Aplikasi Sistem Teknologi Informasi di Fungsi-fungsi · PDF file 2018. 4. 10. ·...

Click here to load reader

  • date post

    28-Feb-2021
  • Category

    Documents

  • view

    1
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Aplikasi Sistem Teknologi Informasi di Fungsi-fungsi · PDF file 2018. 4. 10. ·...

  • 1

    Aplikasi Sistem Teknologi Informasi di Fungsi-fungsi

    Organisasi

    Week 4

    STIE Dewantara

  • 2

    Pendahuluan

     Sistem informasi dapat diterapkan secara internal dan eksternal perusahaan

     Secara eksternal, sistem informasi yang ada ditarik ke luar menjangkau ke pelanggan

     Secara internal, sistem informasi dapat diterapkan di dalam fungsi-fungsi organisasi atau di tingkatan-tingkatan organisasi.

  • 3

    Lanjutan …

     Konsep sistem informasi jika diterapkan dalam fungsi-fungsi organisasi akan menjadi:

    1. Fungsi akuntansi menjadi sistem informasi akuntansi (accounting information system), 2. Fungsi keuangan menjadi sistem informasi keuangan (financial information system), 3. Fungsi pemasaran menjadi sistem informasi pemasaran (marketing information system),

  • 4

    Lanjutan …

    4. Fungsi produksi menjadi sistem informasi produksi (production information system atau manufacturing information system), 5. Fungsi SDM menjadi sistem informasi sumber daya manusia (human resource information system).

    Sistem-sistem informasi di atas dikenal dengan nama sistem informasi manajemen (management information systems), yang sudah diterapkan di Amerika Serikat pada tahun 1970-an

  • 5

    Lanjutan …

     Sistem informasi fungsional, dimaksudkan untuk menyediakan informasi kepada manajer-manajer fungsi.

     Misal, sistem informasi pemasaran merupakan sistem informasi yang diterapkan di fungsi pemasaran untuk menyediakan informasi bagi manajer-manajer di fungsi pemasaran untuk semua tingkatan manajemen, yaitu manajer bawah, menengah, dan atas.

  • 6

    Lanjutan … Sistem informasi akuntansi mendasari sistem-sistem informasi fungsional yang Lainnya, dan menunjukkan bahwa sistem- sistem informasi lainnya berhubungan dengan sistem informasi akuntansi.

     Implikasinya….?

    Mengapa

    demikian…..?

  • 7

    Lanjutan …

     Sistem-sistem informasi di fungsi- fungsi organisasi dapat berdiri sendiri- sendiri di masing-masing fungsi atau terintegrasi satu dengan yang lainnya.

     Jika terintegrasi, maka data keuangan di sistem informasi akuntansi dapat dimanfaatkan sehingga dapat digunakan oleh sistem-sistem informasi lainnya yang terintegrasi dengan sistem informasi akuntansi ini.

  • 8

    Lanjutan …

     Salah satu paket komputer yang terkenal yang berisi dengan modul-modul sistem- sistem informasi fungsional adalah ERP (Enterprice Resource Planning),

    dengan nama produknya misal adalah SAP, Baan, J.D. Edwards, Oracle dan PeopleSoft.

    Salah satu penyebab produk ERP sukses adalah karena mengintegrasikan sistem- sistem informasi fungsional.

  • 9

    Sistem Pengolahan Transaksi

     Sistem informasi yang digunakan untuk level operasional disebut juga dengan nama SPT (Sistem Pengolahan Transaksi) atau TPS (Transaction Processing Systems).

     Disebut sistem pengolahan transaksi (transaction processing systems), karena sistem ini menangkap transaksi-transaksi bisnis yang terjadi, mencatatnya di dokumen-dokumen dasar, memasukkannya ke dalam sistem informasi dan merekamkannya ke basis data dan mengolahnya menjadi informasi- informasi pencatatan nilai (score keeping information).

  • 10

    Lanjutan …

     Transaksi-transaksi bisnis terjadi di tingkat bawah (operasional) organisasi. Transaksi- transaksi bisnis ini dapat berupa transaksi- transaksi keuangan dan non keuangan.  Transaksi bisnis keuangan operasional ditangani oleh TPS sistem informasi

    akuntansi.  Transaksi bisnis non keuangan

    operasional ditangani oleh TPS masing-masing sistem

    informasinya.

  • 11

    Sistem-Sistem Informasi Fungsional

     Sistem informasi manajemen dapat digunakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di fungsi-fungsi bisnis, yang meliputi area akuntansi, produksi, pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia. Sistem informasi yang diterapkan di area fungsi-fungsi tersebut dinamakan sistem-sistem informasi fungsional/sistem informasi bisnis, tdd:  Sistem informasi akuntansi (SIMAK atau SIA),  Sistem informasi keuangan (SIMKEU),  Sistem informasi pemasaran (SIMPEM),  Sistem informasi produksi (SIMPRO),  Sistem informasi sumber daya manusia

    (SIMSDM).

  • 12

    Sistem Informasi Akuntansi

     Sistem informasi akuntansi (SIMAK atau SIA) adalah sistem informasi yang merekam dan melaporkan transaksi bisnis, aliran dana dalam organisasi, dan menghasilkan laporan keuangan.

     Tujuan sistem informasi akuntansi adalah:

     Untuk mendukung operasi-operasi sehari-hari (to support the day to day operations)

    TPS (transaction processing systems) dalam SIA mengolah data transaksi menjadi informasi yang berguna untuk melakukan kegiatan operasi sehari-hari.

  • 13

    Lanjutan …  Mendukung pengambilan keputusan manajemen

    (to support decision making by internal decision makers)

    Manajemen menengah membutuhkan informasi akuntansi untuk melihat penyimpangan- penyimpangan yang terjadi antara yang dibudgetkan dengan nilai realisasi yang dilaporkan oleh SIA. Manajemen atas membutuhkan informasi akuntansi untuk perencanaan, misal informasi penjualan dan perencanaan arus kas.

  • 14

    Lanjutan …  Untuk memenuhi kewajiban yang berhubungan

    dengan pertanggung-jawaban(to fulfill obligations relating to stewardship)

    Manajemen perusahaan perlu melaporkan kegiatannya kepada stakeholder (pemilik, pemegang saham, kreditor, serikat pekerja, pemerintah, otoritas pasar modal, dll.)

    Informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh stakeholder adalah informasi tentang laporan keuangan yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

  • 15

    Siklus Akuntansi

     SIA mempunyai beberapa sistem-sistem bagian (sub-systems) yang berupa siklus- siklus akuntansi, yaitu:

     Siklus pendapatan (revenue cycle),

     Siklus pengeluaran kas (expenditure cycle),

     Siklus konversi (conversion cycle),

     Siklus manajemen sumber daya manusia (human resource management cycle), dan

     Siklus buku besar dan pelaporan keuangan (general ledger and financial reporting cycle).

  • 16

    Lanjutan …  Siklus akuntansi merupakan prosedur yang juga

    berfungsi sebagai penghubung (interface) antara fungsi-fungsi di organisasi.

     Sebagai penghubung (interface), siklus-siklus akuntansi akan membawa output dari suatu fungsi menjadi input ke fungsi lainnya, termasuk fungsi akuntansi.

  • 17

    Sistem Informasi Pemasaran

     Sistem informasi pemasaran (SIMPEM) atau marketing information system (MKTIS) adalah sistem informasi yang mendukung perencanaan, kontrol, dan pemrosesan transaksi yang dibutuhkan untuk penyelesaian aktivitas pemasaran seperti manajemen penjualan, advertising, dan promosi.

     Komponen dalam SIMPEM mempunyai komponen yang sama seperti sistem informasi secara umum, perbedaannya adalah pada konteks dan letak dari sistem informasinya.

  • 18

    Lanjutan …  Pada SIMPEM komponen inputnya adalah input data

    tentang pemasaran, modelnya berupa model pemasaran, basis datanya merupakan basis data pemasaran, dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran. Komponen teknologi dan kontrol lebih bersifat umum.

  • 19

    Komponen Output Pemasaran

     Terdapat lima kelompok informasi yang umumnya dibutuhkan oleh manajemen di fungsi pemasaran. Kelompok output ini dikenal dengan istilah 4P dan 1 Integration Mix, yaitu:

     Product (produk),

     Place (tempat),

     Promotion (promosi),

     Price (harga), dan

     Integration mix (gabungan integrasi).

  • 20

    Sistem Informasi Produksi

     Sistem informasi produksi (SIMPRO) adalah sistem informasi yang mendukung perencanaan, kontrol, dan penyelesaian proses manufaktur.

     Sistem produksi terdiri dari dua macam, yaitu sistem produksi fisik dan sistem informasinya.

     Sistem produksi fisik, merupakan sistem fisik untuk mengendalikan alat-alat produksi. Disebut juga sistem pengendalian produksi atau PCS (production control system). PCS berada di level operasi. PCS terdiri dari CAD, CAM, Robot, dan CIM.

  • 21

    Lanjutan …

     Sistem informasi produksi, menghasilkan informasi kepada manajer-manajer di fungsi produksi.

  • 22

    Lanjutan …

     KOMPONEN OUTPUT PRODUKSI

    Empat macam kelompok output yang dihasilkan oleh sistem informasi produksi, yaitu:

     Informasi-informasi proses produksi, menunjukkan kejadian-kejadian selama proses produksi berlangsung,

     Informasi-informasi sediaan, menunjukkan status dari bahan mentah, barang dalam proses, dan sediaan jadi,

  • 23

    Lanjutan …

     Informasi-informasi kualitas produk, menunjukkan informasi yang berhubungan dengan penanganan kualitas selama proses produksi,

     Informasi-i