BAB IV

12
BAB IV METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif, yakni suatu metode yang di lakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan sacara objektif. (Notoatmodjo, 2005 : 138) Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan serotinus di RSUD Cianjur tahun 2011. B. Populasi dan Sampel 1.Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2006). Maka sejalan dengan permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan serotinus adalah seluruh 39

Transcript of BAB IV

Page 1: BAB IV

BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif,

yakni suatu metode yang di lakukan dengan tujuan utama untuk membuat

gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan sacara objektif. (Notoatmodjo,

2005 : 138)

Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui gambaran pengetahuan ibu

hamil tentang kehamilan serotinus di RSUD Cianjur tahun 2011.

B. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2006). Maka sejalan

dengan permasalahan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengetahuan ibu

hamil tentang kehamilan serotinus adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung

ke RSUD Cianjur sebanyak 50 orang.

2. Sampel Penelitian

Sampel penelitian merupakan sebagian yang diambil dari keseluruhan

objek penelitian dan dianggap mewakili populasi. (Suyanto, S.Kp & Ummi

Salamah H, SST, 2009 : 40)

Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan

kehamilan di RSUD Cianjur dari bulan Mei sampai dengan Juni 2011, adapun

39

Page 2: BAB IV

40

teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental

sampling yaitu teknik sampling ini dilakukan dengan mengambil kasus atau

responden yang kebetulan ada atau tersedia disuatu tempat sesuai konteks

penelitian (Notoatmodjo, 2010). Adapun ibu hamil yang dapat dijadikan

sebagai sampel dalam penelitian ini adalah :

1. Ibu hamil yang berkunjung melakukan pemeriksaan kehamilan di RSUD

Cianjur dari bulan Mei sampai dengan Juni 2011,.

2. Bersedia menjadi responden

Setelah melakukan penelitian dengan membagikan kuesioner kepada ibu

hamil dari bulan Mei – Juni 2011, peneliti mendapatkan jumlah hasil

kuesioner sebanyak 50 responden. Sehingga dengan demikian jumlah sampel

pada penelitian ini sebanyak 50 responden.

C. Variabel Penelitian

1. Variabel Independen

Variabel independen adalah variabel yang sering disebut sebagai variabel

stimulus, predictor, antecedent. Dalam bahasa Indonesia sering disebut

sebagai variabel bebas. Variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab

perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). (Sugiono, 2008 :

39)

Page 3: BAB IV

41

Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah pengertian

kehamilan serotinus, penyebab kehamilan serotinus, komplikasi pada ibu dan

bayi, dan tindakan terhadap kehamilan serotinus.

2. Variabel Dependen

Variabel dependen sering disebut sebagai variabel output, kriteria,

konsekuen, dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat.

Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi

akibat, karena adanya variabel bebas. (Sugiyono, 2008 : 40)

Dalam penelitian ini yang menjadi variabel dependen adalah pengetahuan

ibu hamil tentang kehamilan serotinus.

D. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian ini menggunakan alat bantu berupa kuesioner yang

dibuat berdasarkan teori yang ada. Kuesioner telah dibuat oleh peneliti dengan

mengacu kepada tinjauan teoritis ke dalam bentuk pertanyaan dengan memilih

alternatif jawaban yang telah disediakan. Pengambilan data dilakukan setelah

responden diberikan penjelasan terlebih dahulu mengenai sampel penelitian,

responden kemudian diminta untuk mengisi dengan lengkap kuesioner yang

telah disediakan. Pengambilan daftar isian dilakukan dengan cara data yang telah

diisi ditunggu langsung oleh petugas atau peneliti. Tata cara penelitian adalah

selama pengambilan data, peneliti mendampingi responden agar dapat

menjelaskan pertanyaan kuesioner yang tidak dimengerti oleh responden.

Page 4: BAB IV

42

Peneliti memeriksa kembali kelengkapan jawaban dari kuesioner yang telah di

isi oleh responden.

Uji Validitas

Validitas adalah suatu alat ukur yang menunjukan tingkat – tingkat kevalidan

atau kesalahan suatu instrumen (Arikunto,2003). Validitas menunjukan apakah

alat ukur (instrument) penelitian benar – benar mengukur variabel yang akan

diukur atau tidak. Untuk menguji validitas instrumen penelitian, Teknik

perhitungan yang digunakan adalah Product moment, yaitu untuk mengetahui

kuesioner yang kita susun mampu mengukur apa yang hendak kita ukur, kita

dapat mengukurnya dengan menggunakan perangkat manual.

Uji validitas dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 20

responden. Adapun yang menjadi responden yaitu ibu hamil yang

berkunjung ke RSKIA Kota Bandung yang melakukan pemeriksaan ANC.

Berdasarkan hasil uji validitas dari 22 pertanyaan didapat 20 pertanyaan

yang valid sehingga dalam penelitian ini hanya menggunakan 20

pertanyaan sisanya dibuang.

E. Prosedur Pengambilan Data

1. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner untuk

mendapatkan data primer. Data primer pada penelitian adalah mengenai

pengetahuan pengetahuan kehamilan lewat bulan dengan mengisi kuesioner

dan sebagai pendukung peneliti menggunakan data sekunder yaitu berupa

Page 5: BAB IV

43

gambaran umum tempat penelitian dan identitas. Data primer berguna untuk

mengetahui data pengetahuan. Yang dimaksud dengan kuesioner disini

diartikan sebagai daftar pertanyaan yang sudah tersusun dengan baik, dimana

responden dan interview (dalam hal wawancara) tinggal memberikan jawaban

atau dengan memberikan tanda-tanda tertentu. Dengan demikian kuesioner

sering disebut juga daftar pertanyaan (Notoatmodjo, 2005).

2. Alat Pengumpulan Data

Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner yang

disusun untuk mengetahui pengetahuan responden.

3. Cara Pengumpulan Data

Cara pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan membagikan

kuesioner kesetiap ibu hamil yang berkunjung ke RSUD Cianjur.

F. Pengolahan Data

Dalam prosedur penelitian yang akan dilakukan data yang telah terkumpul diolah

melalui tahapan sebagai berikut:

1. Mengedit (Editing)

Melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kejelasan jawaban

kuesioner dan penyesuaian data yang diperoleh dengan kebutuhan peneliti hal

ini dilakukan di lapangan sehingga apabila terdapat data yang meragukan atau

salah maka dapat dilakukan pendataan kembali kepada responden.

Page 6: BAB IV

44

2. Pengodean (coding)

Memberikan kode terhadap jawaban agar proses pengolahan lebih mudah.

Skor terhadap seluruh jawaban untuk variabel pengetahuan responden

menggunakan sistem nilai:

Bernilai 0 : menyebutkan jawaban yang salah atau tidak menjawab pertanyaan

dengan benar.

Bernilai 1 : menyebutkan jawaban yang benar.

3. Memasukkan data (Entry)

Data yang sudah diberi kode kemudian dimasukkan dalam komputer untuk

diolah dengan menggunakan perangkat lunak.

4. Pembersihan/pengecekan ulang (cleaning)

Merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang telah dimasukkan dan

dilakukan bila terdapat kesalahan dalam memasukkan data yaitu dengan

melihat distribusi.

5. Tabulasi (tabulating)

Merupakan pengorganisasian data sedemikian rupa agar dengan mudah dapat

dijumlah, disusun dan di tata untuk disajikan dan dianalisa. (Arikunto).

G. Analisa Data

Analisis data adalah mengolah data yang telah terkumpul dengan

menggunakan rumus atau aturan yang sesuai dengan desain penelitian yang

digunakan sehingga diperoleh suatu kesimpulan (Arikunto, 2006). Analisis data

Page 7: BAB IV

45

dalam penelitian ini menggunakan metode analisis, yaitu analisis univariat. karena

disesuaikan dengan jenis penelitian pada penenelitian ini yaitu jenis penelitian

deskriptif yang dimana dalam penelitian deskriptif itu hasil dari penelitian

disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.

Analisis data ini dilakuan dengan cara pengkodean seperti untuk item yang

dijawab benar diberi nilai 1 (satu) dan jika salah diberi nilai 0 (nol). Kemudian

untuk pelaporan hasil penelitian dengan cara menghitung presentase (%) jawaban

benar untuk setiap item pertanyaan mengenai pengetahuan dari seluruh responden

dengan menggunakan rumus :

Keterangan : p : persentase

a : jumlah jawaban yang benar

b : jumlah pertanyaan yang benar

Setelah diperoleh hasil data, kemudian dimasukan kedalam kriteria absolute

sebagai berikut:

1. Kategori baik apabila pertanyaan yang dijawab dengan benar oleh responden

sebanyak 76-100%.

2. Kategori cukup apabila pertanyaan yang dijawab dengan benar oleh

responden sebanyak 55-75%.

3. Kategori kurang baik apabila pertanyaan yang dijawab dengan benar oleh

responden sebanyak < 55%. (Arikunto, 2006).

Page 8: BAB IV

46

6. Jadwal dan Lokasi Penelitian

Penelitian ini akan dialakukan di RSUD Cianjur, mulai bulan April – Juni 2011.

7. Etika Penelitian

Dalam melakukan penelitian, peneliti harus mendapat ijin terlebih dahulu dari

institusi terkait setelah itu peneliti melakukan penelitian dengan menekankan

pada masalah etika seperti surat persetujuan.