anatomi fisiologi THT

Click here to load reader

  • date post

    07-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    140
  • download

    10

Embed Size (px)

description

fisiologi THT

Transcript of anatomi fisiologi THT

1

DINAR KUKUH PRASETYO012095876SGD 9

1. Anatomi telinga 0. telinga luar I.TELINGA LUAR Daun Telinga : mrpkan lipatan kulit yg membungkus fibrokartilago, kec. lobulus dan anti helix . melekat di kepala , erat oleh ligamen dan otot.

Liang Telinga Luar : - lubangnya MAE salurannya CAE

0. 1/3 lateral dibentuk oleh cartilage0. 2/3 medialnya tulang0. Dibagi : 1. Auricular 1. Meatus acusticus externus (liang telinga luar)0. Persarafan :1. N. auriculotemporalis1. N. occipitalis minor1. N. auricularis major1. Ramus auricularis nervi vagi1. N. facialis0. Inervasi :1. a. temporalis superficialis1. ramus auricularis profundus a. temporalis1. a. auricularis posterior0. telinga tengah Pembagian secara Anatomis : 1. mb. timpani 2. cavum timpani 3. tuba eustachii 4. mastoid dan selulae

Pembagian secara Fisiologis : a. Timpani Anterior : - meso timpani - hipo timpani - tuba auditiva b. Timpani Posterior : - epitimpani - retrotimpani

1. membrane tympani0. memisahkan cavum tympani dengan MAE0. membrane tipis, semitransparan , oval, kedudukan miring caudomedial, 50 derajat thd MAE0. dibagi mjd : pars flaccid (superior), pars tensa (inferior)0. dilekati oleh manubrium malei pada medialnya1. cavum tympani0. Rongga berisi udara didlm pars petrosa os.temporalis0. Dibagi manjadi :0. Dinding lateral : Terisi oleh membrane tympani dan cincin tulang tempat perlekatan membrane tympani, pars squamosa os.temporalis.Terdapat bangunan membrane tympani, yang menyilang pars flaccid membrane tympani (post ke ant)0. Dinding medial :Memisahkan cavum tympani dengan telinga dalam.Bangunan2 : 1. fanestra vestibule, menuju telinga dalamLateral : basis stapideusMedial : perilymphe vestibuli2.fenestra cochlearisMedial : perilympe dr ujung saluran cochlea3.promontorium :dibentuk dr tonjolan bagian cochlea dan mengandung serabut saraf dr plexus tympanicus

4.tonjolan dr canalis nervus facialis0. Dinding anterior1.tuba auditiva (eustachii) fungsi : untuk menyamakan tekanan telinga tengah dan faring2.canalis untuk m.tensor tympanica3.cabang2 a.carotis interna0. Dinding posterior1.aditus dan antrum mastoideum2.eminentia pyramidalis (berisi m.stapedius)0. Atap Tegmen tympani (bag. Os.petrosum), memisahkan cavum tympani dgn fossa crania media0. Dasar 0. Memisahkan cavum tympani dr a.carotis interna dan v. jugularis interna0. Dibentuk oleh :1.lamina tympanica2.fossa jugulare3.canalis caroticus4.nervus Jacobsen (cabang tympanica N.IX)

1. ossicula auditiva1. malleus1. caput : bersendi dgn incus1. leher (collum mallei)1. manubrium : tempat insertio m.tensor tympanicum & melekat pada membrane tympani1. proc. Ant: berhub. Dgn fissure petrotympanicum1. proc. Lateralis: berhub. Dgn bagian atas membrane tympani1. incus1. corpus: bersendi dgn caput mallei1. crus longum:bersendi dgn caput stapedii1. crus brevis:berhub. Dgn reccessus epitympanicum1. stapedius1. caput: bersendi dgn incus1. collum: tempat insertion m.stapedius1. crus: menghub.kan collum dgn basis1. basis: melekat pd fenestra ovalis

1. tuba auditiva1. adnexa mastoidea1. nervus facialis

1. persendian : articulation synovial1. Fungsi : menghantarkan getaran suara ke telinga dalam1. Otot :1. M. stapediusOrigo: pyramida pd dinding posteriorInsertio: collum stapediiPersarafan : n. facialisFungsi : relaksasi basis stapedii difenestra ovalis, untuk mengurangi tagangan pd membrane tympani1. M. tensor tympanicaOrigo: pars cartilage tuba auditivaInsertio: manubrium malleiPersarafan : cabang n. pterygoidi medialis (n. mandibularis)Fungsi : menarik membrane tympani kedalam dan menekan basis stapedii pd fenestra ovalis, shg membrane tympani mjd lebih tegang

0. telinga dalam

1. labyrinth osseastruktur ini letaknya didlm pars petrosa os.temporalis, dilapisi periosteum dan mangandung cairan perylimfe. Didlm na terdapat labyrinth membranacea yg terdiri dr 3 bagian :0. vestibulum0. letak : diantara cochlea (dpn) & canalis semicircularis (blkng)0. isi: sacculus, utriculus, sebagian dr ductus endolymphatycus0. cochlea0. fungsi : dlm proses pendengaran & keseimbangan0. berbentuk konus 0. modiolus adl tulang pusat, sebagai sumbu dmn cochlea melingkar spt spiralis0. isinya duktus cochlearis0. membrane basilaris mambagi sal. Didlm cochlea mjd dua (scala tympani & scala vestibuli) dan saling berhub. Di apeksnya0. membrane vestibularis0. canalis semicircularis0. ada 3 buah canalis anterior, posterior, lateral0. semua canalis saling tegak lurus 90 derajat dan saling tegak lurus satu dgn yg lain dan terletak 45 derajat thd bidang sagital0. semua kanalis berbentuk 2/3 lingkaran0. pd satu ujungnya melebar membentuk ampula

1. fisiologi fisiologi pendengaran :proses mendengar diawali dengan ditangkapnya energi bunyi oleh daun telinga dalam bentuk gelombang yang dialirkan melalui udara atau tulang ke koklea.Getaran tsb menggetarkan membran timpani diteruskan ke telinga tengah melalui rangkaian tulang pendengaran yang akan mengamplifikasi getaran melalui daya ungkit tulang pendengaran dan perkalian perbandingan luas membran timpani dan tingkap lonjong, sehingga perilimfe pada skala vestibuli bergerak.Getaran diteruskan melalui membran reissner yang mendorong endolimfa sehingga akan menimbulkan gerak relatif antara membran basalis dan membran tektoria.Proses ini merupakan rangsang mekanik yang menyebabkan terjadinya defleksi stereosilia sel2 rambut, sehingga kanal ion terbuka dan terjadi penglepasan ion bermuatan listrik dari badan sel.Keadaaan ini menimbulkan proses depolarisasi sel rambut , sehingga melepaskan neurotransmitter ke dalam sinapsis yang akan menimbulkan potensial aksi pada saraf ausitorius , lalu dilanjutkan ke nukleus auditirius sampai ke korteks pendengaran di lobus temporalis

1. telinga luar 1. Auricular F : mamantulkan, mangumpulkan, mangarahkan gelombang suara

1. Meatus acusticus externus (liang telinga luar)F : manghantarkan gelombang suara dr auricular ke membrane, serta menggaungkan dan memperkuat gelombang suara

1. telinga tengah 1. membrane tympaniF : sebagai baroreseptor (dgn bergetar / bergerak) meneruskan impuls suara ke ossicula auditiva. Membrane ini memisahkan cavitas tympanica dgn MAE

1. cavum tympaniF : berisi udara yg berasal dr nasopharynx dan melalui tuba auditiva

1. ossicula auditivaF : meneruskan dan memperkuat impuls dr mambrana tympani kebasis stapes

1. tuba auditivaF : tabung yg menghub.cavum tympani dgn nasopharynx dan menyeimbangkan tekanan udara pd kedua sisi membrane tympaniFungsi dari Tuba auditiva.1. Drainase, berdasarkan gerakan membuka tuba dan gerakan silia di mukosa tuba dimana gerakan silia seperti lecutan cambuk yang bergerak dari arah cavum tympani ke nasofaring sehingga menghambat pergerakan kuman yang akan masuk ke auris media. Juga untuk mengeluarkan produk atau kotoran dari auris media.2. Proteksi, dilakukan oleh jaringan limpoid dan sel goblet dari mukosa tuba, sel goblet menghasilkan lisosom yang bersifat bakterisid.3. Aerasi, yaitu menjaga keseimbangan tekanan udara dalam telinga terhadap dunia luar melalui proses membuka-menutup tuba, sebagai contoh saat menelan tuba akan membuka.

1. adnexa mastoideaF : mengandung rongga udara yg disebut cellulae

1. nervus facialisF : memeruskan rangsangf yg diterima organoon corti ke otak

1. telinga dalam 1. labyrinth ossearuangan yg berisi cairan perylimphe (tinggi natrium & rendah kalium)F : gerakan perylimpha berfungsi untuk meneruskan getaran ke membrane0. vestibulumF : pendengaran & keseimbangan0. cochleaF : pendengaran & keseimbangan0. canalis semicircularisF : keseimbangan kinetik

1. labyrinth membranacearuangan yg berisi cairan perylimphe ( rendah natrium & tinggi kalium)1. labyrinthus vestibularisutriculusF : bereaksi terhadap gerakan linear horisontalSacculusF : bereaksi terhadap gerakan linear vertikalductus semicircularisF : bereaksi terhadap percepatan sirkuler1. labyrinthus cochlearisductus cochlearis / scala mediaF : tabung berbentuk kumparan spiral dlm canalis spiralis coclea, untuk keseimbangan. Batas scala tympani dibawah & scala media diatasnya.

KELAINAN TELINGAMacam2 kelainan telinga luar , tengah , dalam Kelainan telinga luar1. infeksi dan radang0. furunkulosis (otitis eksterna sirkumskripta)Kondisi umum ini terbatas pada bagian kartilaginosa meatus akustikus eksternus. furunkulosis dimulai dari suatu folikel pilosebaseus dan biasanya disebabkan oleh Staphylococcus aureus atau S.albus.0. otitis eksterna difusainfeksi ini dikenal dengan nama swimmers ear.Biasanya terjadi pada cuaca yang panas dan lembab, terutama disebabkan oleh kelompok Pseudomonas dan kadang2 juga Staphylococcus albus , escherichia coli dan Enterobacter aerogenes.Danau dan kolam renang pribadi merupakan sumber potensi untk infeksi ini.Gambaran diagnostik antara lain :1. nyeri tekan tragus1. nyeri hebat1. pembengkakan sebagian besar dinding kanalis1. sekret yang sedikitpendengaran normal atau sedikit berkurang1. tidak adanya partikel jamur1. mungkin ada adenopati regional yang nyeri tekan 0. infeksi jamur (otomikosis)dua jenis jamur yang sering menyebabkan reaksi radang liang telinga adalah :2. Pityrosporum Hanya menyebabkan sisik superfisial yang menyerupai ketombe pada kulit kepala atau dapat menyertai suatu dermatitis seboroika yang meradang atau dapat menjadai dasar berkembangnya infeksi lain yang lebih berat seperti furunkel atau perubahan ekzematosa2. Aspergillus (A.niger , A.flavus)Jamur ini kadang2 didapakan dari liang telinga tanpa adanya gejala apapun kecuali rasa tersumbat dalam telinga , atau dapat berupa peradangan yang menyerang epitel kanalis atau gendang telinga dan menimbulkan gejala2 akut0. Herpes