Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

download Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

of 24

  • date post

    23-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    257
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

  • 7/24/2019 Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

    1/24

    KATA PENGANTAR

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt. yang telah memberikan

    kekuatan dan keteguhan hati kepada kami untuk menyelesaikan makalah ini. Sholawat

    beserta salam semoga senantiasa tercurah limpahan kepada nabi Muhammad saw. yang

    menjadi tauladan para umat manusia yang merindukan keindahan syurga.

    Kami menulis makalah ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui ilmu tentang

    Sejarah Peradaban Islam. Selain bertujuan untuk memenuhi tugas, tujuan penulis

    selanjutnya adalah untuk mengetahui proses pendirian bani Umayah, dan Abbasiyah pola

    pemerintahan Bani Umayah dan Abbasiyah.

    alam penyelesaian makalah ini, penulis banyak mengalami kesulitan, terutama

    disebabkan kurangnya ilmu pengtahuan. !amun, berkat kerjasama yang solid dan

    kesungguhan dalam menyelesaikan makalah ini, akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

    Kami menyadari, sebagai seorang pelajar yang pengetahuannya tidak seberapa yang

    masih perlu belajar dalam penulisan makalah, bahwa makalah ini masih jauh dari

    kesempurnaan. "leh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang positi# demi

    terciptanya makalah yang lebih baik lagi, serta berdayaguna di masa yang akan datang.

    Besar harapan, mudah$mudahan makalah yang sangat sederhana ini dapat berman#aat

    dan maslahat bagi semua orang.

    Wasalamu'alaikum Wr.Wb

    Penyusun

  • 7/24/2019 Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

    2/24

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belaan!

    Berakhirnya kekuasaan khali#ah Ali bin Abi %halib mengakibatkan lahirnya

    kekuasan yang berpola inasti atau kerajaan. Pola kepemimpinan sebelumnya &khali#ah Ali'

    yang masih menerapkan pola keteladanan !abi Muhammad, yaitu pemilihan khali#ah dengan

    proses musyawarah akan terasa berbeda ketika memasuki pola kepemimpinan dinasti$dinasti

    yang berkembang sesudahnya.

    Bentuk pemerintahan dinasti atau kerajaan yang cenderung bersi#at kekuasaan

    #oedal dan turun temurun, hanya untuk mempertahankan kekuasaan, adanya unsur otoriter,

    kekuasaan mutlak, kekerasan, diplomasi yang dibumbui dengan tipu daya, dan hilangnya

    keteladanan !abi untuk musyawarah dalam menentukan pemimpin merupakan gambaran

    umum tentang kekuasaan dinasti sesudah khula#aur rasyidin.

    B. Rumusan "asalah

    Ada pun masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut (

    ). Pendirian inasti Bani Umayyah

    *. Pola Pemerintahan inasti bani Umayyah+. Masa Pemerintahan Umar ibn Abdul Ai

    -. kspansi /ilayah inasti Bani Umayyah

    0. Peradaban 1slam Pada Masa inasti Bani Umayyah

    2. Bagaimana sejarah berdirinya Bani Abbasiyah 3

    4. Seperti apa masa kekuasaan Bani Abbasiyah 3

    5. Apa saja yang diperoleh pada masa kejayaan Bani Abbasiyah 3

    6. Apa #aktor$#aktor yang menyebabkan kemunduran Bani Abbasiyah 3

    )7. Bagaimana akhir masa kekuasaan Bani Abbasiyah 3

    BAB II

  • 7/24/2019 Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

    3/24

    PE"BAHASAN

    A. Pend#r#an D#nast# Ban# Umayyah

    $.$ Asal "ula D#nast# Ban# Umayyah

    Proses terbentuknya kekhali#ahan Bani Umayyah dimulai sejak khali#ah Utsman bin

    A##an tewas terbunuh oleh tikaman pedang 8umran bin Sudan pada tahun +0 89202 M. Pada

    saat itu khali#ah Utsman bin A##an di anggap terlalu nepotisme &mementingkan kaum

    kerabatnya sendiri' dalam menunjuk para pembantu atau gubernur di wilayah kekuasaan

    1slam.

    Masyarakat Madinah khususnya para shahabat besar seperti %halhah bin Ubaidillah

    dan :ubair bin Awwam mendatangi shahabat Ali bin Abi %halib untuk memintanya menjadi

    khali#ah pengganti Utsman bin A##an. Permintaan itu di pertimbangkan dengan masak dan

    pada akhirnya Ali bin Abi %halib mau menerima tawaran tersebut. Pernyataan bersedia

    tersebut membuat para tokoh besar diatas merasa tenang, dan kemudian mereka dan para

    shahabat lainnya serta pendukung Ali bin Abi %halib melakukan sumpah setia &bai;at' kepada

    Ali pada tanggal )4 =*> ternyata ditentang oleh

    sekelompok orang yang merasa dirugikan. Misalnya Muwiyah bin Abi Su#yan gubernur

    amaskus, Syiria, dan Marwan bin 8akam yang ketika pada masa Utsman bin A##an,

    menjabat sebagai sekretaris khali#ah.

    alam suatu catatan yang di peroleh dari khali#ah Ali adalah bahwa Marwan pergi ke Syam

    untuk bertemu dengan Muawiyah dengan membawa barang bukti berupa jubah khali#ah

    Utsman yang berlumur darah.

    Penolakan Muawiyah bin Abi Su#yan dan sekutunya terhadap Ali bin Abi %halib

    menimbulkan kon#lik yang berkepanjangan antara kedua belah pihak yang berujung pada

    pertempuran di Shi##in dan dikenal dengan perang Si#in, Pertempuran ini terjadi di antara dua

    kubu yaitu, Muawiyah bin Abu Su#yan &sepupu dari Usman bin A##an' dan Ali bin Abi %alib

    1

  • 7/24/2019 Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

    4/24

    di tebing Sungai ?urat yang kini terletak di Syria &Syam' pada ) Sha#ar tahun +4 89204 M*=*>

    =+>. Muawiyah tidak menginginkan adanya pengangkatan kepemimpinan umat 1slam yang

    baru.

    Beberapa saat setelah kematian khali#ah Utsman bin A##an, masyarakat muslim baik

    yang ada di Madinah , Ku##ah, Bashrah dan Mesir telah mengangkat Ali bin Abi %halib

    sebagai khali#ah pengganti Utsman. Kenyataan ini membuat Muawiyah tidah punya pilihan

    lain, kecuali harus mengikuti khali#ah Ali bin Abi %halib dan tunduk atas segala perintahnya.

    Muawiyah menolak kepemimpinan tersebut juga karena ada berita bahwa Ali akan

    mengeluarkan kebijakan baru untuk mengganti seluruh gubernur yang diangkat Utsman bin

    A##an.

    Muawiyah mengecam agar tidak mengakui &bai;at' kekuasaan Ali bin Abi %halib

    sebelum Ali berhasil mengungkapkan tragedi terbunuhnya khali#ah Utsman bin A##an, dan

    menyerahkan orang yang dicurigai terlibat pembunuhan tersebut untuk dihukum. Khali#ah

    Ali bin Abi %halib berjanji akan menyelesaikan masalah pembunuhan itu setelah ia berhasil

    menyelesaikan situasi dan kondisi di dalam negeri. Kasus itu tidak melibatkan sebagian kecil

    indi@idu, juga melibatkan pihak dari beberapa daerahnya seperti Ku##ah, Bashra+=+>=-> dan

    Mesir.

    Permohonan atas penyelesaian kasus terbunuhnya khali#ah Utsman bin A##an ternyata

    juga datang dari istri !abi Muhammad saw, yaitu Aisyah binti Abu Bakar. Siti Aisyah

    mendapat penjelasan tentang situasi dan keadaan politik di ibukota Madinah, dari shahabat

    %halhah bin Ubaidillah dan :ubair ketika bertemu di Bashrah. Para shahabat menjadikan Siti

    Aisyah untuk bersikap sama, untuk penyelesaian terbunuhnya khali#ah Utsman bin A##an,

    dengan alasan situasi dan kondisi tidak memungkinkan di Madinah. isamping itu, khali#ah

    Ali bin Abi %halib tidak menginginkan kon#lik yang lebih luas dan lebar lagi.

    Akibat dari penanganan kasus terbunuhnya khali#ah Utsman bin A##an, munculah isu

    bahwa khali#ah Ali bin Abi %halib sengaja mengulur waktu karena punya kepentingan politis

    untuk mengeruk keuntungan dari krisis tersebut. Bahkan Muawiyah menuduh Ali bin Abi

    %halib berada di balik kasus pembunuhan tersebut.

    %uduhan ini tentu saja tuduhan yang tidak benar, karena justru pada saat itu Sayidina

    Ali dan kedua putranya 8asan dan 8usein serta para shahabat yang lain berusaha dengan

    2

    3

  • 7/24/2019 Bani Umayyah&Bani Abbasiyah

    5/24

    sekuat tenaga untuk menjaga dan melindungi khali#ah Utsman bin A##an dari serbuan massa

    yang mendatangi kediaman khali#ah.

    Sejarah mencatat justru keadaan yang patut di curigai adalah peran dari kalangan

    pembesar istana yang berasal dari keluarga Utsman dan Bani Umayyah. Pada peristiwa ini

    tidak terjadi seorangpun di antara mereka berada di dekat khali#ah Utsman bin A##an dan

    mencoba memberikan bantuan menyelesaikan masalah yang dihadapi khali#ah.

    alam menjalankan roda pemerintahannya, kali#ah Utsman bin A##an banyak

    menunjuk para gubernur di daerah yang berasal dari kaum kerabatnya sendiri. Salah satu

    gubernur yang ia tunjuk adalah gubernur Mesir, Abdullah Sa;ad bin Abi Sarah. ubernur

    Mesir ini di anggap tidak adil dan berlaku sewenang$wenang terhadap masyarakat Mesir.

    Ketidak puasan ini menyebabkan kemarahan di kalangan masyarakat sehingga mereka

    menuntut agar ubernur Abdullah bin Sa;ad segera di ganti. Kemarahan para pemberontak

    ini semakin bertambah setelah tertangkapnya seorang utusan istana yang membawa surat

    resmi dari khali#ah yang berisi perintah kepada Abdullah bin Sa;ad sebagai gubernur Mesir

    untuk membunuh Muhammad bin Abu Bakar. Atas permintaan masyarakat Mesir,

    Muhammad bin Abu Bakar diangkat untuk menggantikan posisi gubernur Abdulah bin Sa;ad

    yang juga sepupu dari khali#ah Utsman bin A##an.

    %ertangkapnya utusan pembawa surat resmi ini menyebabkan mereka menuduh

    khali#ah Utsman bin A##an melakukan kebajikan yang mengancam nyawa para shahabat.

    Umat 1slam Mesir melakukan protes dan demonstrasi secara massal menuju rumah khali#ah

    Utsman bin A##an. Mereka juga tidak menyenangi atas sistem pemerintahan yang sangat sarat

    dengan kolusi dan nepotisme. Keadaan ini menyebabkan mereka bertambah marah dan

    segera menuntut khali#ah Utsman bin A##an untuk segera meletakkan jabatan.

    Persoalan$persoalan yang dihadapi oleh khali#ah Utsman bin A##an semakin rumit

    dan kompleks, sehingga tidak mudah untuk di selesaikan secepatnya. Massa yang mengamuk

    saat itu tidak dapat menahan emosi dan langsung menyerbu masuk kedalam rumah khali#ah,

    sehingga khali#ah Utsman terbunuh d