6.Hormon Paratiroid, Kalsitonin

download 6.Hormon Paratiroid, Kalsitonin

If you can't read please download the document

  • date post

    13-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    55
  • download

    7

Embed Size (px)

description

hormon

Transcript of 6.Hormon Paratiroid, Kalsitonin

  • KONTROL METABOLISME KALSIUM OLEH HORMON

    Hormon Paratiroid dan Kalsitonin

  • KONTROL METABOLISME KALSIUM OLEH HORMON hormon paratiroid, kalsitonin, dan vitamin D mengatur

    metabolisme kalsium (Ca2+) dan fosfat (PO43-)

    KALSIUM 99% dalam bentuk kristal di tulang dan gigi kristal hidroksi

    apatit Ca10(PO4)6OH2 0,9% di dalam sel-sel jaringan lunak 0,1% terdapat di CES

    1/2 terikat protein plasma terbatas di protein plasma, atau berikatan dengan PO43- tidak dapat berdifusi melewati membran kapiler tidak bebas ikut serta dalam reaksi kimia

    sebagian kecil membentuk kompleks dengan asam lain (sitrat, bikarbonat dan fosfat) dapat berdifusi melewati membran kapiler tetapi tidak dapat berionisasi 1/2 berdifusi bebas (kadar normal : 9,4 mg/dl (8.5-10 mg/dL )) aktif biologis di bawah kontrol hormon (1/1000 total Ca2+) berperan penting dalam sejumlah aktifitas :

  • 1) eksitabilitas neuromuskuler penurunan kadar bebas Ca2+ meningkatkan

    permeabilitas Na+ influks Na+ potensial istirahat mendekati ambang eksitabilitas berlebihan saraf dan otot (jaringan saraf dan otot mencapai ambang oleh rangsang yang secara normal tidak efektif), dan sebaliknya

    kadar Ca2+ darah dapat normal, hipokalsemia (co. dapat menyebabkan kontraksi spastik otot pernafasan menyebabkan kematian akibat asfiksia) atau hiperkalsemia (co. dapat menyebabkan aritmia jantung & penurunan eksitabilitas neuromuskular)

  • 2) Penggabungan eksitasi-kontraksi di otot jantung dan otot polos

    Peningkatan Ca2+ sitosol di dalam sel otot menyebabkan kontraksi, peningkatan Ca2+ bebas dalam CES menurunkan eksitabilitas neuromuskuler dan mengurangi kemungkinan terjadinya kontraksi

    Ca2+ dalam sel otot polos dan jantung berasal dari CES yang masuk karena peningkatan permeabilitas Ca2+sebagai respons terhadap potensial aksi memicu mekanisme kontraksi

    Otot rangka Ca2+ berasal dari simpanan intrasel Sebagian Ca2+ di sitosol otot jantung juga berasal dari

    simpanan intrasel

  • 3) Penggabungan rangsangan-sekresi Masuknya Ca2+ ke dalam sel sekretorik yang terjadi akibat

    peningkatan permeabilitas terhadap Ca2+ sebagai respons terhadap rangsangan yang sesuai, memicu pengeluaran produk sekretorik melalui proses eksositosis (sekresi neurotransmitter oleh sel saraf dan sekresi hormon peptida dan katekolamin oleh sel endokrin)

    4) Pemeliharaan taut erat antara sel-sel

    5) Pembekuan darah sebagai kofaktor dalam proses pembekuan darah

    Kalsium intraseluler adalah 'second messenger' yang penting

  • Konsentrasi kalsium plasma diatur dengan ketat tidak semua kalsium yang dimakan akan diserap tingkat

    penyerapan tergantung hormon dan bergantung pada status kalsium tubuh

    tulang berfungsi sebagai reservoir kalsium dalam jumlah besar

    Pengaturan metabolisme kalsium bergantung pada kontrol hormon atas pertukaran antara CES dengan tulang, ginjal dan usus

  • Kontrol metabolisme kalsium mencakup dua aspek : Homeostasis kalsium cepat

    pertukaran antara tulang dan CES dan penyesuaian eksresi kalsium melalui urine

    Keseimbangan kalsium penyesuaian penyerapan kalsium di usus (berlangsung lebih lambat) dan penyesuaian eksresi kalsium melalui urine pemasukan seimbang dengan pengeluaran dalam jangka panjang (beberapa minggu sampai bulan)

  • Overview of Calcium Balance

    OVERVIEW OF CALCIUM BALANCE (Per Day Basis):*** Of the 1000 mg calcium in diet

    ---> 800 mg excreted in feces---> 350 mg absorbed & 150 mg secreted in GI tract---> Kidneys filter 10,800 mg & reabsorb 10,600 mg

    (200 mg in urine)

    *** Between calcium pool & bone, a balance exists: 500 mg formation resorption

    Ca2+ plays roles in bone formation, cell division/growth, blood coagulation, hormone-response coupling, & electrical stimulus-response coupling

    (e.g., muscle contraction/neurotransmitter release).

  • CALCIUM HOMEOSTASIS

    DIETARY CALCIUM

    INTESTINAL ABSORPTIONORGAN PHYSIOLOGY

    ENDOCRINE PHYSIOLOGY

    DIETARY HABITS,

    SUPPLEMENTS BLOOD CALCIUM

    BONE

    KIDNEYS

    URINE

    THE ONLY IN

    THE PRINCIPLE OUT

    ORGAN PHYS.

    ENDOCRINE PHYS.

    ORGAN, ENDOCRINE

  • Three Forms of Circulating Ca2+

  • Kelenjar Paratiroid Empat (90%, dapat bervariasi 2-6) kelenjar kecil seukuran

    beras pada permukaan belakang kelenjar tiroid, masing-masing pada kanan dan kiri kutub atas dan bawah kelenjar tiroid

    6 mm (L) x 3 mm (W) x 2 mm (T) susah terlihat karena mirip dengan lobulus kelenjar tiroid terdiri dari chief cell (sekresi PTH) dan oxyphil cell (fungsi

    belum jelas)

    HORMON PARATIROID (PTH) termasuk hormon peptida meningkatkan konsentrasi kalsium plasma dan

    menurunkan konsentrasi fosfat plasma, dengan bekerjapada tulang, ginjal dan usus

    esensial untuk kehidupan, tanpa PTH dalam beberapa hariasfiksia akibat spasme hipokalsemik otot pernafasan

  • Efek pada Tulang tulang pencampuran struktural matriks organik yang

    diperkuat oleh kristal anorganik , jaringan hidup yang terutama terdiri dari matriks ekstrasel organik yang diresapi oleh kristal hidroksiapatit, yang sebagian besar terdiri dari endapan garam Ca3(PO4)2 (kalsium fosfat)

    konsentrasi plasma kasium PTH memobilisasi simpanan pada tulang

    Remodelling tulang deposisi tulang (pembentukan, pengendapan) dan resorpsi tulang (pembuangan) berlangsung terus-menerus

    dalam kristal hidroksi apatit ditemukan juga ion Mg, Na, K dan karbonat serta ion berbahaya seperti strontium, radium, timah dan logam berat lainnya kemampuan tulang dalam upaya 'detoksifikasi' plasma dari ion-ion yang membahayakan

  • Bone Composition

  • Remodelling bertujuan untuk :

    1) menjaga tulang supaya dapat digunakan untuk keperluan mekanis dengan keefektifan maksimum

    Penyesuaian kekuatan tulang terhadap stres mekanik tulang atlet pengendapan lebih besar lebih masif dan

    kuat >< astronot, tirah baring lama

    2) membantu mempertahankan kadar kalsium plasma

  • Bone Remodeling Osteoclasts dissolve

    bone Large multinucleated

    giant cells Osteoblasts produce

    bone Have receptors for

    PTH, CT, Vitamin D, cytokines, and growth factors

    Main product is collagen

    When osteoblasts become encased in bone, they become osteocytes

  • sel tulang : osteoblas berperan mensintesa kolagen untuk membentuk

    matriks tulang dan berperan meletakkan bahan-bahan mineral (a.l kalsium dan fosfat) di atas matriks tersebut, sertamenghasilkan alkali fosfatase

    osteosit osteoblas yang terperangkap, memiliki enzim proteolitik yang dapat menghancurkan tulang berperan dalam emlepaskan simpanan kalsium dan fosfat dari labile pool

    osteoklas resorpsi tulang di sekitarnya dengan mengeluarkan asam yang melarutkan kristal kalsium fosfat dan enzim yang menguraikan matriks organik, berinti banyak, dapat bergerak

    Osteoprogenitor : sel induk tulang yang membentuk osteoblas

    Masa dewasa aktivitas seimbang antara pembentukan dan resorpsi tulang total massa tulang konstan

  • Osteoblas memproduksi zat yang mengontrol aktivitas osteoklas : Osteoprotegerin (OPG) Osteoprotegerin ligand (OPGL)

    ligand molekul kecil yang berikatan dengan molekul protein yang lebih besar

    OPGL berikatan dengan reseptor permukaan osteoklas meningkatkan resorpsi tulang

    OPG berikatan dengan OPGL mencegah berikatan dengan osteoklas meningkatkan kerja osteoblas

    estrogen menstimulasi aktivitas OPG

  • PTH meningkatkan konsentrasi kalsium plasma :1) menginduksi efluks cepat kalsium (tanpa fosfat) ke dalam

    plasma dari labile pool yang jumlahnya kecil ( 5 gram) di cairan tulang melalui membran osteosit-osteoblas osteolisis

    2) merangsang pelarutan tulang transfer lambat kalsium dan fosfat dari stable pool (1000 gram) ke dalam plasma

    PTH merangsang aktivitas osteoklas, pembentukan osteoklas, menghambat aktivitas osteoblas

  • Efek pada Ginjal

    (1) merangsang penghematan kalsium(2) meningkatkan pengeluaran fosfat oleh ginjal penting untuk mencegah pengendapan kembali kalsium

    yang dibebaskan dari tulang pembentukan garamkalsium fosfat kristal hidroksi apatit

    (3) meningkatkan pengaktifan vitamin D oleh ginjal

  • Efek pada Usus meningkatkan reabsorpsi kalsium dan fosfat dari usus

    secara tidak langsung melalui pengaktifan vitamin D

    Pengatur utama sekresi PTH adalah konsentrasi kalsium bebas dalam plasma kalsium palsma sekresi PTH kalsium plasma sekresi PTH

  • KALSITONIN Disekresi oleh sel C kelenjar tiroid / sel parafolikuler hormon polipeptida waktu paruh kurang dari 10 menit Terutama bekerja pada tulang, hanya memiliki efek kecil /

    minor pada ginjal dan usus menurunkan kadar kalsium plasma :1) menurunkan perpindahan kalsium dari cairan tulang ke

    dalam plasma (efek jangka pendek)2) menurunkan resorpsi tulang dengan menghambat aktivitas

    osteoklas (efek jangka panjang)dan3) menghambat absorpsi kalsium di usus halus

  • Pengatur utama sekresi kalsitonin adalah kadar kalsiumbebas dalam plasma Ca2+ plasma sekresi kalsitonin Ca2+ plasma sekresi kalsitonin

    melindungi tubuh terhadap hiperkalsemia postprandial

    Kalsitonin tidak esensial mempertahankan homeostasis kalsium dan fosfat tidak pernah ditemukan kelainan karena kekurangan atau kelebihan kalsitonin

  • KONTROL HORMONAL HOMEOSTATIS KALSIUM PADA MAMALIA Sistem umpan-balik negatif yang melibatkan dua hormon yang antagonis, yaitu kalsitonindan hormon paratiroid, mempertahankan konsentrasi kalsium dalam darah di dalam kisaranyang sangat sempit, yaitu sekitar 10 mg/1