajaran secara konsisten dan berkesinambungan- membangun dan mengembangkan pemahaman berbagai norma dlm kehidupan dan mempraktekkannya dlm kehidupan sehari-hari- membangun dan mengembangkan pemahaman akan eksistensi dlm lingkungan kehidupan multikultural dan pengaruhnya pada pembentukan dan pemantapan identitas diri- membangun dan mengembagkan kesadaran atau kematangan akademis yang berkaitan dengan pilihan kehidupan masa depan.

  • Pengembangan rencana kehidupan karir:

    - membangun dan mengembangkan pemahaman pengetahuan akan dunia kerja dari segi isi dan konteks terkait dg karakteristik pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab dan persyaratan kemampuan, keterampilan dan kepribadian yang dituntut, disisi lain informasi karir yang menunjang.- membangun dan mengembangkan pemahaman akan sikap, perilaku dan nilai yg berkaitan dg pekerjaan serta gaya hidup yg akan ditampilkan- membangun dan mengembangkan konsep diri dlm perencanaan karir yg dirancang dan kemungkinan hambatan dari diri sendiri dan lingkungan dlm pengambilan keputusan karir

  • KERANGKA DASAR PENGEMBANGAN PROGRAM BK KOMPREHENSIFProgram BK merupakan bagian integral dari penyelenggaraan program pendidikan di Sekolah namun program BK memiliki rangkaian kegiatan yg dirancang secara terorganisir dan diimplementasikan pada naskah akademik yang disusun oleh organisasi ABKIN sebagai payung organisasi profesi konselor.

    Pentingnya program BK setara dg pentingnya program pendidikan di Sekolah bahkan berperan fungsional dlm pengembangan kompetensi peserta didik secara maksimal dan berkesinambungan

    Hakikat program BK komprehensif dlm tatanan reformasi terlihat sbg target pengembangan guru, pimpinan sekolah, orangtua, dan masyarakat sbg mitra kerja.

  • KOMPONEN PROGRAM BK KOMPREHENSIFKomponen program Bk komprehensif mengorganisir tugas dan tanggung jawab konselor pd berbagai kegiatan langsung maupun tidak langsung dan layanan program bersifat individual atau kelompok.Program BK komprehensif memiliki 4 komponen yaitu:a. perencanaan individualb. layanan kegiatan bimbingan terprogramc. layanan responsifd. sistem pendukung

  • A. Komponen Layanan Perencanaan IndividualUntuk mengembangkan kegiatan, program yg relevan dan efektif, konselor memerlukan data yg obyektif yg dilakukan melalui:

    Biodata peserta didikDaftar cek masalahAngketStudi dokumentasiInventori multiintelegensiData psikotesKemungkinan data lainnya

  • Seluruh data akan dianalisa dan diinterpretasikan dan dibuat profil keberadaan peserta didik yang mencakup kekuatan dan kelemahan peserta didik individu atau kelompok. Hasil interpretasi data memiliki berbagai tindak lanjut:Kemudahan bagi konselor utk menyusun programKemudahan pengembangan layanan perencanaan individual dengan ada pengklasifikasian shg data lengkap individu/kelompokbagian dari portofolio (data computerize)Kemudahan utk menyelenggarakan layanan responsifGambaran global menegenai keberadaan peserta didik di sekolah dpt disosialisasikan dg guru, wali kelas, pimpinan dan orang tua,

  • B. Komponen Layanan Bimbingan Terprogram (Kurikulum Bimbingan)Kurikulum bimbingan sbg inti program bimbingan komprehensif pengembangan pribadi sosial yg mandiri scr berkesinambungan pengembangan peran diri scr akademis dlm merencanakan kehidupan masa depan dan perencanaan kehidupan karir.

    Berbagai topik dpt dikembangkan scr fleksibel atas dasar standar kompetensi kemandirian peserta didik yg dibutuhkan dan berorientasi pd tugas perkembangan disetiap jenjang pendidikan

    Tersedianya jam khusus utk kegiatan layanan bimbingan dg pendekatan kelompok, konselor berkonsultasi dan berkolaborasi dg guru, pimpinan sekolah, serta partisipasi peserta didik dlm menghimpun masukan sblm merencanakan program BK dan mensosialisasikannya dg berbagai pihak terkait.

  • C. Layanan ResponsifMerupakan layanan yg diberikan oleh konselor kpd mereka yg memerlukan bantuan pemecahan masalah dan kemungkinan alih tangan jika permasalahannya diluar kompetensi profesi konselor sesuai kode etik profesi.

  • Strategi pelaksanaan:Layanan konseling individual: bagi konseli yg memliki masalah pribadi spt kecemasan, rasa rendah diri, sukar membagi waktu dll.

    Masalah belajar: sukar menangkap pelajaran yg dijelaskan oleh guru, sukar menyelesaikan tugas belajar secara mandiri, kecemasan menghadapi ujian dll.Masalah karir: ketidakpastian menentukan pilihan karir, punya bakat tetapi tidak punya minat pd karir yd dikehendaki,konflik dg orangtua dlm menentukan pilihan karir, sikap karir yg rendah dll.Masalah lintas budaya: maslah gender, konflik antar ras, agama, suku bangsa, identitas seksual, status sosial ekonomi, pengalaman traumatis dll.

    2. Layanan konseling kelompokInti permasalahan dlm konseling kelompok dpt berupa sikap, keyakinan diri, rendahnya pengetahuan atau keterampilan pengambilan keputusan sehingga dlm prosedur kelompok mereka dpt memahami diri dan mengambil keputusan secara mandiri melalui sharing experiences.

  • 3. Layanan konsultasiKonselor dpt memberi layanan konsultasi dlm proses hubungan interaktif utk membantu guru, petugas administrasi sekolah, kepala sekolah, dan staf atau orangtua terhadap masalah praktis yg dialami seperti:Keraguan memilih jurusan yg tepat untuk anak mereka bagi orangtuaSulitnya mengelola kelas yg memiliki peserta didik bermasalah bagi wali kelasSukarnya menerapkan pendekatan kontekstualdan kecakapan hidup thd kompetensi mata pelajaran tertentu bagi guruCara yang efektif utk mengarahkan peserta didik dlm memilih kegiatan ekstrakurikuler bagi pembina kegiatan tersebutRendahnya potensi belajar peserta didik kelas III SMA/SMK utk menghadapi Ujian Nasional bagi kepala sekolah dll.Sasaran akhir bagi seluruh pihak tersebut secara tidak langsung membantu kemandirian peserta didik dlm mengambil keputusan.

  • 4. Layanan Patrisipasi terhadap Kegiatan Khusus SekolahTerlibat dlm penerimaan peserta didik baruMendampingi guru praktek dlm pengurusan praktek kerja industri di SMKIkut dlm kepanitiaan penyelenggaraan kegiatan tertentu di Sekolah secara insidentalMendampingi kepala sekolah pada pertemuan dg orangtua peserta didik baru,dll.

  • 5. Layanan alih tangan (Referal)Jika terjadi kasus khusus yg tdk dpt ditangani olah konselor beserta timnya, maka dirujuk pd profesi lain yag kompeten.

  • D. Kompetensi Sistem PendukungDlm segi administrasi dan manajemen, program BK komprehensif memerlukan dukungan sistem karena keberhasilan dan efektivitas program ketiga komponen tsb akan berkaitan dg komponen dukungan sistem. Berbagai kegiatan dlm komponen ini misalnyaa;Kegiatan penelitian dan pengembangan tercakup evaluasi program dan tindak lanjutKegiatan pengembangan kompetensi profesional melalui program ABKIN daerah atau MGBKKegiatan hubungan dengan masyarakat misal: kunjungan industri atau mengundang tokoh karir dlm kegiatan layanan bimbingan

  • PRINSIP-PRINSIP BK KOMPREHENSIFBantuan layanan yg diberikan kpd siswa berorientasi pada kebutuhan pengembangan pribadi, sosial, belajar/akademik dan karir masa depan.

    Bantuan pengembangan pribadi, sosial, belajar dan karir terfokus pd perolehan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai secara berkesinambungan dlm rentang jenjang pendidikan

    Tugas konselor sekolah terorganisir sebagai suatu program kegiatan

    Sistem penyampaian program terbagi atas 4 komponan program yaitu: kurikulum bimbingan, perencanaan individu, layanan res