Astri 2 - Multisensori Terintegrasi

download Astri 2 - Multisensori Terintegrasi

of 42

  • date post

    08-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    232
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Astri 2 - Multisensori Terintegrasi

Sensori Integrasi

SENSORY INTEGRATIONPresentan: Setia Wati Astri ArifinPembimbing: Dr. Fitri Anestherita, SpKFR1DefinisiThe neurological process that organizes sensation from ones own body and from the environment and makes it possible to use the body effectively within the environment. Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.Ayers (1972a) defined sensory integration as the neurological processes that organizessensation from ones own body and from the environment and makes is possible to use

2

KomponenAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.3How Does Sensory Integration Occurs?Yack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40How Does Sensory Integration Occurs?Yack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40Results of Sensory IntegrationArousal = level of alertnessPerubahannya dipengaruhi situasi dan aktivitas tertentuUmumnya berubah pada setiap waktuYack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40Sensory Defensive BehavioursTouch (Tactile defensiveness)Gravitational insecurityAuditory defensivenessVisual defensivenessOral defensiveness smell, touch and taste. Other

Tendency to react negatively, or with alarm, to sensations that are considered generally inoffensive high levels of anxietyYack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40DyspraxiaDifficulty in motor planningInefficient processing of tactile, vestibular, proprioceptive systems.Gangguan dalam melakukan imitasi gerakan, dalam berbicaraYack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40Disfungsi Integrasi SensoriKelainan dimana input sensorik tidak terintegrasi atau termodulasi dengan baik oleh susunan saraf pusat (neural traffic jam). Informasi sensori get tied up in traffic sehingga beberapa bagian dari otak tidak mendapat informasi sensori untuk melakukan tugasnya.Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.9DISFUNGSI INTEGRASI SENSORI Apabila input sensori tidak diintegrasi secara tepat, seorang anak akan menginterpretasikan dunia secara berbeda gangguan perkembangan dan perilakuGangguan pemrosesan sensori terbagi menjadi beberapa tipe, yaitu sensory modulation disorder (SMD), Sensory-based motor disorder (SBMD) sensory discrimination disorder (SDD)

Miller LJ, Anzalone ME, Lane SJ, Cermak SA, Osten ET.Concept evolution in sensory integration: A proposednosology for diagnosis. Am J Occup Ther 2007;61:135-40.Kesulitan mengatur intensitas respon adaptif thp stimulus tertentu. Ditunjukkan dengan reaksi yg tidak sesuai situasi (berlebihan/tidak bereaksi)Berespons terhadap sensasi dengan lebih cepat, lebih intens, atau lebih lama daripada yang sewajarnyaKurang berespons atau tidak memperhatikan rangsangan sensori dari lingkunganApatis, tidak memiliki dorongan untuk sosialisasi & eksplorasiAnak merasa tidak puas shg mencari sensasi yg lebih intensMakan makanan pedas, suara keras, memutar-mutar tubuhGangguan menerima dan melakukan perilaku barukoordinasi yang buruk pada oromotor, motorik kasar, dan motorik halusKesulitan untuk menstabilkan tubuh saat bergerak &beristirahatTampak lemah, mudah lelah, cenderung tidak menggunakan tangan yang dominan secara konsistenKetidakmampuan dalam merencanakan suatu gerak motorik baru, karena gangguan proses sensoris dari sistem vestibuler dan proprioseptifkesulitan dalam menginterpretasi kualitas rangsangan

Rangsang yang berkembang paling awal dan memiliki dampak utama pada proses perkembangan selanjutnya adalah taktil, vestibular, dan propioseptif. Berlanjut hingga umur 7 tahun.11Sistim TaktilRangsang terhadap sentuhanMerupakan stimulus awal yang mempengaruhi refleks bayiTaktil: sentuhan halus, tekanan, vibrasi, suhuSistim taktil: Protektif dan DiskriminatifDisfungsi TaktilGangguan diskriminatif: hipersensitif atau hiposensitifExcessive registration and orientation gangguan modulasi sensoriHiposensitif concern (cth: burn injury)Yack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40Sistim VestibulerPergerakan, gravitasi dan perubahan posisi kepalaMemberi informasi tentang perubahan posisi (dinamis)dan posisi diam (statis). Kaitan erat vestibuler dan auditory (bayi yang diayun)Sistim vestibuler: Protektif dan Diskriminatif

Disfungsi VestibulerGangguan diskriminatif: hiperresponsif atau hiporesponsifMenyebabkan gangguan self regulation and motor planning

Yack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40

Sistim ProprioseptifUnconscious awareness of bodyReseptor pada otot, tendon, ligamen, kapsul, dan jaringan ikatMembantu dalam mengatur kadar arousalStretching to decrease anxietyDisfungsi ProprioseptifUnder responsive mencari sensory input yang lainYack E, SuttonS, Aquilla P. Building Bridges through Sensory Integration 2nd ed. Las Vegas: Sensory Resources LLC; 2002. h. 21-40

AuditoryVestibular (gravity and movement)Proprioceptive(muscle and joints)Tactile (touch)Visual -Eye movement, -Postur-Balance-Muscle toneGravitational security-suckling-eating-mother-infant bond-tactile comfort-body perceptioncoordination of 2 sides of bodyMotor planningAttention spanEmotional stabilitySpeech

languageeye-hand coordinationVisual perceptionPurposeful activity-ability to concentrate-ability to organize-self esteem-Self confidence-Academic learning ability-abstract toughtspecialization of each side of the body and brain END PRODUCTSENSESINTEGRATION15Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.16Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.17Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.18Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.19Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.20Tahapan Perkembangan Integrasi SensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1982.21sensory integration and praxis test22Children with sensory processing disorders often operate primarily at the brain stem level. They may display primitive instincts for survival and protection, demonstrating fight or flight, causing the body to function on auto pilot, thereby limiting function and learning. It is so IMPORTANT for children to feel safe, secure, comfortable and confident in every learning environment, because we cannot learn when we are stressed!http://www.tumblr.com/search/pediatric+occupational+therapyTujuan teori Integrasi Sensorik24Tenaga Ahli(Pendekatan Holistik)Ruangan yang luasPeralatan Khusus

Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.25Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.26APLIKASI SENSORIK SECARA LANGSUNG27

Input Taktil : Deep Pressure SensationPemberian input taktil dapat bersifat menfasilitasi dan menginhibisi, tergantung pada : lokasi dan tingkat kedalaman sentuhanManfaat : anak menjadi lebih tenang dan terorganisirTeknik Hamburger atau Burito permainan dimana anak dibungkus selimut atau diletakkan di antara 2 matras lalu diberi penekanan pada tubuhnya untuk merangsang reseptor taktil dan tekanan di kulit

Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.

28

Input Taktil : Memijat SendiMemijat sendi atau meregangkan sendi untuk merangsang reseptor di sendi dan otot

Ayres J. Sensory Intergration and The Child. California : WPC ; 1982.30

Input TaktilAnak senang dengan sentuhan tekstur yang lengket Beri rangsangan dengan memegang : lem/ play dough/ stiker/ rubber toys Atau rangsangan lain : air, beras, biji-bijian, pasirTeknik Brushing (The Willbarger Protocol) untuk anak yang sangat sensitifAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.

31

THE WILBARGER PROTOCOLDurasi 2-3 menit, diulang setiap 2 jam saat anak terjagaMenggunakan sikat khusus (halus, bahan plastik)Disentuhkan secara lembut dan sedikit penekanan pada kulit anak dari lengan ke kaki, hindari daerah wajah, dada, dan perut (karena akan menimbulkan adverse reaction)Manfaat : meningkatkan daya perhatian, mengurangi rasa takut akan sentuhan, meningkatkan koordinasi anak.http://www.ot-innovations.com/content/view/55/46/

32

Input Taktil : Getaran / VibrasiMerupakan cara terbaik untuk menstimulasi reseptor di tubuh, terutama tulangTujuan : menstimulasi reseptor getaran di tulang ke sistem vestibulerHati-hati oleh karena mempengaruhi pertumbuhan tulang anakJenis : vibrasi pada wajah ; motor-driven vibrating board (anak dapat tidur, duduk, atau berdiri di atas alat yang bergetar)

Ayres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.

33

Input PenghiduWewangian yang kuat akan menstimulasi sistem retikular arousal (rangsangan) sistem ini akan mempengaruhi seluruh sistem sensorikAyres J. Sensory Integration and The Child. California : WPC ; 1972.

34

Input PropioseptifPropioseptif untuk melokalisir tubuh terhadap sekitarTerapi :SkippingMeloncat di atas trampolinFrog jumps

35TERAPI AKTIVITAS36

Scooter BoardPapan kayu dengan 4 roda, roda dapat berputar ke segala arahPapan cukup besar untuk menopang tubuh anak; kepala, dada atas, tangan, dan kaki anak dibiarkan tergantungGunakan alas karpet