Bimbingan Dan Konseling 2014

Click here to load reader

  • date post

    20-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    73
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Bimbingan Dan Konseling 2014

  • BIMBINGAN DAN KONSELINGSITI S. FADHILAHFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET2014

  • SETELAH MEMPELAJARI MATA KULIAH INI, DIHARAPKAN DAPAT:1. MEMILIKI KETERAMPILAN MEMAHAMI KONSEP DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH2. MEMILIKI KETERAMPILAN MEMBANTU PESERTA DIDIK YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR3. BERPERAN AKTIF DALAM MEMBANTU MEMECAHKAN KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN BEKERJASAMA DG GURU BK DI SEKOLAHKOMPETENSI DASAR

  • CONTENT BAB I KONSEP DASAR LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELINGLATAR BELAKANG PERLUNYA BIMBINGAN DAN KONSELINGPENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELINGTUJUAN BMBINGAN DAN KONSELINGFUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELINGPRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELINGAZAS-AZAS BIMBINGAN DAN KONSELING BAB II LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAHRASIONALLANDASAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELINGPENGERTIAN DASAR, HAKEKAT, DAN TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELINGPROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

  • BAB I KONSEP DASAR LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELINGHomeBAB I BAB II LATAR BELAKANG PERLUNYA BIMBINGAN DAN KONSELINGPENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELINGTUJUAN BMBINGAN DAN KONSELINGFUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELINGPRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELINGAZAS-AZAS BIMBINGAN DAN KONSELING

  • BAB I KONSEP DASAR LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

    Salah satu tugas utama dan tugas pokok Guru sebagai pendidik profesional adalah melaksanakan bimbingan bagi peserta didik. Oleh karena itu, agar seorang guru dapat melaksanakan tugas membimbing dengan benar perlu menguasai dasar ilmu bimbingan, memiliki sikap sebagai seorang pembimbing dan memiliki keterampilan melaksanakan bimbingan. Latar Belakang TujuanPengertianFungsiAzasPrinsip

  • A. LATAR BELAKANG PERLUNYA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELINGKeberadaan manusia di masyarakat memperlihatkan adanya gejala yang mendasar (dimensi kemanusiaan) yang mencakup:dimensi keindividualan (individualitas)dimensi kesosialan (sosialitas)dimensi kesusilaan (moralitas)dimensi keberagamaan (religiusitas)(Prayitno, 1990).TujuanPengertianFungsiAzasPrinsip

  • B. PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELINGPengertian bimbingan.Ciri-ciri pokok pengertian bimbingan : a. Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan. b. Bimbingan diberikan kepada semua individu yang membutuhkannya. c. Bimbingan diberikan agar individu dapat menetapkan pilihan dan membuat keputusannya secara mandirid. Bimbingan diberikan dengan menggunakan data atau keterangan tentang siswa dan lingkungannya. e. Bimbingan diberikan dalam interaksi antara pembimbing dan individu yang dibimbing. f. Bimbingan diberikan dalam suasana sadar. g. Bimbingan diberikan dalam bentuk gagasan- gagasan atau ide-ide yang perlu dipertimbangkan untuk membuat keputusan.h. Bimbingan diberikan dengan jalan asah dan asih.

    Latar Belakang TujuanFungsiAzasPrinsip

  • i. Bimbingan diberikan dengan mempedomani norma-norma atau nilai-nilai yang dianut. j. Bimbingan dilakukan oleh tenaga ahli

    Kesimpulan : Bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu agar ia dapat mandiri, dengan menggunakan bahan berupa interaksi, saran, gagasan, dan asuhan, yang didasarkan atas norma-norma yang berlaku

    Latar Belakang TujuanFungsiAzasPrinsip

  • 2. Pengertian konselingCiri-ciri pokok pengertian Konseling : Melibatkan dua orang yang saling berinteraksi dengan jalan mengadakan komunikasi langsung,Model interaksi di dalam konseling itu terbatas pada dimensi verbalInteraksi antara konselor dan klien berlangsung dalam waktu yang relatif lama dan terarah kepada pencapaian tujuan (tujuan konseling).Tujuan dari hubungan konseling ialah terjadinya perubahan pada pikiran/ perasaan/tingkah laku atau pikiran, perasaan, tingkah laku klien. Konseling merupakan proses yang dinamis Konseling didasari atas penerimaan konselor secara wajar tentang diri klien(Prayitno, 1994: 104-106).

    Latar Belakang TujuanFungsiAzasPrinsip

  • Konseling (konseling individual) adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien), yang bermuara pada teratasi masalah yang sedang dihadapi klien. Sedangkan Konseling kelompok adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang konselor kepada beberapa klien (individu-individu klien dalam kelompok) melalui teknik-teknik yang sesuai, yang bermuara pada teratasi masalah yang sedang dihadapi oleh klien-klien tsb. Kesimpulan : Latar Belakang TujuanFungsiAzasPrinsip

  • C. TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELINGPrayitno, dkk (1994:115)Tujuan umum : untuk membantu individu memperkembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dan predisposisi yang dimilikinya (seperti kemampuan dasar dan bakat-bakatnya), berbagai latar belakang yang ada (seperti latar belakang keluarga, pendidikan, status sosial ekonomi), serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya. Tujuan khusus : merupakan penjabaran tujuan umum tersebut di atas yang dikaitkan secara langsung dengan permasalahan yang dialami oleh individu yang bersangkutan, sesuai dengan kompleksitas permasalahannya itu. Tujuan khusus bimbingan dan konseling untuk seorang individu berbeda dari (dan tidak boleh disamakan dengan) tujuan bimbingan dan konseling untuk individu lainnya.

    Latar Belakang PengertianFungsiAzasPrinsip

  • Erman Amti, dkk (1992: 8-9)Tujuan umum : agar siswa dapat mencapai perkembangannya secara optimal sesuai dengan bakat, kemampuan, dan nilai-nilai yang dimilikiTujuan khusus : agar siswa mampu Memahami dirinya dengan baikMemahami lingkungannya dengan baikMembuat pilihan dan keputusan yang bijaksanaMengatasi masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

    Latar Belakang PengertianFungsiAzasPrinsip

  • D. FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELINGFungsi pemahaman pemahaman tentang diri klien , permasalahannya dan lingkungan klien.2. Fungsi pencegahan menghindari timbulnya atau meningkatnya kondisi bermasalah pada diri klien. mengurangi dan menurunkan faktor organik dan stress.meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, penilaian positif terhadap diri sendiri, dan dukungan kelompok. 3. Fungsi pengentasanMengentaskan masalah yang dialami seseorang.4. Fungsi pemeliharaan.Memelihara segala sesuatu yang baik yang ada pada diri individu.5. Fungsi pengembanganMengusahakan agar hal-hal yang sudah baik bertambah baik, kalau dapat lebih indah, lebih menyenangkan, memiliki nilai-nilai tambah daripada sebelumnya. Latar Belakang TujuanPengertianAzasPrinsip

  • E. PRINSIP-PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING1. Prinsip-prinsip berkenaan dengan sasaran pelayanan bimbingan dan konseling:BK melayani semua individu. Pelayanan BK perlu menjangkau keunikan dan kekompleksan pribadi individu. Pelayanan BK perlu mengenali dan memahami keunikan setiap individu dengan berbagai kekuatan, kelemahan, dan permasalahannya. Pelayanan BK harus mempertimbangkan berbagai aspek perkembangan individu. Pelayanan BK perlu memahami perbedaan individuLatar Belakang TujuanPengertianFungsiAzas

  • 2. Prinsip-prinsip berkenaan dengan masalah individu:bidang bimbingan dibatasi hanya pada hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental dan fisik individu terhadap penyesuaian dirinya di rumah, di sekolah, serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaanKeadaan sosial, ekonomi, dan politik yang kurang menguntungkan, dapat mengakibatkan salah-suai pada diri individu dan hal itu semua menuntut perhatian seksama dari para konselor dalam mengentaskan masalah klien.

    Latar Belakang TujuanPengertianFungsiAzas

  • 3. Prinsip-prinsip berkenaan dengan program pelayanan bimbingan dan konseling:Program BK harus disusun dan dipadukan sejalan dengan program pendidikan dan pengembangan secara menyeluruh.Program BK harus fleksibel disesuaikan dengan kondisi lembaga, serta kebutuhan individu dan masyarakat.Program pelayanan BK disusun dan diselenggarakan secara berkesinambungan.Pelaksanaan BK hendaknya dievaluasi secara berkala.

    4. Prinsip-prinsip berkenaan dengan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling:Pelayanan BK diarahkan agar klien dapat menghadapi setiap kesulitan atau permasalahan yang dihadapinya.Keputusan yang diambil dan hendak dilakukan adalah kemauan klien sendiri. Latar Belakang TujuanPengertianFungsiAzas

  • c. Permasalahan khusus yang dialami klien harus ditangani oleh tenaga ahli. d. BK dilaksanakan oleh tenaga ahli yang telah memperoleh pendidikan dan latihan khusus.e. Kerjasama antara konselor dengan guru dan orang tua amat diperlukan. f. Guru dan konselor harus mengembangkan peranan yang saling melengkapi untuk mengurangi hambatan yang ada pada lingkungan siswa. g. Perlu adanya program pengukuran dan penilaian terhadap individu serta pengadminstrasian data yang baik.h. Organisasi program bimbingan hendaknya flek- sibel, disesuaikan dengan kebutuhan individu dan lingkungannya.i. Tanggung jawab pengelolaan program dipegang oleh seorang pimpinan program yang terlatih dan terdidik secara khusus. j. Penilaian secara periodik perlu dilakukan terhadap program yang sedang berjalan.

    Latar Belakang TujuanPengertianFungsiAzas

  • 5. Prinsip-prinsip berkenaan dengan Bimbingan dan Konseling PerkembanganBK diperlukan oleh seluruh siswa.BK perkembangan memfokuskan pada pembelajaran siswa.Guru Pembimbing (Konselor) dan Guru adalah fungsionaris bersama dalam program bimbingan dan konseling perkembangan.Kurikulum yang diorganisasikan dan direncanakan merupakan bagian penting dalam bimbingan dan konseling perkembangan.Program bimbingan dan konseling perkembangan peduli pada penerimaan diri, pemahaman diri, dan peningkatan diri. BK perkembangan memfokuskan pada proses mendorong perk