Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

download Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

of 109

  • date post

    04-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    1/109

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    2/109

    iANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 2013

    K T PENG NT R

    Pemahaman secara komprehensif terhadap persoalan kesenjangan antardaerah perlumenjadi acuan dalam perumusan perencanaan pembangunan, sehingga dapat mendukungkebijakan nasional dalam upaya pemerataan pembangunan di Indonesia. Untuk memberikanlandasan dalam menentukan arah kebijakan mengurangi kesenjangan antardaerah, diperlukandata dan informasi objektif, serta teknik pengolahan data tertentu sehingga dapat memberi

    gambaran berbagai aspek yang menunjukkan adanya kesenjangan. Aspek-aspek yang memilikiurgensi tinggi untuk dilihat pada konteks kesenjangan adalah kesenjangan perekonomian daerahdan kesejahteraan masyarakat, serta aspek-aspek yang mempengaruhinya.

    Berdasarkan hasil pengumpulan data dari berbagai sumber yang kompeten danpengolahan data, telah dihasilkan berbagai informasi penting yang menggambarkan adanyakesenjangan. Informasi kesenjangan yang disajikan dalam buku ini dibagi menjadi 5 (lima)bagian yang meliputi:Bagian Pertama, berisi uraian yang menjadi latar belakang penyusunanbuku ini, dan penjelasan sistematika penyajian buku. Bagian Kedua, berisi uraian Metodologidan analisis kesenjangan antardaerah, bagian ketiga berisi uraian kesejangan perekonomianantardaerah,bagian keempat, berisi uraian Kesenjangan infrastruktur Antarwilayah, bagian

    kelimaberisi uraian kesenjangan analisis Pendapatan dan Belanja Daerah. Data yang digunakandalam publikasi ini bersumber dari informasi yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik, PT.PLN, Departemen Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian/ Lembaga dan sumber data lainnya.

    Informasi kesenjangan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pemahaman

    terhadap kondisi dan perkembangan kesenjangan di Indonesia dilihat dari beberapa aspek yangdibahas. Dengan demikian melalui informasi dari hasil analisis kesenjangan ini diharapkan

    dapat menjadibenchmarking, sehingga kondisi atau kinerja tiap daerah bisa diperbandingkandengan daerah yang lain. Selanjutnya berdasarkan informasi kesenjangan antar daerah ini

    diharapkan dapat memberikan orientasi terhadap berbagai kebijakan dan program pengurangankesenjangan antardaerah.

    Kami mengucapkan terimakasih atas segala dukungan berbagai pihak dalampenyusunan dan penerbitan buku ini. Kami sangat menghargai kritik dan saran dari berbagaipihak guna menyempurnakan publikasi ini pada edisi yang mendatang.

    Jakarta, Desember 2013

    Deputi Bidang Pengembangan Regional

    d a n O t on o mi D a er a h

    Dr. Ir. Max H. Pohan, CES, MA

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    3/109

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    4/109

    iiiANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 2013

    Tim Penyusun

    PENGARAH:

    Dr. Ir. Max H. Pohan, CES, MADeputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah

    PENANGGUNG JAWAB :

    Ir. Arifin Rudiyanto M.Sc, Ph.D

    Direktur Pengembangan Wilayah

    TIM PENYUSUN :

    Drs. Sumedi Andono Mulyo, MA, Ph.D; Awan Setiawan, SE, MM, ME

    Yudianto, ST, MT, MPP; Supriyadi, S.Si, MTP; Rudi Alfian, SE;

    Agung Widodo, SP, MIDEC; Fidelia Silvana, SP, M.Int.Econ & F;

    Septaliana Dewi Prananingtyas, SE, M.Bus,Ec; Bimo Fachrizal Arvianto, S.Si;

    Hari Dwi Korianto, S.Kom, M.Si; Gatot Pambudhi Poetranto, S.Kom, MPM;

    Ronny Komala Winoto, S.Kom.

    TIM AHLI:

    Bambang Waluyanto; Nana Mulyana; Aziz Faizal Fachrudin; Setya Rusdianto;

    Tri Supriyana; Iskandar Zulkarnaen

    TIM PENDUKUNG:Anna Astuti; Eni Arni ; Sapto Mulyono;

    Zulkarnaen, S.Kom; Cecep Supriyadi; Donny Yanuar.

    Komentar, saran dan kritik dapat disampaikan ke:

    Direktorat Pengembangan Wilayah

    Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah

    Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)

    Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta Pusat 10310

    Telp/Fax. (021) 3193 4195Email. dit.pw@bappenas.go.id

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    5/109

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    6/109

    vANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 2013

    DAFTAR ISIKata Pengantar i

    Daftar isi v

    Daftar Tabel vii

    Daftar Gambar xi

    1. PENDAHULUAN 11.1. Latar Belakang 1

    1.2. Sistematika Penyajian 3

    2. METOLOGI ANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 52.1. Analisis Kesenjangan Perekonomian Antarwilayah 5

    2.1.1. Metode Analisis Pendapatan Regional 6

    2.1.2. Metode Analisis Kesenjangan berdasarkan Pola dan Struktur

    Pertumbuhan Ekonomi 62.2. Analisis Kesenjangan kesejahteraan Infrastruktur antarwilayah 8

    2.3. Analisis Pendapatan dan Belanja Daerah 9

    2.4. Metode Penyajian Kesenjangan. 10

    3. KESENJANGAN EKONOMI ANTARWILAYAH 133.1. Kesenjangan Ekonomi Wilayah 13

    3.1.1. Disparitas Nilai PDRB dan PDRB Antarwilayah. 13

    3.1.2. Disparitas PDRB Perkapita Antarwilayah (Dispersion Ratio) 15

    3.1.3. Kesenjangan Wilayah (Williamson Index) 213.1.4. Kesenjangan Pendapatan (Gini Ratio) 24

    3.2. Kesenjangan Sosial 26

    4. KESENJANGAN INFRASTRUKTUR ANTARWILAYAH 294.1. Kesenjangan Infrastruktur Jalan 30

    4.1.1. Wilayah Sumatera 31

    4.1.2. Wilayah Jawa Bali 32

    4.1.3. Wilayah Nusa Tenggara 34

    4.1.4. Wilayah Kalimantan 35

    4.1.5. Wilayah Sulawesi 37

    4.1.6. Wilayah Maluku dan Papua 38

    4.2. Kesenjangan Infrastruktur Energi Listrik 40

    4.2.1. Wilayah Sumatera 41

    4.2.2. Wilayah Jawa Bali 42

    4.2.3. Wilayah Nusa Tenggara 43

    4.2.4. Wilayah Kalimantan 43

    4.2.5. Wilayah Sulawesi 44

    4.2.6. Wilayah Maluku dan Papua 45

    4.3. Kesenjangan Infrastruktur Telekomunikasi 46

    4.3.1. Wilayah Sumatera 46

    4.3.2. Wilayah Jawa Bali 474.3.3. Wilayah Nusa Tenggara 48

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    7/109

    vi ANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 2013

    4.3.4. Wilayah Kalimantan 48

    4.3.5. Wilayah Sulawesi 49

    4.3.6. Wilayah Maluku dan Papua 50

    5. ANALISIS PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 515.1. Analisis Pendapatan Daerah 51

    5.1.1. Rasio Kemandirian Daerah 51

    5.1.2. Rasio Pajak (Tax Ratio) 54

    5.1.3. Ruang Fiskal Daerah 56

    5.2. Analisis Belanja Daerah 59

    5.2.1. Rasio Belanja Pegawai terhadap Total Belanja Daerah 59

    5.2.2. Rasio Belanja Pegawai Tidak Langsung Terhadap Total Belanja 62

    5.2.3. Rasio Belanja Modal Per Total Belanja 65

    5.2.4. Rasio Belanja PerJumlah Penduduk 74

    5.2.5. Rasio Belanja Modal PerJumlah Penduduk 76

    5.3. Perimbangan Kondisi Keuangan Daerah Dengan Kondisi Sosial Masyarakat 68

    LAMPIRAN 73

  • 7/21/2019 Analisis Kesenjangan Antar Wilayah 2013

    8/109

    vi iANALISIS KESENJANGAN ANTARWILAYAH 2013

    DAFTAR TABEL

    Nomor Halaman

    2.1.3.1.

    Matrik Tipologi KlassenDistribusi Nilai PDRB ADHB menurut Pulau Tahun 2008-2012

    713

    3.2. Distrubusi Nilai PDRB ADHB Menurut Usaha Berdasarkan Pulau Tahun 2012 143.3. Index Williamson Menurut Provinsi di wilayah Sumatera, Tahun 2007-2011 223.4. Index Williamson Menurut Provinsi di wilayah Jawa Bali, Tahun 2007-2011 22

    3.5. Index Williamson Menurut Provinsi di wilayah Kalimantan , Tahun 2007-2011

    23

    3.6. Index Williamson Menurut Provinsi di wilayah Sulawesi, Tahun 2007-2011 233.7. Index Williamson Menurut Provinsi di wilayah Nusa Tenggara,Maluku dan

    Papua Tahun 2007-2011

    24

    3.8. Perkembangan Kesenjangan Golongan Pendapatan (Gini Ratio) Menurut

    Provinsi Tahun 2008-2012

    25

    4.1. Panjang Jalan, Luas wilayah dan Kerapatan Jalan Antar KBI dan KTI Tahun2010

    30

    4.2. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 324.3. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 334.4. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 35

    4.5. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 364.6. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 384.7. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 404.8. Kondisi Jalan Nasional tidak Mantap antar provinsi, Tahun 2010 40

    4.9. Perbandingan Ketersedian Infrastruktur Energi Listrik Antarwilayah di

    Indonesia, Tahun 2011

    41

    4.10. Perkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi dan

    Konsumsi Listrik Perkapita di Wilayah Sumatera

    41

    4.11. Perkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi danKonsumsi Listrik Perkapita di Wilayah Jawa Bali

    42

    4.12.

    4.13.

    4.14.

    4.15.

    4.16.

    4.17.

    Perkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi dan

    Konsumsi Listrik Perkapita di Wilayah Nusa TenggaraPerkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi danKonsumsi Listrik Perkapita di Wilayah Kalimantan

    Perkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi danKonsumsi Listrik Perkapita di Wilayah SulawesiPerkembangan Jumlah Pelanggan Rumah Tangga, Rasio Elektrisasi dan

    Konsumsi Listrik Perkapita di Wilayah Maluku dan PapuaPerbandingan Pengunaan Alat Telekomunikasi Antarwilayah, Tahun 2010Jumlah dan Persentase Desa/Kelurahan menurut Keberadaan Telepon dan

    Penerimaan Sinyal Telepon Selular Diwilayah Sumatera

    43

    44

    44

    45

    46

    47

    4.18. Jumlah dan Persentase Desa/Kelurahan menurut Keberadaan Telepon danPenerimaan Sinyal Telepon Selular Diwilayah Jawa-Bali

    47

    4.19. Jumlah dan Persentase Desa/Kelurahan menurut Keberadaan Telepon danPenerimaan Sinyal Telepon Selular Diwilayah Nusa Tenggara

    48

    4.20. Jumlah dan Persentase Desa/Keluraha