(1997) TULISAN BG 1997

download (1997) TULISAN BG 1997

of 38

  • date post

    13-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    269
  • download

    17

Embed Size (px)

description

Kumpulan tulisan Bambang Gunawan yang dibuat pada tahun 1997.

Transcript of (1997) TULISAN BG 1997

KELAS DUA SMP SUDAH BERINTERNET RIA

KELAS DUA SMP SUDAH BERINTERNET RIA

Kabarnya Ketua BPK Penabur KPS Jakarta Ir. Harjanto Tresno sudah menyetujui agar pada tiap SMUK dipasang internet. Tetapi pelaksanaannya agak seret karena dikuatirkan kalau ada internet maka kalau telepon ke SMUK tsb menjadi susah. Ketika masih ada kekuatiran akan internet untuk SMUK tiba-tiba tanggal 27 Januari 1997 masuk e-mail dari seorang siswi kelas dua SMPK IV sbb: "Halo...nama saya Silka N., saya adalah salah seorang murid SMPK IV. Saya mempunyai usul, gimana kalau di homepagenya SMPK IV ditambah dengan daftar murid murid SMPK IV (per kelas). Terima kasih."Menerima e-mail dari alumni BPK Penabur sudah sering, juga dari siswa-siswa SMUK yang masih sekolah. Siswa kelas tiga SMP ada beberapa yang pernah mengirimkan e-mail. Tetapi dari siswa kelas dua SMP baru pertama kali ini menerimanya. Maka langsung surprise. Jadi Indonesia khususnya BPKPenabur tidak kalah dengan Amerika Serikat yang mentargetkan tiap anak berusia 12 tahun harus mampu mengakses internet. Segera e-mail tsb dibalas. Bagaimana perkembangan selanjutnya, sangat menarik.

Usulnya didiskusikan bagaimana sebaiknya karena jumlah siswa di SMPK IV cukup banyak. Juga ada ide untuk memasang selain nama juga foto per kelas. Tetapi timbul kebutuhan bahwa hal ini harus minta ijin dari Kepala Sekolah. Segera Silka ditugaskan menghadap Kepala Sekolah untuk minta ijin, apakah jawabannya: "OKE deh, nanti saya coba, tapi nggak janji ya, soalnya hari hari ini lagi ulangan umum, jadi mungkin saya baru minta ijin setelah ulangan umum. Tapi... nanti kalau Pak Sit nggak percaya gimana ???" Dari jawaban ini terkesan Silka masih tahu tugas utamanya ialah ulangan umum yang harus dihadapinya. Berarti dia bisa membagi waktu dengan baik. Yang agak unik ialah timbul keragu-raguan dengan kata-kata "Kalau Pak Sit nggak percaya gimana?". Maklumlah Silka masih kelas dua SMP.

Pertanyaan-pertanyaan segera diajukan seperti, apakah tahu sudah berapa banyak anak yang memiliki internet di SMPK IV. Kalau tahu, tolong minta alamat-alamat e-mailnya. Silka menjawab: "Saya kurang tahu sih, tapi entar deh, saya coba tanyain, berapa banyak temen temen yang pake internet dan tahu alamat web ini..." Benar saja, esok harinya Silka melaporkan sbb: "Kemarin, saya sudah coba tanyakan kepada beberapa orang teman dekat saya yang juga pakai internet, tetapi kebanyakan dari mereka yang pakai internet di rumahnya adalah orangtua atau kakaknya, jadi mereka kurang tahu mengenai homepage SMPK IV."

Timbullah rasa ingin tahu dari mana Silka tahu ada home page SMPK IV. Inilah jawabannya: "Iya yah... tapi saya juga bisa dapetin alamat SMPK IV waktu lagi iseng iseng di Yahoo!, eh taunya ada..., bukannya sengaja nyari..." Memang Yahoo adalah suatu program yang dinamakan 'search engine' yang disediakan di internet untuk mencari sesuatu informasi yang kita butuhkan. Caranya mudah sekali, hanya dengan menulis satu potong kata maka Yahoo akan melaporkan tempatnya di mana saja di seluruh dunia kata tsb dapat ditemukan. Semua ini berlangsung dalam waktu beberapa menit saja.

Beruntunglah Silka, mungkin kebetulan karena anak tunggal, maka dia memiliki komputer serdiri merk IBM type Aptiva seharga enam juta lebih dan memiliki alamat e-mail sendiri yaitu silka@indo.net.id. Ketika ditanyakan rupanya Anda hobby komputer, jawabnya: "Yah..lumayan sih...saya seneng juga.. Apalagi kalo udah masuk ke Netscape...". Memang kini program Netscape juga Microsoft Internet Explorer adalah program yang banyak digemari karena dengan program tsb kita bisa menelusuri banyak sekali informasi dari seluruh dunia. Kalau ingin melihat siapa saja yang menjadi kepala sekolah di BPK Penabur KPS Jakarta, silakan berkunjung ke home page BPK Penabur KPS Jakarta. Bukan hanya namanya saja tetapi juga ada fotonya. Kalau ingin tahu siswa BPK Penabur KPS Jakarta yang pernah ikut olympiade Fisika, Matematika dan Komputer juga ada di sana.

Saat ini masih terus dikumpulkan prestasi siswa-siswa BPK Penabur KPS Jakarta mulai dari prestasi tingkat kelurahan atau kecamatan sampai ke tingkat nasional. Mohon bantuan kepada sekolah-sekolah atau orang tua murid yang merasa prestasi siswanya belum diabadikan di internet bisa mengirimkan e-mail ke kpsjkt@cbn.net.id. Memang berkat e-mail ini kita dapat berhubungan langsung dan secara pribadi tanpa mengenal batas waktu, ruang (tempat, negara, kota dll) bahkan tanpa mengenal birokrasi.

Tgl. 1 Februari 1997, Bambang GunawanBANTUAN DARI ALUMNI SMUK I

Bantuan dari alumni SMUK I dalam bidang internet sudah banyak dilaksanakan. Mula-mula pada awal tahun 1996, Jeffrey Rufinus, alumnus SMUK I 1981, menawarkan agar home page BPK Penabur KPS Jakarta dipasang di server bernama curie yang berada di University of Wisconsin di Madison. Waktu itu BPK Penabur KPS Jakarta memang sedang mencari tempat untuk sewa. Ada dua alternatif, yang pertama di Australia dan yang ke dua di Amerika Serikat. Iseng-iseng minta komentar dari J. Rufinus mengenai harga-harga yang ditawarkan. Apakah jawabannya? "Untuk sementara dan sambil mencari tempat yang permanen silakan pasang di tempat saya. Gratis!" Sejak itulah home page BPK Penabur KPS Jakarta bisa dilihat dan dikunjungi siapa saja dari seluruh dunia. Yang menarik bukan hanya home page BPK Penabur KPS Jakarta dipasang di situ tetapi home page CyberGKI dan UKRIDA menyusul di tempat yang sama.

Hasil nyata dari adanya home page BPK Penabur KPS Jakarta ialah datangnya surat dari Yoko Nishioka, Jepang. Melihat pada namanya pasti penduduk asli Jepang. Bukan alumni BPK Penabur yang sekolah di Jepang. Kalau surat dari alumni BPK Penabur yang berada di luar negeri dan berkunjung ke home page BPK Penabur KPS Jakarta, bukan suatu hal yang aneh. Mereka memang membutuhkan karena masih punya hubungan psikologis yang sangat dalam. Dalam suratnya Yoko Nishioka mengajukan permohonan untuk berkunjung ke BPK Penabur KPS Jakarta guna meneliti penggunaan internet oleh siswa-siswa SMUK di BPK Penabur KPS Jakarta.

Sayang kunjungan yang direncanakan pada pertengahan bulan Nopember 1996 itu tidak jadi. Walaupun demikian Ir. Jimmy Sadikin (Direktur Pelaksana) sempat diwawancarai melalui telepon. Pada bulan Januari 1997 timbul keinginan tahu hasil dari riset Yoko Nishioka tsb. Karena selain ke Indonesia dia juga berkunjung ke Malaysia dan Singapura. Segera e-mail dikirimkan kepadanya. Apakah jawabannya?

E-mail pertama tidak mendapat jawaban. Beberapa minggu kemudian dicoba lagi kirim e-mail ke dua. Barulah diperoleh jawaban sbb: "I am just finishing the report in Japanese and have not started to work on English one yet. It takes some time, I am afraid. I will send it to you when it is ready. Thank you." Wah sedih juga nih, laporannya dalam bahasa Jepang sedang penulis tidak bisa bahasa Jepang. Tiba-tiba timbul ide, bagaimana kalau minta bantuan alumni SMUK I yang sedang sekolah di Jepang. Segera e-mail tsb dikirimkan ke SMAKI-net dari rumah penulis sekitar jam 9 malam. Besok pagi kira-kira jam 7 ketika buka e-mail di kantor sudah ada jawaban masuk dari Yanto Suryono (d0771@cranesv.egg.kushiro-ct.ac.jp) sbb: "Saya sedang belajar di Jepang, tapi berlokasi di Hokkaido. Saya akan mencoba membantu dengan jalan mengirim e-mail ke Yoko Nishioka untuk meminta kesediaannya mengirimkan laporannya yang dalam bahasa Jepang tersebut kepada saya untuk saya coba terjemahkan."Bagaimana jawaban dari Yoko Nishioka? Tidak ada jawaban sama sekali. E-mail berikutnya dikirimkan lagi, tetapi juga tidak ada jawaban. Rupanya Yanto Suryono juga tidak kehilangan akal. Apakah yang dilakukannya? Bacalah surat ini: "Sampai hari ini saya masih belum mendapat kabar dari Yoko. Saya sudah menghubungi alumni Hendry Muljadi (l95100@sic.shibaura-it.ac.jp) yang ada di Tokyo untuk menghubungi Yoko langsung melalui telepon, dan saya sedang menunggu kabar dari dia."Beberapa hari kemudian datang e-mail dari Hendry Muljadi sbb: "Halo, saya Hendry Muljadi, alumni SMAK1 seangkatan Yanto. Tadi saya sempat berbicara melalui telpon dgn Yoko Nishioka. Saya rasa dia akan segera mengirim email ke pak Bambang. Dari pembicaraan di telpon, dia bilang kalau hasil penelitiannya itu masih belum selesai. Mungkin minggu depan baru selesai. Selesai disini, maksudnya sudah diperiksa oleh atasannya. Dan kemungkinan, utk dapat diperlihatkan kepada orang luar, akan makan waktu lagi, karena utk itu, perlu diperbaiki lagi tulisannya. Entahlah, semacam sensor mungkin. Ok segitu dulu dari saya. Maaf membuat anda menunggu cukup lama."Benar, tidak lama kemudian datang e-mail dari Yoko sbb: "Thank you for your interest on our research. I received your student's e-mail, and phone call about it. I am sorry the "Japanese version" of the report has not completed yet, but it will be ready very soon. Since this research is funded by NTT (Nippon Telegraph and Telephone), I will give this matter over to Ms. Kayo Ito, NTT. She will contact you later by e-mail. But I will continue to study the use of the Internet in school. So please keep in touch. Thank you very much."Kepada Hendry Muljadi saya katakan sbb: "Terima kasih untuk Hendry Muljadi atas usahanya. Saya bangga sekali ternyata alumni SMAK1 cukup kompak dan mau saling bantu membantu. Dapat atau tidak itu laporan, itu masalah ke dua tetapi yang sudah saya peroleh ialah kerja sama yang baik dari para alumni SMAK1. Saya rasa hal ini jauh lebih berharga, lebih penting dan sangat membahagiakan." Moga-moga saja pernyataan saya di atas tidak salah.

Tgl. 1 April 1997, Bambang Gunawan

PERLUKAH AKTE BAKTIS/SIDI?

Ada suatu hal yang menarik ketika membaca laporan di CNN Interactive pada tanggal 9 Februari 1997 sbb: "Clinton noted during Saturday's address that a Department of Education survey showed that 65 percent of schools had been connected to the Internet by last fall, compared to 35 percent in 1994." Itu di Amerika Serikat. Bagaimana dengan di Indonesi